Indonesia Pasar Besar bagi Unilever


11 Januari 2013

PERDAGANGAN

Indonesia Pasar Besar bagi Unilever

Jakarta, Kompas - Indonesia masuk dalam 10 besar pasar terbesar Unilever. Untuk itu, Unilever akan terus melakukan inovasi yang mengadaptasi kebutuhan dan kondisi Indonesia.

Demikian dikatakan Prof Genevieve Berger, Chief Research and Development Officer dan mantan Non-Executive Director of Unilever NV and PLC, di Jakarta, Kamis (10/1).

Menurut Berger, Indonesia akan menjadi pasar yang lebih besar lagi karena sejarah Unilever di Indonesia sudah sangat lama. Selain itu, di samping pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup bagus saat ini, secara demografi Indonesia juga memiliki populasi orang muda yang sangat besar.

”Mereka akan memulai memakai produk kami atau bahkan sudah memakainya saat ini. Dengan demikian, pasar kami akan terus berkembang,” kata dia.

Di samping itu, Unilever memiliki kemampuan yang cukup baik untuk masuk ke seluruh pelosok Indonesia. Belasan ribu pulau di Indonesia telah ditembus oleh Unilever.

Mengenai adanya perusahaan lain yang masuk ke pasar yang sama dengan Unilever, Berger mengatakan tidak mengkhawatirkannya.

”Kami yakin akan produk kami dan kami selalu melakukan inovasi baru dengan menerapkan teknologi terkini. Kami juga tidak pernah kompromi untuk kualitas produk kami,” kata Berger.

Pada kesempatan itu, Debora Sadrach, Direktur Personal Care PT Unilever Indonesia, mengatakan, salah satu kiat Unilever untuk memenangi pasar adalah tidak pernah menaikkan harga produk di atas inflasi.

”Setiap tahun kami selalu melihat kembali harga produk kami. Apakah harga itu masih memungkinkan atau terpaksa harus dinaikkan. Jika masih ada yang bisa diefisiensikan, kami tidak akan menaikkan harga. Tetapi jika kenaikan harga tidak bisa dihindari, kami tidak akan menaikkannya di atas inflasi,” jelas Debora.

Dalam kesempatan itu, Unilever memperkenalkan Lifebuoy Clini-Shield 10 yang memakai teknologi Activ Naturol Shield. Formula baru ini mempunyai kekuatan 10 kali lebih baik dalam perlindungan dari kuman.

”Memerangi kuman yang berevolusi sangat cepat menjadi tantangan terbesar di Indonesia. Kepadatan yang tinggi memudahkan kuman berpindah,” kata Debora. (ARN)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 75 other followers

%d bloggers like this: