Panen Padi Melimpah, Indonesia Malah Impor


 

Mafia Impor beras  ( siapa ya?)   mafia importir ini berkeliaran di Departemen Pertanian dan Departemen Perdagangan.
 
Jumat,
20 Juli 2012
 

 

PANGAN

Panen Padi Melimpah, Indonesia Malah Impor

 

Jakarta, Kompas - Panen padi tahun 2012 diperkirakan meningkat tajam. Akan tetapi, pemerintah malah berencana mengimpor beras. Rencana impor ini dilakukan di tengah panen padi yang melimpah di sejumlah daerah.

Informasi jumlah beras yang diimpor masih belum diketahui secara persis hingga Kamis (19/7). Namun, impor beras itu, di antaranya, akan dibeli dari Kamboja. Di situs Oryza News, Kementerian Perdagangan Kamboja menyebutkan, Indonesia akan membeli beras dari Kamboja sebanyak 100.000 ton. Nota kesepahaman akan ditandatangani pada Agustus.

Kabar rencana impor ini mengagetkan karena pada Maret lalu Menteri Pertanian Suswono mengatakan tahun 2012 tidak ada impor beras. Apalagi pengadaan beras oleh Perum Bulog tahun ini lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu.

Pengadaan beras tahun ini, hingga Juli, mencapai 2,5 juta ton dan ditargetkan pada akhir 2012 mencapai 3 juta ton. Tahun lalu, pengadaan beras hanya mencapai 1,8 juta ton.

Seusai rapat kabinet yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, secara umum ketersediaan bahan kebutuhan pokok cukup. Stok beras di Perum Bulog lebih dari 1 juta ton.

Rencana impor ini dikritik karena Rabu lalu Dewan Ketahanan Pangan bertekad untuk swasembada pangan. Dewan ini juga telah memberikan penghargaan kepada daerah dengan produksi beras meningkat.

”Tahun ini kita, kan, surplus, tetapi kok malah impor. Ada apa ini? Baru kemarin kita menyaksikan ada 10 provinsi dan puluhan kabupaten yang menerima penghargaan karena berhasil meningkatkan produktivitas beras. Namun, mengapa tiba-tiba ada kabar impor beras,” kata pengamat pertanian dari Universitas Gadjah Mada, Prof Mochammad Maksum.

Maksum heran dengan rencana impor itu karena data yang ada juga menunjukkan produksi padi tahun ini lebih bagus dibandingkan dengan tahun lalu. ”Saya berpendapat, kita tidak perlu impor. Tidak ada alasan impor karena data yang ada menunjukkan peningkatan produksi,” katanya.

Beras melimpah

Rencana impor dinilai aneh karena panen melimpah di sejumlah tempat. Musim tanam kedua juga mulai terjadi di beberapa tempat. Tahun lalu musim panen kedua tak banyak terjadi.

Di Banyuwangi, Jawa Timur, stok beras melimpah karena pasokan dari petani dan penggilingan padi terus mengalir. Musim kemarau yang basah di Banyuwangi menyebabkan petani masih bisa menanam dan panen padi.

Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, stok beras di kabupaten itu yang tersimpan di penggilingan padi ataupun gudang-gudang beras mencapai 13.630 ton. Jumlah itu diperkirakan cukup untuk kebutuhan warga selama 6,5 bulan.

Hary Cahyo, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, mengatakan, cadangan beras berasal dari daerah lokal Banyuwangi. Selain diperuntukkan bagi konsumsi lokal, selama ini beras banyuwangi juga dikirim ke sejumlah daerah lain, antara lain Surabaya dan Bali.

Di Purwakarta, Jawa Barat, panen padi musim tanam gadu telah dimulai dan langsung memengaruhi penurunan harga gabah di tingkat petani. Hari Kamis, harga gabah kering giling Rp 4.200 per kilogram, turun Rp 300 dibandingkan dengan dua pekan lalu.

Dakim (68), Ketua Kelompok Tani Sari Mukti di Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, mengatakan, panen telah berlangsung di sebagian persawahan mulai pekan ini. Namun, seiring dengan meluasnya area panen, harga gabah cenderung turun dan kini berkisar Rp 3.600-Rp 3.700 per kilogram gabah kering panen dan Rp 4.200 per kilogram gabah kering giling.

Aziz Jaelani (56), pedagang beras di Pasar Rebo, mengatakan, kestabilan harga beras dipengaruhi oleh panen yang mulai terjadi di sebagian daerah. Pasokan beras ke pasar terjamin di tengah kecenderungan naiknya permintaan. (WHY/NIT/MKN/MAR)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 84 other followers

%d bloggers like this: