Realisasi investasi PMA & PMDN naik 39,9%


Rabu, 28/07/2010 11:31:23 WIB
Realisasi investasi PMA & PMDN naik 39,9%
Oleh: Achmad Aris
JAKARTA (Bisnis.com): Realisasi investasi dalam bentuk penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) hingga semester I/2010 mencapai Rp92,9 triliun atau naik 39,9% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp66,4 triliun.

Bila dibandingkan dengan target realisasi investasi pada tahun ini yang sebesar Rp160 triliun, maka capaian pada semester I/2010 tersebut sudah mencapai 58,1%.

Kepala Badan Koordinasi Penanaan Modal (BKPM) Gita Wirjawan mengatakan kenaikan angka investasi tersebut mencerminkan peningkatan kepercayaan komunitas di dalam dan luar negeri terhadap iklim investasi di Indonesia yang semakin baik.

“Ini sekaligus menjawab tesis bahwa investasi di Indonesia kelihatan lebih baik dibandingkan dengan negara-negara lain,” katanya kepada pers di Jakarta hari ini.

Dengan realisasi itu, dia optimistis target investasi sebesar Rp160 triliun pada tahun ini bisa tercapai. “Target tahun lalu adalah Rp135 triliun. Jadi kami cukup optimistis untuk bisa capai target 100% tahun ini,” ujarnya.

Namun, menurut Gita, pencapaian pada semester I tersebut harus tetap ditopang dengan penyediaan sarana infrastruktur yang memadai, baik jalan, pelabuhan, sanitasi, air bersih, maupun infrastruktur penunjang lainnya. “Kalau tidak disikapi dengan cermat dan serius, pencapaian investasi ini bisa stuck,” jelasnya.

Merujuk kepada data yang dirilis BKPM, realisasi investasi proyek penanaman modal pada triwulan II/2010 sebesar Rp50,8 triliun, yang terdiri atas realisasi investasi proyek penanaman modal yang dalam tahap pembangunan sebesar Rp46,4 triliun dan realisasi investasi proyek penanaman modal (capex) yang telah mendapatkan izin usaha Rp4,4 triliun.

Untuk PMA, realisasi investasi pada triwulan I tercatat Rp35,4 triliun dan Rp35,6 triliun pada triwulan II, sehingga total realisasi pada semester I mencapai Rp71,0 triliun. Sementara untuk PMDN, realisasi investasi pada triwulan I tercatat mencapai Rp6,7 triliun dan Rp15,2 triliun pada triwulan II, sehingga total realisasi pada semester I mencapai Rp21,9 triliun.

“Realisasi investasi pada semester I lebih banyak ekspansi dari perusahaan yang sudah ada, misalnya perusahaan tambang dan telekomunikasi yang besar-besar. Tapi ada juga yang investasi baru seperti perusahaan dari Vietnam dan Tiongkok yang merelokasi pabrik tekstilnya di Indonesia,” tambah Gita.(er)

+++
Rabu, 28/07/2010 12:11 WIB
Singapura Masih Merajai Investasi di Indonesia
Suhendra – detikFinance

Jakarta – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi asing tertinggi pada triwulan II-2010 masih dipegang oleh investor asal Singapura. Pada periode tersebut realisasi investasi Singapura menembus US$ 1,6 miliar atau 41% dari total PMA Rp 35,6 triliun.

Kepala BKPM Gita Wirjawan mengatakan dari nilai investasi Singapura pada triwulan II-2010 mencakup 156 proyek. Bobot lokasi terbanyak investasi masih berada di Batam, Bintan, dan Karimun.

“Ini terus bergulir, kepercayaan dari Singapura terus berkesinambungan,” kata Gita.

Selain itu investasi Hong Kong pada periode yang sama menempati kedua nilainya mencapai US$ 0,8 miliar sebanyak 27 proyek, AS US$ 0,3 miliar sebanyak 33 proyek, Jepang US$ 0,2 miliar sebanyak 98 proyek, Belanda US$ 0,2 miliar sebanyak 43 proyek, dan negara-negara lainnya US$ 0,8 miliar sebanyak 792 proyek.

BKPM juga mencatat berdasarkan total realisasi investasi triwulan II-2010 yang mencapai Rp 50,8 triliun, meliputi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp 15,2 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp 35,6 triliun.

Dari sisi sektor usaha, realisasi investasi PMDN di triwulan II-2010 mencakup sektor makanan Rp 6,2 triliun mencakup 108 proyek, pangan dan perkebunan Rp 1,8 triliun sebanyak 42 proyek, transportasi, gudang dan telekomunikasi Rp 1,7 triliun sebanyak 26 proyek, pertambangan Rp 1,6 triliun sebanyak 5 proyek, dan lain-lain Rp 4 triliun sebanyak 199 proyek.

Sementara untuk asing, meliputi investasi sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar US$ 1,5 miliar sebanyak 48 proyek, pertambangan US$ 0,6 miliar sebanyak 99 proyek, perdagangan dan reparasi US$ 0,4 miliar sebanyak 327 miliar, listrik, gas dan air US$ 0,3 miliar sebanyak 10 proyek, dan lain-lain US$ 0,9 miliar sebanyak 663 proyek.

BKPM juga mencatat dari sisi kewilayahan investasi, untuk PMDN investasi lebih banyak dilakukan di Jawa Timur Rp 5,1 triliun sebanyak 32 proyek, Kalimantan Timur Rp 3,7 triliun sebanyak 13 proyek, Jawa Barat Rp 1,5 triliun sebanyak 34 proyek, Riau Rp 0,8 triliun sebanyak 38 proyek, dan lain-lain Rp 4,1 triliun sebanyak 263 proyek.

Investasi asing berdasarkan wilayah, terbanyak di DKI Jakarta US$ 1,9 miliar sebanyak 370 proyek, Jawa Timur US$ 0,5 miliar sebanyak 29 proyek, Papua US$ 0,2 miliar sebanyak 8 proyek, Bali US$ 0,2 miliar sebanyak 69 proyek, dan lain-lain US$ 1 miliar jumlah proyek 673 proyek.

“Sekarang redistribusi modal mulai kelihatan. Sebelumnya selama 5 tahun terakhir 80% distribusi modal ada di Jawa, saya rasa itu kurang baik,” jelas Gita.

++++++++++++

Rabu, 28/07/2010 12:23 WIB
Komitmen Investasi Semester II-2010 Capai US$ 10 Miliar
Suhendra – detikFinance

Jakarta – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan menyatakan komitmen investasi pada semester II-2010 mencapai US$ 10 miliar. Komitmen investasi pada periode tersebut termasuk komitmen joint venture Posco asal Korea dengan PT Krakatau Steel.

“Saya bilang sekitar US$ 10 miliar komitmen yang bisa ditandatangani di semester dua,” kata Gita di Kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (28/7/2010).

Gita mengatakan, komitmen investasi tersebut diharapkan bisa menopang target investasi tahun 2010 ini yang mencapai Rp 160,1 triliun.

Beberapa investor besar asal Asia dan Eropa siap memberikan komitmennya. Beberapa proyeknya antara lain proyek yang mengarah industri manufaktur skala besar.

“US$ 10 miliar itu mencakup PMA dan PMDN tapi mayoritas PMA,” jelas Gita.

BKPM mencatat realisasi investasi sepanjang semester I-2010 mencapai Rp 92,9 triliun atau meningkat 39,9% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2009 yang hanya mencapai Rp 66,4 triliun.

Realisasi investasi tersebut sudah mencapai 58,1% dari target realisasi investasi tahun 2010 yang mencapai Rp 160 triliun.

Pada periode semester I-2010 realisasi investasi penanaman modal dalam negeri menyumbang (PMDN) mencapai Rp 21,9 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp 71 triliun.

Gita menambahkan target investasi Rp 160 triliun di tahun ini, masih berada 9% dari total pembentukan modal tetap bruto (PMTB) yang ditargetkan pada 2010 sebesar Rp 1800 triliun. Sedangkan PMTB pada tahun 2014 akan mencapai Rp 3100 triliun.

“Targetnya dari 9% sekarang ini menjadi 18-20% dari PMTB di 2014,” jelasnya.

About these ads
Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 81 other followers

%d bloggers like this: