Archive for ‘1001’

May 24, 2012

Taliban Racun 120 Siswi Sekolah Afganistan

Talib kok bisa seperti iblis..

Taliban Racun 120 Siswi Sekolah Afganistan
Besar Kecil Normal
TEMPO.CO , Kabul – Taliban dituding sebagai pihak yang bertanggungjawab atas tewasnya lebih dari 120 siswa sekolah dan tiga orang guru Afganistan. Mereka diduga tewas diracun. Keterangan polisi dan pejabat pendidikan kepada pers, Kamis, 24 Mei 2012 menyebutkan serangan dengan cara menaburkan bubuk racun itu berlangsung di Provinsi Takhar, Rabu, 23 Mei 2012.

Alasan serangan tersebut, menurut polisi setempat, karena Taliban menolak kaum perempuan dan gadis-gadis di sana menempuh pendidikan. “Mereka menebarkan bubuk racun ke udara di dalam kelas, menyebabkan sejumlah siswi semaput,” ujar petugas kepolisian.

Dinas Intelijen Afganistan, National Directorate of Security (NDS), mengatakan Taliban kerap muncul di sekolah-sekolah untuk menutup tempat pendidikan tersebut, menjelang penarikan pasukan asing pada akhir 2014.

“Aksi menabur racun ini bagian dari upaya mereka menciptakan ketakutan. Mereka mencoba untuk memperingatkan masyarakat agar tidak mengirimkan anak-anaknya ke sekolah,” kata juru bicara NDS, Lutfullah Mashal.

Menteri Pendidikan Afganistan, pekan lalu, mengatakan bahwa 550 sekolah di 11 provinsi yagn posisi Taliban kuat telah ditutup. Bulan lalu, 150 siswa sekolah di provinsi Takhar diracun setelah mereka minum air yang terkontaminasi.

Sejak 2001, ketika Taliban tersungkur dari kekuasaan berkat serbuan pasukan Afganistan dukungan Amerika Serikat, tiga juta siswi sekolah kembali lagi ke sekolah. Kaum perempuan, saat Talibhan berkuasa, dilarangan bekerja maupun menempuh pendidikan. Setelah tak berkuasa lagi, Taliban secara periodik menyerang murid sekolah, guru, dan bangunan sekolah. Serangan ini biasanya terjadi di daerah selatan dan timur negara, tempat Taliban mendapatkan dukunggan penuh dari masyarakat setempat.

AL JAZEERA | CHOIRUL

January 21, 2012

Affair SHINTA BACHIR: [Siapa jenderal polisi pengancamnya?]

JAKARTA: Siapa jenderal polisi ‘beruntung’ yang sempat menjalin affair dengan salah satu bom seks Indonesia terpopuler saat ini Shinta Bachir?

Achmad Rifai, kuasa hukum Shinta Bachir, seperti dikutip sejumlah media di Jakarta hari ini, mengatakan jenderal itu adalah jenderal polisi bintang tiga mantan kapolda metro jaya.

Affair itu sendiri terjadi dua tahun lalu. Menurut Achmad, berdasarkan pengakuan Shinta jenderal itu kini mengancam akan membunuh Shinta Bachir sekaligus merendahkan martabatnya.

Siapa jenderal polisi itu? Baik Achmad maupun Shinta enggan mengungkapkannya. Yang pasti, mereka mengklaim memiliki bukti dan berencana melaporkan jenderal itu ke polisi pekan depan.

Kendati tak mengungkap siapa jenderal polisi itu, berdasarkan situs resmi polri, sejak 2000 sampai sekarang ada delapan jenderal yang pernah menjabat sebagai kapolda metro jaya.

Ke-delapan jenderal itu adalah 1. Timur Pradopo (2010), 2. Wahyono (2008-2010) 3, Adang Firman (2006-2008) 4. Firman Gani (2004-2006) dan 5. Makbul Padmanagara (2002-2004).

Lalu 6. M. Sofjan Jacoeb (2001-2002) 7. Mulyono Sulaiman (2000-2001) dan 8. Nurfaizi (1999-2000). Adakah di antara mereka ini mantan kekasih sang bom seks Shinta Bachir? Kita tunggu. (Bsi)

++++++++++++++++

Denise Richards-Richie Sambora Pisah Lagi
Denise Richards-Richie Sambora Pisah Lagi
Jakarta Rock Fest Japan Digelar 4 Februari 2012
Jakarta Rock Fest Japan Digelar 4 Februari 2012
Bulan Madu, Andhika-Ussy Cuma Ingin Berdua
Bulan Madu, Andhika-Ussy Cuma Ingin Berdua
Ussy Sulistyawati Tak Mau Permalukan Orangtua Lagi
Ussy Sulistyawati Tak Mau Permalukan Orangtua Lagi
Inilah Makna Mas Kawin Andhika-Ussy
Inilah Makna Mas Kawin Andhika-Ussy
Andhika Pratama Akui Tegang Saat Ijab Kabul
Andhika Pratama Akui Tegang Saat Ijab Kabul
Andhika Pratama Lancar Ucapkan Ijab Kabul
Andhika Pratama Lancar Ucapkan Ijab Kabul
Andhika-Ussy Resmi Suami Istri
Andhika-Ussy Resmi Suami Istri
Ade Namnung Sedih Tak di Pernikahan Ussy-Andhika
Ade Namnung Sedih Tak di Pernikahan Ussy-Andhika
Shinta Bachir Simpan Foto Mesra Mantan Kapolda
Shinta Bachir Simpan Foto Mesra Mantan Kapolda
Shinta Bachir Simpan Foto Mesra Mantan Kapolda
Shinta Bachir Simpan Foto Mesra Mantan Kapolda
Shinta Bachir – IST
Oleh: Supriyanto
Artis – Sabtu, 21 Januari 2012 | 06:00 WIB
TERKAIT

Shinta Bachir Tak Takut Lawan Mantan Kapolda
Shinta Bachir Diancam Karena Cemburu?
Shinta Bachir Ingin Damai dengan Mantan Kapolda
Shinta Bachir Takut Keluar Rumah
Cemburu, Mantan Kapolda Ancam Shinta Bachir?

Powered by Translate

INILAH.COM, Jakarta – Shinta Bachir menyimpan bukti foto mesranya dengan mantan Kapolda Metro Jaya. Foto itu disimpan Shinta Shinta sebagai bukti dirinya mempunyai hubungan khusus dengan mantan kapolda tersebut.

“Saya punya bukti si mantan Shinta ini memang eks Kapolda Metro. Kami punya foto-fotonya. Itu ada semua,” ungkap kuasa hukum Shinta, Achmad Rifai melalui ponselnya, Jumat (20/1)

Semula, Rivai belum yakin dengan pengaduan Shinta. Namun setelah melihat langsung bukti-bukti yang dikumpulkan, Rifai begitu yakin bahwa pelaku ancaman adalah mantan kekasih Shinta Bachir yang pernah menjabat Kapolda Metro Jaya.

“Makanya toh saya juga nggak langsung percaya kalau Mbak Shinta nggak punya bukti. Tapi saya sudah ada bukti foto, SMS juga jelas dari nomor beliau,”

Rifai juga menegaskan bahwa ancaman yang ditujukan ke Shinta bukan lantaran ada unsur pemerasan tapi murni urusan asmara.

“Asmara iya, bisnis sama sekali nggak ada. Apalagi Mbak Shinta memeras begitu itu sama sekali nggak ada. Murni hubungan spesial,” pungkasnya. [fei]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini

November 29, 2011

Qantas sex in the air:

Quantas sex in the air

Selasa, 29/11/2011 11:07 WIB
Walah! Pilot Qantas Bercumbu dengan Penumpang
Rita Uli Hutapea – detikNews
Share
87

AFP Canberra – Maskapai penerbangan Australia, Qantas tengah menyelidiki seorang pilotnya yang dilaporkan bercumbu dengan salah seorang penumpang wanita saat penerbangan ke Australia. Kejadian itu terjadi di dalam pesawat Airbus A380 dalam perjalanan dari London, Inggris menuju Australia.

Menurut sumber-sumber seperti dilansir Herald Sun, Selasa (29/11/2011), saat kejadian pada Jumat, 25 November lalu, pilot Qantas itu duduk di kelas bisnis pesawat bernomor penerbangan QF32.

Saat itu, para penumpang kelas bisnis dikagetkan dengan tingkah pilot yang mabuk asmara itu. Selama penerbangan, pria itu terus duduk di pangkuan seorang penumpang wanita kelas bisnis. Kedua insan itu pun asyik bercumbu, tak peduli dengan keadaan sekitar.

Adegan itu dilakukan di bagian premium mewah pesawat di mana kursinya dilengkapi dengan partisi untuk privasi. Pilot tersebut saat itu sedang tidak bertugas dan tidak mengenakan seragam pilotnya.

Pilot tersebut sempat ditegur dua kali oleh kru pesawat karena para penumpang terganggu oleh perbuatannya. Setelah dikomplain berulang kali, sang pilot akhirnya pindah ke kelas ekonomi meninggalkan penumpang wanita tersebut.

Wanita itu akhirnya turun dari pesawat setelah tiba di Singapura. Pilot itu pun kemudian kembali duduk di kabin kelas bisnis saat pesawat kembali melanjutkan perjalanan ke Sydney, Australia.

Belum jelas apakah pilot tersebut telah mengenal wanita itu sebelum naik pesawat atau apakah saat itu dia sedang mabuk usai meminum anggur yang ditawarkan untuk para penumpang kelas bisnis.

Juru bicara Qantas membenarkan insiden tersebut. “Qantas tahu mengenai insiden yang melibatkan seorang anggota kru yang sedang bepergian dengan pesawat QF32. Masalah ini tengah diselidiki secara internal sesuai kebijakan Qantas,” kata juru bicara tersebut.

Organisasi Asosiasi Pilot Australia dan Internasional (AIPA) bertekad akan membela pilot tersebut. Wakil Presiden AIPA Kapten Richard Woodward mengatakan, dirinya telah mendengar insiden itu dan tengah mengumpulkan keterangan lebih detail.

“Hak-hak anggota ini, sama seperti yang lainnya, akan dibela oleh AIPA jika memang diperlukan,” tegas Woodward.
Site Meter

August 8, 2011

Cathay Pacific Selidiki Foto-foto Pilot ; Pramugari Sedang Oral Seks

Sex in the air (SQ)
detikNews » Internasional


Senin, 08/08/2011 16:05 WIB
Cathay Pacific Selidiki Foto-foto Pilot & Pramugari Sedang Oral Seks
Rita Uli Hutapea – detikNews

Ilustrasi (AFP)

Hong Kong – Isu skandal seks pilot dan pramugari menerpa maskapai penerbangan terkemuka Cathay Pacific. Sebuah surat kabar Hong Kong berbahasa China memuat foto-foto yang memperlihatkan seorang pramugari sedang melakukan oral seks pada seorang pilot di dalam pesawat milik maskapai penerbangan Hong Kong itu.

Terkait hal itu, pihak Cathay Pacific tengah melakukan penyelidikan penuh atas foto-foto tersebut.

“Kami sedang melakukan penyelidikan penuh atas masalah ini dan ada beberapa indikasi bahwa wanita yang ditunjukkan dalam foto-foto itu mungkin adalah anggota kru kabin kami,” kata juru bicara Cathay seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (8/8/2011).

Tidak disebutkan apakah pria tersebut memang seorang pilot.

Beberapa foto adegan seks tersebut telah diterbitkan di surat kabar lokal berbahasa China, Apple Daily. Foto-foto itu memperlihatkan seorang wanita berpakaian merah mirip seragam kru kabin Cathay sedang memberikan oral seks pada seorang pria yang menurut media tersebut adalah seorang pilot.

Juru bicara Cathay menegaskan, tak ada bukti apapun untuk menyimpulkan bahwa adegan itu terjadi saat penerbangan.

“Tak ada bukti apapun untuk menyimpulkan bahwa perbuatan itu terjadi saat penerbangan, dan tak ada alasan untuk meyakini bahwa pelanggaran keselamatan telah terjadi,” kata juru bicara Cathay tersebut.

Sementara dalam pemberitaan harian South China Morning Post, juru bicara Cathay mengatakan bahwa salah satu foto menunjukkan itu terjadi di dalam kokpit pesawat.

“Salah satu foto tampaknya diambil di dalam kokpit pesawat. Tidak mungkin untuk mengetahui dengan pasti apakah foto itu diambil ketika pesawat sedang berada di darat atau di udara,” tutur juru bicara itu.

Menurut pemberitaan media Hong Kong, foto-foto itu telah beredar luas di forum online untuk para pilot. Kedua orang dalam foto itu adalah pasangan.

Menurut surat kabar Apple Daily, pilot tersebut, seorang warga asing, telah melaporkan ke polisi bahwa foto-foto itu dicuri dari komputer pribadinya.

(ita/nrl)
+++++++++++++++++++
Aircraft oral sex scandal costs Cathay pair their jobs

Published on Aug 13, 2011

161Share

0
inShare

Purchase this article for republication

Buy SPH photos

– ST PHOTO: GEORGE GASCON

HONG KONG (AFP) – Cathay Pacific has said two of its employees caught in a set of Internet photos apparently engaging in oral sex on board an aircraft have left the company.

The Hong Kong carrier launched an investigation last week after photos emerged of a woman in a red outfit resembling the Cathay cabin crew uniform performing oral sex on a man, reportedly her boyfriend, on board an aircraft.

‘I can confirm that two members of our crew shown in compromising situations in photographs published recently in Chinese-language daily newspapers are no longer employees of the company, ‘ Cathay chief executive John Slosar said in a statement released late on Friday.

‘I know that many people were disturbed by the damage this incident caused to the reputation of our cockpit and cabin crews.’
++++++++++++

Cathay Pacific Delays Ad Campaign Due to Photo Sex Scandal
ArticleComments 0

inShare
0 0
PrintEmailOrder ReprintsText Size
By IB Times Staff Report | August 16, 2011 8:39 AM EDT
Cathay Pacific has postponed the second phase of the company’s high-profile international advertising campaign after a sex scandal involving photographs of crew members allegedly engaging in sexual acts circulated online and in Chinese-language newspapers.


Flights attendants and ground crew of Cathay Pacific Airways present their new uniforms during a news conference in Hong Kong earlier this summer.
Related Articles

Morning Update: France and Germany to the rescue

U.S. Infrastructure Woes: A Roadblock to Growth

Famine in Somalia: Are Africans Doing Enough?

Related Topics

China Advertising
Get Companies Emails&Alerts

Tops industry stories by sector or region Sample

Photographs were posted on the Internet showing a woman in a red outfit resembling airline crew uniforms performing sexual acts on a man on board an airplane. The man was supposedly the woman’s boyfriend. The photos, depicting a pilot and a flight attendant, have received a flood Internet traffic and attention from Hong Kong to abroad.

Cathay Pacific’s campaign was to feature advertisements showing personalities of the airline’s crew in a personal-touch promotion, highlighting employees with bios and actual photographs in uniform. But the company has postponed the ad campaign in light of the Internet sex scandal.

The airline had success with the initial phase of its campaign, which made mini-celebrities of attractive flight attendants whose images were used in TV ads, publications and billboards worldwide, according to the South China Morning Post. The campaign featured 100 Cathay Pacific staff members.

Must Read

Wal-Mart’s Big Box Challenge: Consumer Shopping Habits are Changing

America’s Hottest Investment? The Multi-Family House

Sponsorship Link
Grow Your Business with Email Marketing

Like us on Facebook

But the photographs and scandal on the Internet caused a different type of mini-celebrity buzz that Cathay Pacific wants no part of.

Company chief executive John Slosar said in a statement that two members of the crew were “shown in compromising situations” in photographs but that those crew members are “no longer employees of the company.” Slosar said there’s no evidence that indecent sex acts happened in-flight.

Cathay Pacific is a service-based airline that boasts a five-start Skytrax rating. The airline caters to business travelers flying in and out of Hong Kong, the Asian financial center. But despite the success of the initial campaign, the company felt holding back was the best course of action in light of the Internet sex scandal.

The campaign’s slogan was to be: “Meet the team who go after the extra mile to make you feel special.”

“Let me be crystal clear about one thing,” Slosar said in a statement about the scandal. “I find any behavior that recklessly soils the reputation of our company and our team members as totally unacceptable.”

The second installment of the ad campaign was scheduled to roll out Sept. 1, but now it will be postponed until Oct. 1 because the company said “the original timing doesn’t suit us,” a company spokesman said.

Site Meter

July 14, 2011

Sekte Pastafaria: Surga Sediakan Penari Bugil

lebih dahsyat dari sekte Al Qaida, yang bilang di surga bakal disediakan bidadari cantik (kalau mau jadi pembom bunuh diri )

++++
Sekte Pastafaria: Surga Sediakan Penari Bugil
KAMIS, 14 JULI 2011 | 13:57 WIB
Besar Kecil Normal
Niko Alm dan SIM nya. REUTERS/Heinz-Peter Bader

TEMPO Interaktif, Wina – Sekte Pastafaria atau Gereja Monster Spagheti Terbang menjadi pembicaraan di Austria setelah seorang penganutnya, Niko Alm, diizinkan mengenakan semacam peci dalam foto surat izin mengemudi. Keberhasilan itu tercapai setelah perjuangan Alm selama tiga tahun.

Peci bulat yang juga kerap dikenakan kaum Muslim itu memang menjadi semacam identitas bagi penganut Pastafaria. “Hari ini (Kamis), saya bisa mendapatkan SIM baru saya. Peci saya telah diakui oleh Republik Austria,” tulis Alm dalam blog pribadinya, Kamis, 14 Juli 2011.

Alm mengatakan ia mengajukan permohonan SIM dengan foto berpeci pada 2008. Ia juga mengungkapkan bakal memperjuangkan sekte Pastafaria sebagai agama resmi yang diakui Pemerintah Austria.

Pastafaria adalah aliran sesat dalam agama Kristen. Kelompok ini didirikan pada 2005 oleh seorang sarjana fisika dari Negara Bagian Oregon, Amerika Serikat. Mulanya keyakinan Pastafaria adalah sebuah surat protes terhadap Dewan Pendidikan Kansas karena membolehkan Desain Intelijen sebagai alternatif dari teori evolusi diajarkan di sekolah-sekolah pemerintah.

Pastafaria menyatakan bahwa alam semesta diciptakan oleh sebuah monster yang sedang mabuk. Mereka menilai teori evolusi banyak kekurangannya. Agama ini juga mengajarkan surga menyediakan segunung bir dan banyak penari bugil. Seperti umat Islam, para pemeluk Pastafaria merayakan Jumat sebagai hari suci mereka. Menurut pastafaria, bajak laut adalah profesi abadi.

Ajaran ini terus berkembang dan telah memiliki ribuan pengikut di pelbagai kampus besar di seantero Eropa.

DAILY MAIL | TELEGRAPH | FAISAL ASSEGAF

June 13, 2011

Usamah Bin Ladin Mampu Bercinta Saban Hari

Otak bandot tua ini penuh dengan hormon

Usamah Bin Ladin Mampu Bercinta Saban Hari

SENIN, 13 JUNI 2011 | 14:42 WIB
Besar Kecil Normal
Osama bin Laden. AP

TEMPO Interaktif, Sana’a – Pendiri jaringan Al-Qaidah, mendiang Usamah Bin Ladin, pantas disebut sebagai pria perkasa sekaligus produktif. Selama empat dekade berumah tangga, ia bisa menghasilkan 25 anak dari enam istri. Pengecualian untuk istri kelima yang dinikahi hanya 48 jam.

Menurut Najwa Ghanim, istri pertama sekaligus sepupunya, Bin Ladin mampu bercinta saban hari. Perempuan asal Suriah ini menyebutnya dengan istilah “waktunya bersetubuh”. Keduanya menikah lantaran dijodohkan. Saat itu, Bin Ladin baru berusia 17 tahun dan Najwa dua tahun lebih muda.

Pasangan Bin Ladin dan Najwa dikaruniai 11 anak, termasuk tujuh putra. Meski menolak poligami yang dianut Bin Ladin, ia tetap menghormati suaminya itu. “Saya mengingatkan diri saya bahwa suami saya tahu lebih banyak tentang dunia ketimbang kami. Kami semua mutiara bagi suami saya dan ia ingin melindungi kami,” kata Najwa.

Seiring dengan umur yang tidak lagi muda, Bin Ladin mengkonsumsi Viagra sebagai penopang kekuatan syahwatnya. Pasukan khusus Angkatan Laut Amerika Serikat, SEAL, menemukan obat pemompa tenaga seks itu dalam lemari penyimpanan di lantai tiga rumah persembunyian Bin Ladin di Kota Abbottabad, Pakistan awal Mei lalu.

Menjelang usia setengah abad, ia menjadikan Amal al-Sadah, 18 tahun, sebagai istri keenam. Dari perkawinannnya dengan gadis asal Yaman itu, Bin Ladin memperoleh tiga anak, termasuk sepasang kembar.

Lelaki dari Arab Saudi yang juga berdarah Yaman ini mengembuskan napas terakhirnya 1 Mei lalu. Ia tewas dengan dua luka tembak: di dada dan atas mata kiri. Meski demikian, dunia bakal terus mengenang dia sebagai pria perkasa sekaligus produktif.

E-PAO | NEWS REAL BLOG | FAISAL ASSEGAF

May 10, 2011

Ini Alasan Pria Suka Payudara Wanita!

Nggak salah Melinda Dee

Ini Alasan Pria Suka Payudara Wanita!

Oleh Dahlia Krisnamurti | Inilah – Sen, 9 Mei 2011
KONTEN TERKAIT
Perbesar Foto
Ini Alasan Pria Suka Payudara Wanita!
INILAH.COM, Jakarta – Payudara adalah salah satu keindahan dari tubuh wanita. Bahkan ‘ukuran’ sepasang payudara yang dimiliki seorang perempuan saja bisa berbeda.

Dilansir Daily Mail, menurut penelitian, saat bertemu wanita, 47% pria langsung mengarahkan matanya pada payudara. Penelitian itu dilakukan oleh University of Wellington, New Zealand.

Dalam penelitian itu, para responden pria diminta melihat enam gambar wanita yang sama. Saat itu, para peneliti merekam ke mana mata pria tertuju untuk pertama kalinya, berapa kali mereka melihat dan berapa lama tatapan itu berlangsung.

Hasilnya?
“80% mata responden langsung tertuju pada payudara dan bagian tengah tubuh. Pria secara konsisten melihat pada payudara ketimbang bagian tubuh lainnya,” ujar seorang peneliti.

Lantas apa yang membuat pria begitu tertarik pada payudara?
Berikut ini jawaban beberapa pria seperti dilansir iVillage:

Menenangkan

Sejumlah pria menganggap payudara bagian tubuh yang menenangkan. Hal itu terkait dengan fungsi bagian tubuh itu, untuk menyusui. Payudara mengingatkan mereka pada fungsi itu dan kehangatan ibu saat sedang memberikan bayi ASI.

Simbol Kesuburan

Pria menganggap payudara adalah simbol kesuburan, pengasuhan dan kelangsungan hidup seorang makhluk hidup. Wanita yang memiliki payudara dianggap memiliki kemampuan menghasilkan keturunan.

Kunci untuk Membuat Wanita Bergairah

Pria-pria tentu paham kalau wanita akan bergairah saat payudaranya disentuh. Oleh karena itu, pria suka pada bagian tubuh itu, apapun ukurannya. Dengan hanya menyentuh payudara, pria yakin mereka bisa membuat libido wanita meningkat.

Pria Makhluk Visual

Tidak seperti wanita yang bisa bergairah hanya dengan membaca novel erotis, pria butuh stimulasi visual jika ingin libidonya meningkat. Payudaralah yang dianggap dapat menjadi stimulasi tersebut. Ketimbang bagian tubuh yang bisa membuat pria bergairah, payudara dianggap bagian tubuh yang paling indah.

Payudara Dianggap Tabu

Menunjukkan bagian tubuh, terutama bagian intim seperti payudara, dianggap tabu untuk beberapa kalangan. Oleh karena itu, pria pun semakin penasaran. Semakin ditutup, pria akan semakin mencari tahu. [mor]

Tags:
March 29, 2011

Porn Stars, Clad? They Seem to Appeal to Indonesian Filmgoers

March 28, 2011

Porn Stars, Clad? They Seem to Appeal to Indonesian Filmgoers

By AUBREY BELFORD

bangsa munafik nomero 1

JAKARTA, Indonesia — It was a cloak-and-dagger moment in Indonesia’s culture war between peddlers of titillation and Islamist conservatives.

In a run-down maternity hospital in Jakarta’s gritty exurbs recently, the shooting of “Evil Nurse 2,” a sequel to a low-budget horror film, proceeded under unusually tight secrecy.

Rather than seek news coverage for the movie, the filmmaker, Ody Mulya Hidayat, swore entertainment reporters to silence. An ill-timed piece of publicity could bring enraged Islamist activists banging down the door. A single leaked photo could invite prosecution and a lengthy jail term.

The reason for all the furtiveness was Sora Aoi, a diminutive Japanese sex-film star who had been spirited into the country for a leading role in the movie, her presence concealed as she was ferried between her hotel and shoots around Jakarta.

Sora Aoi Suster Keramas 2

Ms. Aoi, and others like her, are the secret of a winning formula stumbled upon by Maxima Pictures, the production house where Mr. Hidayat is an executive producer. For two years, Maxima has made some of Indonesia’s most popular domestic films based on a simple premise: that many in Muslim-majority Indonesia will pay to see foreign porn stars perform — clothed — in local films. Just don’t expect Indonesians to own up to it.

We’re hypocrites,” said Mr. Hidayat, who is a Muslim. “People know who they are, but they won’t admit it. It’s a love-hate thing.”

In few countries is the word “pornography” as politically charged as in Indonesia. Long known for its moderate and syncretic practice of Islam, and home to a large non-Muslim population, Indonesia has in recent years experienced a surge of orthodox Islam that has tried to reshape society, with the war on smut as a cause célèbre.

In 2008, Parliament passed a law including jail sentences of up to 12 years for producing or distributing pornography, which is defined broadly as anything — a drawing, a movie or a body movement — deemed to violate “public decency.” An online pornography filter was imposed by the government last year. At the same time, Islamist vigilante groups like the Islamic Defenders Front, or F.P.I., have taken to the streets to enforce morality, sometimes violently, as the police have stood by.

The groups are bolstered by provisions in the antipornography law that empower private citizens to act. While ostensibly about morality, the campaign is seen by many liberals and minorities as a broader push to Islamize Indonesia.

The filmmakers at Maxima are unlikely cultural warriors. With a standard fare relying heavily on ghosts, gore and teen slapstick, their films are hardly high art, said Yoen K, one of the company’s producers.

“You have to realize that our market is the C, D, E class, not the A, B class for Indonesian movies,” he said.

But the company does know its market. In 2009, Maxima prompted a nationwide media sensation — as well as denunciations by politicians and protests by F.P.I. hard-liners — by announcing its plan to work with Maria Ozawa, a Japanese sex-film star.

While protests forced Maxima to cancel plans to film scenes with Ms. Ozawa in Jakarta, the controversy showed that for many Indonesians, Miyabi — as Indonesians popularly know Ms. Ozawa — was already a household name. Films starring her (“Kidnapping Miyabi”) and another Japanese porn star, Rin Sakuragi (“Evil Nurse”), have been resounding successes.

But making the films means toeing a delicate legal line and avoiding provoking vigilantes, Mr. Hidayat said. “First we have to make sure the film is safe, passes the censor, and then it’s ready to show.”

He said he feared that a single clip or screen shot showing too much flesh, if made public before passing the censorship board, could be used as a basis for prosecution under the 2008 antipornography law.

As far as Islamist protesters are concerned, Mr. Hidayat said, “They want to scream about morals, go ahead. But our films go through the legal processes, through the film censors.”

The last time Maxima failed to keep its intentions under wraps, things did not go well. In late 2010, when the producers were discovered to be planning to fly Ms. Ozawa in to promote a second film that had been shot in secret, “Carriage Ghost,” the F.P.I. struck, protesting at Maxima’s offices and sending members to Jakarta’s international airport with hopes of intercepting Ms. Ozawa and sending her back to Japan by force.

Mr. Hidayat’s attempt to defuse the situation with a meeting at Maxima’s offices was a failure.

On Dec. 1, trailed by television cameras and dressed in white turbans and crisp robes, the Jakarta leadership of the F.P.I. swept into the office, past a group of hired muscle brought in by the studio for security.

Facing Mr. Hidayat across a conference table, Salim Alattas, the F.P.I.’s Jakarta chief, denounced Ms. Ozawa as a poisonous influence on the nation’s morality. Mr. Hidayat had been warned twice to not bring her to Indonesia, Mr. Alattas said. There would be no third warning.

“We come with good intentions, but if you try to sneak Miyabi in, our intentions will no longer be good,” he said.

Another F.P.I. leader, Sahab Anggawi, lost his composure: “For destroying this country, you should be thrown out! Or have both your hands cut off! Then have both your feet cut off!”

Mr. Hidayat, visibly sweating, didn’t commit to making any changes. Other Maxima producers, including Mr. Yoen, a non-Muslim ethnic Chinese, stayed out of sight in another room.

Shortly afterward, Maxima canceled Ms. Ozawa’s trip and later brought in Ms. Aoi.

Months later, Mr. Hidayat said he was confident enough about how far he could push Indonesia’s moral enforcers. After its secret filming, “Evil Nurse 2” is set for release in late April, and Maxima is looking to bring in more Japanese porn stars — without prior publicity.

“There’s give and take, there’s a limit to their attacks,” Mr. Hidayat said of the radical groups.

Ms. Aoi, the star of “Evil Nurse 2,” said the fact that Indonesia was a conservative country gave her pause, but that she decided to press on regardless of earlier controversies. Her goal here, she said during a break between shooting in early March, is the same as for the other nonpornography projects she has undertaken in Japan, Thailand, South Korea and China: to complement her notoriety in the sex-film business with mainstream fame.

“One of my career goals was to work abroad, and I also love to be in entertainment,” she said. “And I was also really looking forward to coming into contact with foreigners and engaging in communication.”

March 29, 2011

Karyawati seksi Citibank tilep duit milyaran

Sepertinya berita heboh berbumbu  hal yang syuur  bakal terus mewarnai pemberitaan Indonesia. Konon kabar karyawati sexy ini menilap atau menggelapkan uang nasabahnya ratusan milyar. Nasabahnya adalah customer Citibank yang punya networth yang besar .. Sementara ini mereka hanya mengaku digelapkan  Rp17 M (konon bisa mencapai Rp  1,5 T ), mungkin karena malu pernah berhubungan intim dengan Miss Citibank Inong  Malinda Dee..  Luarbiasa Indonesia !

++++

Selasa, 29/03/2011 11:16 WIB
Diduga Gelapkan Rp 17 M, MD Punya Pangkat Tinggi di Citibank
Arifin Asydhad – detikNews

Diduga Gelapkan Rp 17 M, MD Punya Pangkat Tinggi di Citibank
Melinda

Jakarta – Kasus penggelapan dana nasabah Citibank Rp 17 miliar masih terus diselidiki oleh polisi. Pelaku penggelapan, berinisial MD, sudah ditahan polisi. Siapa sebenarnya MD? Baik polisi maupun Citibank belum membuka identitasnya. Namun, di jejaring sosial, MD disebut Malinda Dee. Dia punya pangkat tinggi di Citibank.

Beberapa pegawai dan mantan pegawai Citibank berbisik dan membenarkan bahwa MD yang dimaksud adalah Malinda Dee. Mereka pun membenarkan bahwa foto-foto perempuan cantik yang beredar di sejumlah forum online dan Blackberry Messenger (BBM) itu adalah Malinda Dee.

Informasi yang didapatkan detikcom, Selasa (29/3/2011), Malinda merupakan karyawati Citibank senior. Diperkirakan dia sudah bekerja di bank asing itu sekitar 15 tahun.

“Setahun lalu, jabatan dia Senior Relation Manager, dengan pangkat Vice President. Ini pangkat tertinggi untuk karyawan Citibank,” kata sumber yang pernah beberapa tahun bekerja di bank tersebut.

Malinda Dee pernah menjadi account officer (AO) di Citibank cabang Landmark. Para nasabahnya pejabat dan orang-orang kaya, khususnya para pengusaha pribumi. “Setahu saya, Malinda punya prestasi yang sangat bagus,” kata dia yang pernah satu kantor dengan Malinda itu.

“Dia sangat senior dan menjadi panutan di Citibank karena jago mengelola nasabah. Yang saya dengar, dia sudah bekerja di Citibank sudah 15 tahunan,” ujar sumber yang lain. Sehari-hari, dia mengantor dengan mengendarai mobil mewah. Salah satunya mobil Mercedes S 300.

Karena prestasinya, Malinda menjadi Senior Relation Manager Citigold. Jadi, dia memang khusus menangani para nasabah besar yang memiliki deposito di atas Rp 500 juta.

Selama ini, Malinda dikenal sebagai orang yang baik, murah senyum dan berbicara sangat santun. “Dia memang jago dan piawai mengelola hubungan dengan nasabah Citigold, karena memang dia sudah lama di Citibank. Cara bicaranya pelan, santun, murah senyum, baik,” ujar dia.

Karena itu, narasumber ini mengaku terkejut mendengar Malinda Dee ditahan aparat kepolisian dengan dugaan penggelapan dana nasabah. “Semua karyawan Citibank yang bekerja di Landmark, pasti kenal dia,” kata dia.

Sumber itu juga mengakui bahwa Malinda memang cantik dan memiliki postur tubuh yang menarik, meski ada informasi miring yang beredar di kalangan karyawan tentang kecantikannya itu. Usia Malinda juga masih simpang siur. “Ada yang bilang dia sekitar 37 tahun, tapi ada yang bilang sebenarnya usia dia sekitar 45 tahun. Saya gak tahu persis,” kata dia.

Mabes Polri mengungkap kasus penggelapan dana nasabah di Citibank ini pada Jumat (25/3/2011) atas laporan nasabah. Polisi telah menangkap Malinda dan menyita sejumlah barang bukti, antara lain dokumen-dokumen transaksi dan 1 unit mobil merek Hummer-3 Luxury Sport Utility B 18 DIK yang ditaksir senilai Rp 3,4 miliar.

Malinda dijerat pasal 49 ayat 1 dan 2 UU no 7 tahun 1992 sebagaimana diubah dengan UU no 10 tahun 1998 tentang perbankan dan atau pasal 6 UU no 15 tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU no 25 tahun 2003 sebagaimana diubah dengan UU no 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang.

Citibank telah menyampaikan rilis mengenai kasus ini.  Citibank menjamin perlindungan bagi nasabahnya terkait kasus penggelapan dana Rp 17 miliar itu. Citibank menegaskan semua nasabah aman dan akan diberi penggantian bagi yang dirugikan.

“Adalah komitmen kami untuk melindungi kepentingan nasabah kami, termasuk secepatnya mengembalikan kerugian yang dialami oleh nasabah yang hilang melalui transaksi tidak sah di dalam rekening mereka secara adil dan tepat waktu,” kata Director Country Corporate Affairs Head Citi Indonesia, Ditta Amahorseya dalam siaran pers, Senin (28/3/2011) kemarin.

Dia menjelaskan peristiwa penggelapan oleh MD merupakan kejadian yang hanya terjadi di satu tempat dan pihak Citibank telah bertindak cepat untuk menghubungi seluruh nasabah yang mungkin terkena dampak buruk. “Kami bekerja sama dengan seluruh pihak berwenang terkait. Staf yang terlibat tidak lagi bekerja pada kami,” kata Ditta.

Namun, Ditta belum bisa memberikan komentar lebih lanjut mengenai kasus ini, karena masih dalam penyelidikan. Dalam rilisnya, Ditta juga tidak menjelaskan mengenai identitas MD, termasuk riwayat bekerja di Citibank.

(asy/asy)

++++++++++

Selasa, 29/03/2011 11:15 WIB
Polisi Fokus Kejar Uang Nasabah Citibank Rp 17 M yang Ditilep MD
Indra Subagja – detikNews

Polisi Fokus Kejar Uang Nasabah Citibank Rp 17 M yang Ditilep MD

Jakarta – Polisi masih memeriksa intensif MD, wanita cantik tersangka penilepan dana nasabah Citibank Rp 17 miliar. MD yang sudah dipecat dari bank terkemuka itu ditengarai sudah membelanjakan uangnya untuk membeli sejumlah barang mahal.

“Kita upayakan recovery aset,” kata Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Arief Sulistyo saat dihubungi detikcom, Selasa (29/3/2011).

Polisi sudah menyita 1 unit mobil merek Hammer-3 Luxury Sport Utility B 18 DIK yang ditengarai seharga Rp 3,4 miliar. Polisi tengah menyelidiki dugaan keterlibatan pihak lain.

“Ini white collar crime, sabar dulu. Kita masih kembangkan,” tuturnya.

MD dijerat pasal 49 ayat 1 dan 2 UU No 7 tahun 1992 sebagaimana diubah dengan UU No 10 tahun 1998 tentang perbankan dan atau pasal 6 UU No 15 tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU No 25 tahun 2003 sebagaimana diubah dengan UU No 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang.

Citibank telah memastikan bahwa MD kini sudah tidak lagi bekerja di Citibank. Citibank juga bertindak cepat mengganti dana nasabah yang diduga ditilep MD.

Siapa MD? Baik polisi maupun Citibank tidak mau mengungkap identitas perempuan tersebut. Namun, di jejaring sosial, MD disebut inisial dari Melinda Dee. Dia dikenal sebagai perempuan yang cantik yang sudah lama bekerja di Citibank.

++++++++++++

Selasa, 29/03/2011 13:13 WIB
Pembobol Citibank Rp 17 M
Foto MD Semasa SMA Juga Beredar
Gagah Wijoseno – detikNews

Foto MD Semasa SMA Juga Beredar
Dulu dan sekarang

Jakarta- MD menjadi obrolan panas terkait pembobolan Rp 17 miliar dana nasabah Citibank maupun fotonya yang bling-bling. Fotonya ramai dipertukarkan lewat forum diskusi di Internet, Twitter, hingga BBM.

Selain foto, identitasnya juga pelan-pelan dibuka. Bahkan foto masa lalunya juga dilempar ke Twitter. “Foto Malinda Dee Jaman masih SMA di SMA 6 Angkatan 81, paling depan dengan Poni Jamboel,” tulis seorang Tweep, Selasa (29/3/2011). Karena masih jadoel, wajar bila penampilan MD semasa remaja tidak sekinclong sekarang. Foto itu juga menyebar ke piranti komunikasi lainnya.

Asal usul MD juga didikusikan. Ada yang menyebut dia memiliki nama depan Inong dan lahir pada 5 Juli 1965. Ada juga yang membicarakan ikhwal Hummer dan Mercy miliknya yang diduga bermasalah.

Hingga kini baik polisi maupun Citibank tidak mau mengungkap identitas tersangka yang kini ditahan polisi tersebut. Namun, di jejaring sosial, MD disebut inisial dari Malinda Dee. Dia dikenal sebagai perempuan yang cantik yang sudah lama bekerja di Citibank. Dia disebut-sebut punya pangkat tinggi di bank elite itu.

MD dijerat pasal 49 ayat 1 dan 2 UU No 7 tahun 1992 sebagaimana diubah dengan UU No 10 tahun 1998 tentang perbankan dan atau pasal 6 UU No 15 tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU No 25 tahun 2003 sebagaimana diubah dengan UU No 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang.

Citibank telah memastikan bahwa MD kini sudah tidak lagi bekerja di Citibank. Citibank juga bertindak cepat mengganti dana nasabah yang diduga ditilep MD.

++++

Selasa, 29/03/2011 18:14 WIB
Polisi Benarkan Suami MD Berinisial AG
Aprizal Rahmatullah – detikNews

Polisi Benarkan Suami MD Berinisial AG
MD dan satu mobil mewahnya.

Jakarta – Mabes Polri sedikit demi sedikit menguak identitas suami MD, tersangka kasus pembobolan dana nasabah Citibank senilai Rp 17 miliar. Polri membenarkan bahwa suami MD adalah seorang bintang iklan berinitial AG.

Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan, masih menyelidiki keterlibatan sang suami. Saat ini status sang suami yang berinisial nama AG masih sebatas saksi.

“Suami itu benar (AG),” kata Anton melalui pesan singkat, Selasa (29/3/2011).

Informasi yang dikumpulkan, diduga kuat AG adalah kependekan dari Andhika Gumilang. Saat, MD ditahan, Kamis (17/3) lalu, AG yang beberapa tahun lalu membintangi iklan rokok tersebut terlihat mendampingi istrinya di kantor Bareskrim Mabes Polri. Kabarnya, AG berumur  22 tahun.

Polisi juga telah menyita dua mobil mewah milik MD yakni  1 unit mobil merek Hummer-3 Luxury Sport Utility B 18 DIK yang ditaksir senilai Rp 3,4 miliar dan Mercedez S300. Mobil Hummer dimiliki atas nama suami MD dan Mercedez atas nama anaknya.

Dua mobil tersebut diduga memiliki kaitan dengan tindak pidana yang dilakukan MD. MD diduga melakukan pembobolan dana nasabah Citibank senilai Rp 17 milliar.

MD diduga bernama Malinda Dee. Ia merupakan salah seorang karyawati Citibank senior. Selain MD, polisi juga menangkap D, teller Citibank yang diduga ikut serta dalam pembobolan tersebut.

“Ditangkap tadi pagi jam 04.00 WIB di Bintaro,” ungkap Anton.

Malinda dijerat pasal 49 ayat 1 dan 2 UU no 7 tahun 1992 sebagaimana diubah dengan UU no 10 tahun 1998 tentang perbankan dan atau pasal 6 UU no 15 tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU no 25 tahun 2003 sebagaimana diubah dengan UU no 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang.

Citibank telah menyampaikan rilis mengenai kasus ini. Mereka menjamin perlindungan bagi dana milik nasabahnya terkait kasus penggelapan dana Rp 17 miliar itu. Citibank menegaskan semua nasabah aman dan akan diberi penggantian bagi yang dirugikan.

“Adalah komitmen kami untuk melindungi kepentingan nasabah kami, termasuk secepatnya mengembalikan kerugian yang dialami oleh nasabah yang hilang melalui transaksi tidak sah di dalam rekening mereka secara adil dan tepat waktu,” kata Director Country Corporate Affairs Head Citi Indonesia, Ditta Amahorseya dalam siaran pers, Senin (28/3/2011) kemarin.

+++

Pembobol Citibank Bernama Inong Melinda, Bukan Melinda Dae

KAMIS, 31 MARET 2011 | 09:08 WIB

TEMPO InteraktifJakarta – Mantan Relationship Manager Citibank yang juga tersangka pencurian dan penggelapan dana nasabah bukan bernama Melinda Dee. Menurut Juru Bicara Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam nama asli Melinda adalah Inong Melinda, bukan Melinda Dee yang selama ini ditulis media.

“Nama asli dia Inong Melinda, di kantornya gunakan nama Melinda,” kata Anton di kantornya, Kamis (31/3).

Melinda merupakan mantan pegawai Citibank yang mencuri dan menggelapkan uang nasabah sebesar Rp 17 miliar. Dana tersebut dialirkan Melinda dengan bantuan temannya yang merupakan teller Citibank, Dwi. Menurut Anton, polisi mengungkap kasus tersebut berdasar laporan dari Citibank. “Dua pekan lalu pihan bank melapor, kan banknya tidak mau ketumpuan juga,” kata dia.

Uang yang ditilep Melinda itu, dialirkannya ke sejumlah bank di Jakarta. Dari rekening tersebut, dana itu dialirkan ke beberapa perusahaan. “Pada akhirnya uangnya masuk ke perusahaan milik Melinda yang atas nama orang lain.” Namun sampai sekarang Anton belum mau menyebutkan bergerak di bidang apa perusahaan tersebut. “Yang pasti ada di Jakarta,” ujarnya.

Polisi menangkap MD pada Rabu tanggal 23 Maret pekan lalu. Sejak ditangkap, perempuan berusia 47 tahun itu ditahan di ruang tahanan Bareskrim Mabes Polri. Namun hingga hari ini, Anton belum mau menjelaskan lokasi penangkapan MD. Sedangkan dari penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah dokumen berupa bukti transaksi, mobil Hummer, dan Mercedes Benz.

CORNILA DESYANA

+++++++++++

Buru Aset Malinda di Dua Benua

31 Mar 2011 

 

Dugaan Penggelapan Dana Nasabah Citibank

JAKARTA-Mabes Polri terus membongkar skandal penggelapan dana nasabah Citibank oleh Malinda Dee. Sosialita cantik 47 tahun itu diperiksa secara maraton oleh penyidik Direktorat II Ekonomi Khusus (Eksus) Bareskrim Polri. Sejak Kamis (24/3), Malinda diperiksa tujuh jam sehari. Dalam pemeriksaan, polisi menduga Malinda menyembunyikan hartanya di dua benua. Australia dan Inggris (Eropa).

Karena itu, kemarin Malinda terlihat tertekan dalam menghadapi kasus tersebut. Akibatnya, keterangan yang diperoleh penyidik dari dia sering berubah-ubah. “Kami siapkan penyidik perempuan untuk mendampingi, bukan mengistimewakan. melainkan untuk memperlancar penyidikan,” ujar sumber INDOPOS kemarin.

Malinda ditahan di Rutan Bareskrim. Malinda diperiksa di ruang eksus di lantai 3 gedung Bareskrim. “Break (istirahat. Red) hanya Minggu,” tutur dia. Barang-barang Malinda sudah diantar oleh Andhika, suaminya, dalam sebuah travel bag berwarna meTah.

Malinda juga belum secara terbuka mengakui perbuatannya. Terutama soal korban-korbannya, dia mengaku lupa,” ujar dia. Namun, pengakuan itu bisa dipatahkan oleh penyidik berdasar dokumen yang disita dari apartemen dan bekas ruangnya di Citibank. “Dia overconfident (sangat percaya diri. Red). Berkas-berkas tidak dimusnahkan,” tambah perwira muda tersebut Saat ini penyidik masih berkonsentrasi mendalami modus dan jumlah korban Malinda. “Ada pengusaha dan politisi yang dia kenal baik. Dari dokumen yang kami temukan, ada jejak namanya. Tapi, kami belum tahu, apakah hubungannya legal atau ikut menjadi korban,” tambah dia.

Secara terpisah, Direktur II Eksus Bareskrim Polri Brigjen Arief Sulistyanto membenarkan adanya penyidik perempuan yang ikut memeriksa Malinda. Namun, menurut Arief, Malinda baik-baik saja. “Dia sehat, tidak apa-apa,” tutur Arief.

Penyidik juga tidak akan menangguhkan penahanan Malinda. “Anda lihat ancaman hukumannya, jelas tidak mungkin,” ungkap dia. Mantan koordinator staf pribadi Kapolri itu menyatakan masih sangat dini untuk menjelaskan skandal Malinda secara terbuka. “Kami pasti paparkan nanti ke publik. Tunggu humas saja,” terang dia.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Anton Bachrul Alam menjelaskan, pemeriksaan Malinda berkembang ke arah strategi penggelapan. Mantan Kapolda Jatim tersebut menambahkan, penyidik kini berupaya menelusuri aset Malinda di Indonesia maupun luar negeri. “Kalau terkait, bisa saja ikut disita,” katanya.

Perwira tinggi polisi ini mengatakan, modus penggelapan yang dilakukan Malinda dengan cara menyuruh tersangka lain, Dewi. Teller ini disuruh memindahkan transaksi atau mentransfer dana nasabah ke sebuah rekening di bank lain tanpa sepengetahuan nasabah sebagai pemilik uang. Dana nasabah Citibank yang sudah ditransfer ke bank lain itu masuk ke rekening perusahaan Malinda di bank itu.

Slip (blanko) kosong itulah yang diisi Malinda dengan data-data dan tanda tangan nasabah yang dipalsukan Malinda seakan-akan nasabah itu sendiri yang meminta dilakukan pen-transferan uang ke rekening bank lain.

“MD (Malinda Dee) bisa melakukan (kejahatan) itu karena dibantu teller (Dewi) di bank itu. Dia (Dewi) kan teller. Dia transfer ke rekening PT apa di bank lain, tapi ternyata PT itu punya MD, tapi atas nama orang lain. Jadi disamarkan,” ungkap Anton. Dewi sendiri ditangkap Selasa dini hari (29/3) lalu di rumah mewahnya di kawasan Bintaro Tanggerang Selatan.

Ia melanjutkan, dengan modus tersebut uang nasabah yang dicuri Malinda dari rekening nasabah agak lama baru terungkap lantaran uang di rekening nasabah yang dipegang Malinda lumayan besar. Sehingga, banyakyang tidak sadar kalau dananya sudah dicuri dengan menggunakan transfer palsu di rekeningnya. “Yang disamarkan bisa sampai Rp 2 miliar. Tapi kan rekeningnya besar-besar dan banyak,” terangnya perwira berkumis tipis ini.

Ia melanjutkan, pihaknya juga masih menyelidiki secara terperinci bagaimana uang nasabah dapat digunakan Malinda. Tang jelas perusahaannya punya dia,” imbuhnya tanpa mau menyebut nama perusahaan itu maupun bergerak di bidang usaha apa. “Perusahaan besarlah,” tukasnya.

Sedang terkait keberadaan sedan mewah Ferrari Cabriolet, polisi masih melacak keberadaannya. Namun diketahui, kalau Ferrari diserahkan janda beranak satu itu itu kepada anaknya yang masih berusia 16 tahun.

Kabareskrim Komjen Ito Sumardi membenarkan bahwa anak buahnya kini melacak jejak duit Malinda ke luar negeri. “Mungkin ada di Australia dan London,” ungkap Ito. Dikatakan, penyembunyian harta di dunia benua sekaligus tersebut untuk mempersulit aparat dalam mengendus keberadaan hartanya.

Mantan Kapolwiltabes Surabaya tersebut juga membenarkan bahwa penyidik mendalami peran pihak lain dalam kasus Malinda. “Rasanya, tidak mungkin dia sendirian. Tapi, penyidik tidak boleh berdasar pada dugaan, harus ada fakta,” tegas Ito.

Secara terpisah. Kepala PPATK Yunus Husein menyatakan siap membantu Bareskrim dalam mengusut tuntas skandal itu. “Kami selama ini selalu bekerja sama dalam white collar crime. Silakan saja,” ucap Yunus melalui pesan singkat kemarin.

Dihubungi sebelumnya, Direktur Country Corporate Affairs Head Citibank Ditta Amahorseya mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke pihak kepolisian. “Perlu diketahui, kamilah yang pertama melaporkan kasus ini ke polisi, bukan orang lain,” katanya.

Sebab, kata perempuan berkacamata itu, pihaknya menemukan kejanggalan dalam pembukuan. “Kami sebelumnyajuga telah melakukan investigasi mendalam, memeriksa berkas, serta adanya kejanggalan transaksi antara nasabah dengan MD (Melinda, Red). Karena ada kerancuan dalam transaksi, maka kami lapor polisi,” tukasnya saat ditemui INDOPOS di Citibank Tower, Jakarta Selatan, siang kemarin.

Ditta menambahkan, dana nasabah bank dibobol Melinda hanya berasal dari cabang Jakarta. “Kami sudah menghubungi satu persatu nasabah yang dirugikan. Kami akan mengganti dana nasabah transaksi tidak adil ini tepat waktu,” katanya, (ind/rdl)

+++++++++++

Si Seksi Pembobol Citibank Pintar Merayu
Headline

Oleh: MA Hailuki
Metropolitan – Kamis, 31 Maret 2011 | 14:16 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Tersangka pembobol dana nasabah Citibank Inong Melinda alias Malinda Dee sangat dikenal kalangan pengusaha papan atas sebagai figur yang lihai merayu.

Seorang pengusaha minyak ternama di Indonesia, mengakui dirinya mengenal Melinda sejak lama. Dia mengenal perempuan yang sebelumnya disebut berinisial MD itu sejak masih menjadi Relationship Manager hingga naik menjadi Vice President.

Menurutnya, Melinda adalah pribadi yang sangat supel dan pintar. Kecerdasan Melinda bukan hanya dalam hal perbankan melainkan juga mampu merayu dan meyakinkan nasabah untuk berinvestasi di Citibank.”Saya beberapa kali ditraktir oleh dia di tempat-tempat berkelas. Memang Mel ini sangat pintar merayu,” ujar pengusaha yang minta identitasnya disembunyikan kepada INILAH.COM, Kamis (31/3/2011).

Pengusaha yang mantan anggota DPR itu juga menuturkan, dalam melakukan lobi ataupun pendekatan, Melinda selalu tampil meyakinkan. Untuk sekadar makan siang, Melinda selalu menggunakan mobil Mercy mewahnya.

Agar calon nasabahnya tertarik berinvestasi, Melinda juga tak segan-segan melancarkan rayuan maut yang membuat nasabah bertekuk lutut. “Saya tidak perlu jelaskan seperti apa, orang sudah paham,” tegas pengusaha itu.

Seperti diberitakan, Jumat (24/3/2011) Mabes Polri resmi mengumumkan MD sebagai tersangka pembobolan dana nasabah Citibank sebesar Rp17 miliar. Dalam melancarkan aksinya, MD tak sendiri.Dia berkomplot dengan rekan kerjanya berinisial D yang menjabat sebagai teller Citibank. Diduga masih ada karyawan Citibank lainnya yang ikut berkomplot dengan MD. [mah]

+++++++++++

Inilah Jurus Maut Melinda Merayu Nasabah Citibank

INILAH.COM, Jakarta – Dalam meyakinkan nasabah atau calon nasabah Citibank, Inong Melinda alias Malinda Dee (MD) memiliki jurus jitu dan ampuh.

Agar costumer nyaman dan yakin, Melinda mengajak pertemuan di hotel mewah atau restoran berkelas. Semua biaya pertemuan ditanggung oleh Melinda sehingga costumer diperlakukan layaknya raja.

“Saya diajak makan di Kartika Chandra, semua dia (Melinda) yang bayar soalnya dia yang traktir,” ujar seorang pengusaha resor wisata kepada INILAH.COM, Kamis (31/3/2011).

Setelah mengajak makan siang atau makan malam, Melinda melanjutkan pembicaraan lebih intens dengan costumer di sebuah exclusive lounge dengan jamuan first class.

Tak lupa, Melinda membawa dua wanita cantik mendampinginya selama pertemuan. Kedua wanita pendamping itu ikut ‘nimbrung’ membahas tentang perbankan dan dunia investasi.

“Mel kalau pakai baju memang suka pakai baju begitu (seksi, red) dan berkelas, makanya saya yakin dia memang profesional,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Jumat (24/3/2011) Mabes Polri resmi mengumumkan MD sebagai tersangka pembobolan dana nasabah Citibank sebesar Rp17 miliar. Dalam melancarkan aksinya, MD tak sendiri.

Dia berkomplot dengan rekan kerjanya berinisial D yang menjabat sebagai teller Citibank. Diduga masih ada karyawan Citibank lainnya yang ikut berkomplot dengan MD. [mah]

+++++++++++++

Cerita Inong Si Pembobol Bank

Metro TVOleh Metro TV News | Metro TV – Kam, 31 Mar 2011 20.38 WIB

Metrotvnews.com, Jakarta: Nama Melinda mendadak terkenal. Foto-foto perempuan berusia 47 tahun tersebut beredar di dunia maya. Mendadak, semua orang pun ingin tahu kehidupan miliarder istri model iklan Andika Gumilang tersebut.

Tak heran, nama Melinda muncul karena ia menjadi tersangka kasus pencurian uang nasabah prioritas di Citibank. Kasus tersebut, entah sengaja entah tidak, awalnya ditutup-tutupi oleh Polri. Pun Citibank lebih banyak tutup mulut soal Melinda yang mereka sebut “eks-karyawan” Citibank itu.

“Nama aslinya Inong Melinda, di kantornya menggunakan nama Melinda,” tutur Kadiv Humas Polri Irjen Anton Bachrul Alam, buka suara soal kasus ini, Kamis (31/3). Anton menambahkan, Melinda tidak menyangkal semua tuduhan yang dialamatkan padanya.

Bahkan, sebelum berkasus, Linda, panggilan akrab Melinda, juga sudah menjadi buah bibir. Pasalnya, penampilan Linda yang usianya hampir paruh baya itu memang menarik. Pegawai Citibank yang tak kenal dengannya pun minimal pasti tahu siapa dia. Belum lagi nasabah Citibank. Linda memang sengaja ditempatkan untuk menangani nasabah prioritas karena kepiawaiannya bicara dan menjaga hubungan dengan nasabah.

“Dia itu operasi semua, dirombak wajahnya, jadi sebetulnya nggak cantik,” kata Anton mengomentari kehebohan masyarakat mengenai penampilan Linda sebagaimana foto-fotonya yang beredar di dunia maya.

Lepas dari penampilannya, Linda memang terkenal cukup lincah dan pandai berhubungan dengan klien. Linda sudah 20 tahun bekerja di Citibank, tapi baru tiga tahun terakhir ini ia mulai beraksi, membobol dana nasabah. Setidaknya dari tiga perusahaan yang jadi nasabah Citibank, Linda sudah mengantongi Rp17 miliar.

Polri menduga masih banyak lagi uang nasabah yang dibobol Linda. Sayangnya, perusahaan-perusahaan tersebut disinyalir takut melapor lantaran tak mau merusak hubungan baik dengan bank internasional asal New York tersebut.

Menurut Polri, dalam aksinya Linda meminta teller Citibank bernama Dwi untuk membantunya melakukan pencatatan palsu beberapa transfer uang. Nilainya antara Rp1 miliar hingga Rp2 miliar. Catatan tersebut merupakan manipulasi transfer uang dari rekening nasabah ke rekening milik beberapa perusahaan milik Linda di dalam dan di luar Citibank.

Tak tahu yang dilakukannya kriminal, Dwi yang bekerja di Citibank atas bantuan Linda, tak menolak mengerjakannya. Pencatatan tersebut secara administrasi bank memang tak bermasalah. Oleh karenanya, kejahatan Linda tak tercium.

Dwi kemudian juga ditangkap Polri dan sempat masuk rutan Bareskrim Mabes Polri atas dugaan keterlibatannya. Tetapi ia kemudian dilepas kembali karena tak ikut menikmati uang yang dicuri Linda. Status Dwi masih tersangka. Ia hanya dikenakan wajib lapor setiap dua minggu sekali.

Namun, banyak pihak memandang kekayaan Linda wajar-wajar saja. Pasalnya, Linda memang mempunyai banyak usaha, selain bekerja sebagai manajer di Citibank Cabang Landmark, kemudian pindah ke cabang Pondok Indah. Namun belum dapat dikonfirmasi bergerak di bidang apa saja perusahaan-perusahaan tersebut.

Linda pun, menurut Polri, piawai menyembunyikan kejahatannya. Harta kekayaannya banyak yang disamarkan dengan atas nama orang lain.

Rekening perusahaannya, misalnya, tercatat atas nama orang lain. Mobil-mobil mewah yang dimilikinya pun demikian. Salah satunya, Hummer H-3 warna putih bernomor polisi B 18 DIK yang disita polisi sebagai barang bukti pencucian uang, dicatat atas nama Dika. Selain itu, Linda diketahui masih memiliki Mercedes Benz S300 dan sebuah Ferrari yang kerap dibawa Dika ke Sentul untuk bergaul bersama komunitas Ferrari lainnya.

Dika adalah Andhika Gumilang, suami Melinda yang usianya jauh lebih muda. Model iklan dan artis itu disebutkan baru berusia sekitar 22 tahun.

“Dia punya Hummer dipegang (atas nama) suaminya, Mercy dan Ferrari dipegang anaknya,” ujar Anton.

Sampai kini Polri belum dapat dengan jelas memetakan harta Linda yang lain. Polri tengah meminta bantuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan memantau aliran dana keluar masuk rekening perusahaan Linda.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Media Indonesia, Linda ditangkap di kamar mewahnya di sebuah apartemen di kawasan elite SCBD, Semanggi. Ia juga diketahui pernah tinggal di Oakwood, Kuningan. Selain itu, Linda masih punya beberapa rumah di Jakarta, termasuk di Tebet.

Menyembunyikan hubungan istimewanya dengan model iklan pun Linda jago. Tak tercium infotainment, Linda menikah dengan Dika yang umurnya terpaut 25 tahun. Padahal, pada pertengahan 2007, Dika masih dikabarkan infotainment bermasalah dengan pacarnya kala itu, Trindah Herlina.

Pasangan Linda dan Dika tinggal bersama kedua anak Linda dari pernikahan pertamanya. Anak pertama Linda, lulusan universitas luar negeri, berusia tak terpaut jauh dengan Dika, sementara anak keduanya masih duduk di bangku sekolah swasta di Jakarta.

Menghindari kemungkinan kejahatan perbankan serupa, Polri mengimbau semua pihak untuk tidak mudah percaya pada kedekatan hubungan pribadi ketika menyangkut urusan finansial.

“Kepada masyarakat, kalau berkaitan dengan bank harus cek dan ricek karena petugas itu belum tentu yang sebenarnya,” papar Anton.

“Harus sesuai dengan prosedur, harus baca aturan sistem. Jangan terlalu percaya dengan pihak bank yang sudah dikenal baik. Itu belum tentu benar, harus hati-hati, tahu-tahu ditandatangan kosong.”(MI/DSY)

+++++++++++

Gaji Malinda di Citibank Rp 70 Juta Perbulan, Bonus Rp 250 Juta

Minggu, 03/04/2011 09:05 WIB
Gaji Malinda di Citibank Rp 70 Juta Perbulan, Bonus Rp 250 Juta
Elvan Dany Sutrisno – detikNews

Gaji Malinda di Citibank Rp 70 Juta Perbulan, Bonus Rp 250 Juta

Jakarta – Menjabat sebagai senior relationship manager di Citibank, Malinda alias Melinda Dee mempunyai gaji cukup tinggi. Bahkan setiap tiga bulan, wanita beranak dua ini mendapat bonus ratusan juta rupiah.

“Gajinya Rp 70 juta per bulan itu di luar bonus. Per tiga bulan bonusnya Rp 250 juta,” kata salah seorang sumber yang dekat dengan Malinda kepada detikcom, Minggu (3/4/2011).

Sumber juga mengatakan, selama 22 tahun bekerja di Citibank, Malinda selalu mencari sendiri nasabahnya. Ia diberi kewenangan oleh kantornya untuk mencari nasabah dengan rekening di atas Rp 500 juta.

“Makanya wajar saja kalau dia punya mobil seperti itu. Dihitung saja,” jelas sumber itu.

Setiap tahun, karir Malinda selalu menanjak. Baik Citibank dan Malinda selalu berbagi keuntungan.

“Makanya kenapa sekarang ada laporan dari Citibank? Apakah ada kerugian dari Citibank?” tanya sumber itu.

Polisi telah menahan Malinda karena diduga menggelapkan dana nasabah hingga mencapai puluhan milliar. Polisi telah menyita 4 mobil mewah Malinda yakni Ferrari Scuderia F340, Ferrari California, Mercedes-Benz E350, dan Hummer H3.

“Membeli mobil itu pakai uang dari hasil penggelapan,” jelas Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam saat dihubungi, Sabtu (2/4) kemarin.

Malinda dijerat pasal 49 ayat 1 dan 2 UU no 7 tahun 1992 sebagaimana diubah dengan UU no 10 tahun 1998 tentang perbankan dan atau pasal 6 UU no 15 tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU no 25 tahun 2003 sebagaimana diubah dengan UU no 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang.

 

 

+++++

Minggu, 03/04/2011 09:38 WIB
Wah! Uang yang Ditilep Malinda Diduga Rp 1,5 T  
Elvan Dany Sutrisno – detikNews

Wah! Uang yang Ditilep Malinda Diduga Rp 1,5 T

Jakarta – Polisi merilis uang nasabah yang ditilep Malinda alias Melinda Dee mencapai Rp 20 milliar. Namun ternyata jumlah duit yang digelapkan diduga melebihi puluhan miliar bahkan mencapai satu triliun rupiah lebih.

“Dia punya 500 nasabah. Kalau setiap orang Rp 3 miliar kalikan saja berapa? Rp 1,5 triliun kan,” kata salah seorang sumber yang dekat dengan Malinda kepada detikcom, Minggu (3/4/2011).  

Nasabah-nasabah Malinda umumnya orang yang sudah dikenalnya dengan baik. Sehingga setiap nasabah begitu mempercayakan uangnya kepada wanita beranak dua ini.

“Makanya Inong (Malinda) bilang tersinggung kalau hanya disebut Rp 17 miliar saja,” papar sumber itu.

Dari jabatannya sebagai senior relationship manager di Citibank, Malinda bisa memperoleh gaji Rp 70 juta per bulan dan bonus Rp 250 juta pertiga bulan. “Kalau dari mobil yang disita Rp 17 milliar itu saja lebih kan? Coba dihitung harga mobilnya? Iya, dari gaji saja bisa terbeli,” kata sumber itu menekankan.

Polisi telah menahan Malinda karena diduga menggelapkan dana nasabah. Polisi telah menyita 4 mobil mewah Malinda yakni Ferrari Scuderia F340, Ferrari California, Mercedes Benz E350, dan Hummer H3.

“Membeli mobil itu pakai uang dari hasil penggelapan,” jelas Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam saat dihubungi, Sabtu (2/4) kemarin.

Malinda dijerat pasal 49 ayat 1 dan 2 UU No 7 tahun 1992 sebagaimana diubah dengan UU No 10 tahun 1998 tentang perbankan dan atau pasal 6 UU No 15 tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU No 25 tahun 2003 sebagaimana diubah dengan UU No 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang.

++++++++++
Malinda Diduga Alirkan Duit ke 30 Rekening
SENIN, 04 APRIL 2011 | 15:34 WIB
Besar Kecil Normal
Melinda Dee. TEMPO/Aditia Noviansyah

Berita terkait
Malinda Sempat Keluar Tahanan Siang ini
KUA: Pernikahan Icha dan Umar Otomatis Batal
Icha Kembali Jadi Pria
Satu Pelapor Cukup untuk Jerat Malinda
DPR Akan Panggil Citibank
TEMPO Interaktif, Jakarta – Inong Malinda Dee, mantan Relationship Manager Citigold Citibank diduga tak hanya menilap belasan miliar rupiah dana nasabah premium Citibank. Selain memakai blanko fiktif, tersangka kasus pembobol dana nasabah itu diduga juga mengalirkan dana ke 30 rekening di berbagai bank. Salah satunya atas namanya sendiri, dengan total Rp 11 miliar.

“Sementara sisa rekening lain masih diblokir dan masih proses izin untuk dibuka rekeningnya,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareksrim Mabes Polri, Brigadir Jenderal Arief Sulistyanto di Jakarta, Senin 4 April 2011.

Penyidik, kata Sulistyanto, telah menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya 29 formulir transfer yang disalurkan kepada beberapa rekening. “Total kerugian dari tiga nasabah Citibank yang melaporkan ke kita, sementara sebesar Rp 16,6 miliar,” katanya.

asus berawal dari laporan penggelapan dana nasabah Citibank. Hasil penelusuran polisi mengetahui bahwa dana tersebut digelapkan Malinda dengan modus menyodorkan blangko fiktif. Ia mengangsir sebagian dana nasabah dan mentransfernya ke rekening perusahaannya.

Malinda juga mengaburkan transaksi dengan melakukan pencatatan tidak benar terhadap beberapa slip transfer. Slip transfer penarikan dana di rekening nasabah itu dipakai untuk memindahkan sejumlah dana milik nasabah tanpa seizin nasabah ke beberapa rekening yang dikuasai oleh pelaku.

Sejauh ini, polisi juga telah memblokir 30 rekening yang terkait kasus tersebut. Sebagian rekening milik Malinda, dan sisanya milik para nasabah. “Saat ini baru tiga nasabah yang dimintai keterangan,” kata Sulistyanto.
Polisi juga belum bisa menyimpulkan kerugian karena masih menunggu laporan dari Pusat Pelaporan Analisa dan Transaksi Keuangan. Hanya sejumlah aset Malinda termasuk mobil, sudah disita.

Pengacara Malinda, Halapancas Simanjuntak mengklaim semua aset yang dimiliki kliennya merupakan hasil usaha yang ia kembangkan bersama suaminya, Agus, yang berprofesi sebagai pengusaha mobil mewah. Namun saat ini keduanya tidak lagi berada dalam satu rumah. “Sedang dalam proses perceraian,” katanya.

RIKY FERDIANTO

+++++++++++++

Malinda Janji Kembalikan Uang Nasabah Penulis : Rita AyuningtyasSenin, 04 April 2011 20:03 WIB
Komentar: 0
0 0
MI/Angga Yuniar/vgTERKAIT
BI Cium Kelemahan Sistem Perbankan
Oknum Bank Berperan di Delapan Kejahatan Perbankan
Malinda Janji Kembalikan Uang Nasabah
JAKARTA–MICOM: Pihak Inong Malinda tidak begitu saja percaya dengan pernyataan penyidik yang menyebutkan ada kerugian karena perbuatan relation manager Citibank cabang Landmark itu. Namun, jika memang terbukti ada kerugian, Malinda bersedia untuk mengembalikannya.

“Kalau dia terbukti, dia akan bertanggung jawab. Kalau nanti Citibank bisa buktikan dan meyakinkan kita, ibu akan bertanggung jawab semampu dia. Sekarang pilih mana lu dapat Rp3 miliar dipenjara, enggak mau orang,” tukas pengacara Malinda, Batara Simbolon, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/4).

Sebelumnya, siang ini, Malinda dan pengacaranya akan ke Citibank untuk mengklarifikasi tentang pihak yang diduga dirugikan oleh relation manager Citibank cabang Landmark. Selain itu, mereka juga akan meminta sejumlah dokumen, seperti slip gaji dan bonus Malinda.

Dia mengatakan rencana kedatangan Malinda juga untuk memastikan status wanita yang dikabarkan menikah siri dengar artis Andika Gumilang itu di Citibank. Sebab, sampai saat ini, Malinda masih berstatus sebagai pegawai Citibank.

Namun, rencana tersebut terganjal oleh kondisi kesehatan Malinda. Selain itu, lanjut Batara, tim penasihat hukum belum mendapat izin dari pihak bank.(Bob/OL-2)

++++

Luar biasa !! : Wow, Melinda Berperan Besarkan Omzet Citibank

INILAH.COM, Jakarta – Senior Relationship Manager Citibank cabang LandMark, Jakarta, Inong Melinda alias Malinda Dee adalah salah satu petinggi Citibank yang banyak memberikan keuntungan bagi bank tempatnya bekerja.

Malinda merupakan pejabat bank swasta yang mampu merangkul hingga 500 nasabahnya. Bahkan Malinda masuk dalam katageri 5 besar dalam mendapatkan dana bank ini. Ia dikabarkan tidak lagi wajib masuk kantor setiap hari layaknya seorang karyawan. Pokonya ia bisa memenuhi targetnya mendapatkan dana.

“O iya ibu (Malinda) di lima cabang bank tugasnya, dia pegang 500 nasabah,” kata pengacara Malinda, Halapancas Simanjuntak, di Jakarta, Selasa (5/4/2011).

Sehingga wajar jika Malinda begitu dipercaya oleh nasabahnya, dan bank tempatnya bekerja selama 20 tahun. “Karena dia sama Citibank saling membesarkan, Citibank kalau enggak ada dia (Malinda) susah juga,” imbuhnya.

Lebih lanjut Halapancas mengatakan, Malinda tak menyangka perusahaan tempatnya bekerja memidanakan dirinya, yang telah membesarkan Citibank selama 20 tahun terakhir.

Melinda mengawali karier di Citibank pada 1989 sebagai Costumer Service, lalu pada tahun 2000 diangkat menjadi Relationship Manager. Melinda menapaki kariernya dari jenjang bawah hingga mencapai level tinggi di Citibank.

Melinda telah ditetapkan sebagai tersangka pembobolan Citibank sebesar Rp17 miliar. Polisi telah menyita empat mobil mewah milik Melinda yaitu Ferrari F430, Ferrari California, Mercedez Benz E320 dan Hummer 3 Luxury Sport. [mah]

++++++++

Kamis, 07/04/2011 13:20 WIB
Diduga Ada Money Laundering, Rekening Nasabah Malinda Juga Diselidiki
Aprizal Rahmatullah – detikNews

BERITA TERKAIT
Kamis, 07/04/2011 11:36 WIB
Mabes Polri Tegaskan Irjen Budi Gunawan Bukan Nasabah Citibank
Rabu, 06/04/2011 10:57 WIB
Anton akan Bertemu Irjen Budi Gunawan Klarifikasi Jadi Korban Malinda
Selasa, 05/04/2011 17:57 WIB
Malinda Dikenal Ramah & Dermawan, Aslinya Mirip Cut Memey
Selasa, 05/04/2011 16:32 WIB
Suami Malinda Jadi Incaran Wartawan
Selasa, 05/04/2011 08:34 WIB
Malinda Beri Peringatan Lemahnya Pengawasan Bank di Indonesia
SELENGKAPNYA

Jakarta – Selain fokus pada penyelidikan pembobolan dana nasabah Citibank, Mabes Polri juga menyelidiki asal usul dana nasabah Malinda Dee. Polisi akan menyelidiki apakah ada unsur pencucian uang dalam rekening itu.

“Begini, kita kan koordinasi dengan Citibank. Kan data itu ada di Citibank. Nah kita harap mudah-mudahan Citibank juga memberikan (data),” ujar Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (7/4/2011).

Anton mengatakan, polisi masih berfokus pada pengungkapan kasus tindak pidana perbankan yang dilakukan Malinda. Sementara, penyelidikan dana nasabah masih belum dilakukan.

“Jadi kan semua aliran dana ini perlu ditindaklanjuti. Banyak sekali aliran dana yang diikuti ditelusuri,” jelas mantan Kapolda Jatim ini.

Menurut Anton, hingga saat ini penyidik baru menerima 3 data nasabah. “Jadi yang sudah diterima, sudah disidik penyidik 3 nasabah itu. Yang lainnya nanti berkembang,” terang Anton.

Apakah penyidik mengarah ke pihak manajemen Citibank? “Ya termasuk itu. Semuanya, karena nasabah itu kan bagian dari manajemen,” tandasnya.

+++++++++++++++++++

Malinda: Dalam Seminggu Nama Saya Hancur
SENIN, 11 APRIL 2011 | 11:42 WIB
Besar Kecil Normal
Malinda Dee. singaporenews.com

Berita terkait
Malinda Transfer Dananya ke Bank Mega
Polisi Temukan Bukti Transfer Malinda
Tifatul Minta Dewan Syariah Beri Sanksi Arifinto
Pernyataan “TNI Boleh Berbisnis” Perlu Diluruskan
Marsekal Berbisnis, Pembelaan Panglima TNI Dinilai Salah Kaprah
TEMPO Interaktif, Jakarta – Apa yang dirasakan Malinda Danuardja alias Inong Malinda Dee, setelah beberapa pekan mendekam di ruang sempit tahanan Bareskrim Mabes Polri? Apa pula yang dipikirkannya begitu seluruh media memberitakan soal gaya hidup dan sepak terjangnya di dunia perbankan?

Perempuan 47 Tahun yang pernah menjadi Senior Relationship Manager Citibank itu mengeluhkan pemberitaan media massa perihal kasusnya. Ia menganggap, pemberitaan itu telah membunuh karakternya.
Kepada Tempo yang menemuinya di tahanan, pekan lalu, Malinda menyatakan tuduhan dirinya melakukan penggelapan uang atau money laundering tidak benar. Sepengetahuan dia, tak ada nasabah yang melaporkan telah dirugikan oleh dirinya. “Laporan ini seperti bapak melaporkan anaknya,” katanya memberi perumpamaan perihal laporan Citibank atas dirinya ke polisi.

Petang itu, ketika Tempo menyambangi Malinda, perempuan itu membalut tubuhnya dengan serba hitam. Dari kerudung, baju, hingga celana panjangnya. Kerudungnya terjuntai panjang menutupi dadanya. Tubuhnya terlihat sangat kurus dibanding foto dirinya yang banyak muncul di Internet atau berseliweran di layar BlackBerry.

Poni khasnya menyeruak dari balik kerudungnya dan tergerai di keningnya yang mulus. “Bobot tubuh saya memang turun,” kata perempuan 47 tahun berkulit putih ini. Kendati demikian, ia menyatakan akan tetap menjaga kesehatannya. “Supaya pikiran saya juga sehat,” ujarnya.

Berkali-kali Malinda menyatakan tak melakukan kesalahan apa pun dalam kasus yang dituduhkan terhadap dirinya itu. Tuduhan ia membeli mobil-mobil mewah dengan menggelapkan uang nasabah dianggapnya tidak benar.

Menurut Malinda, tidak mungkin kariernya, yang sudah 22 tahun di Citibank, ia hancurkan sendiri. Apalagi jika dihitung akan segera pensiun beberapa tahun lagi. “Kini hanya dalam satu minggu nama saya hancur oleh opini tidak benar,” kata perempuan yang pernah mendapat penghargaan sebagai juara ketiga tingkat Asia-Pasifik dari Citibank atas prestasinya dalam pencapaian target kerja sebagai manajer ini.

Didesak menjelaskan sejumlah ketidakbenaran yang dituduhkan penyelidik, berkali-kali perempuan kelahiran Pangkalpinang berdarah Aceh-Betawi ini menggelengkan kepala.

Jadi Anda tidak melakukan penggelapan?
Nanti akan saya ungkapkan di pengadilan. Tidak mungkin sekarang saya ungkapkan A, B, C, atau D. Saya tidak mau ribut.

Dan tuduhan melakukan pencucian uang itu?
Nanti, nanti semua akan saya jelaskan di pengadilan. Yang jelas, semua pekerjaan saya sudah diaudit.

L.R. Baskoro

+++++++++++++

Inilah Modus Malinda Mencuci Uang
KAMIS, 14 APRIL 2011 | 09:02 WIB
Besar Kecil Normal
Malinda Dee. singaporenews.com

Berita terkait
Panglima TNI Didesak Copot Rio Mendung
Polisi Belum Akan Panggil Rio Mendung
Polisi Hanya Blokir Rekening yang Terkait Kasus Malinda
Polisi Dinilai Abaikan Kewenangan dalam Kasus Malinda
PPATK: Kasus MD Melibatkan Lebih Dari 3 Nasabah
TEMPO Interaktif, Jakarta – Pusat Analisis dan Transaksi Keuangan telah mengendus puluhan transaksi dari 28 rekening dalam kasus aliran dana yang dilakukan Malinda Danuardja alias Inong Malinda Dee. Mantan Senior Relationship Manager Citibank ini disebut mencuci sendiri kejahatan keuangan lewat rekening nasabahnya,

Ketua PPATK Yunus Hussein mengatakan, ada 28 rekening yang diperiksa lembaganya, belum sampai 30 rekening seperti diungkap polisi. Dari 28 rekening itu, telah terjadi lebih dari 28 transaksi. “Semuanya ada di 8 bank dan dua perusahaan jasa keuangan asuransi,” kata Yunus Hussein, Rabu 13 April 2011.
Delapan bank itu, adalah bank swasta dan bank asing. Bank-bank itu telah diperiksa, namun ada satu bank yang belum karena menolak diperiksa.

Seperti apa modus pencucian uang yang dilakukan Malinda? Dalam penelusuran PPATK, Malinda ternyata memakai rekening nasabahnya untuk mentransfer uang ke sejumlah perusahaan. Satu diantaranya adalah PT Sarwahita. ” Jadi tidak langsung dari rekening MD sendiri” kata Direktur Pengawasan dan Kepatuhan PPATK Subiantoro kepada Tempo.

Duit yang ditransfer itu, juga mengalir dari bank ke perusahaan asuransi. Malinda, diduga membayar premi sejumlah asuransi. “Keterangan dari Bank begitu” ujarnya.

Upaya pencucian uang lewat produk asuransi ini diduga menjadi modus baru para pencuci uang. Yang paling populer adalah unitlink, produk yang menggabungkan asuransi jiwa dan investasi.

Malinda diduga juga mencuci cuang dengan membeli asset properti seperti rumah, apartemen dan mobil mewah. Namun mobil-mobil itu dibeli lewat leasing.

Demi memuluskan langkahnya, Malinda diduga memakai empat kartu identitas. PPATK menemukan, setidaknya ada empat Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang berbeda. “Dari laporan bank dan asuransi kami dengar, dia punya empat KTP. Nomernya lain-lain,” ungkap Yunus.

Penipuan menggunakan identitas palsu seperti yang dilakukan MD ini, kata Yunus, masih sulit dideteksi oleh polisi dan PPATK. Apalagi, Indonesia belum menerapkan single identity atau identitas tungal. Sehingga siapa pun bisa dengan mudah membuat identitas ganda.

Malinda diduga juga mentransfer dana ke PT Sarwahita. Transaksi itu tersebar di beberapa bank. Penelusuran PPATK, dari transaksi senilai Rp 16 miliar yang melibatkan PT Sarwahita itu, terdapat modus yang sama, yakni membayar premi asuransi.

WDA | FEBRIANA FIRDAUS

++++++++++++++++++

Kamis, 14/04/2011 11:44 WIB
Ssst! Ada Eks Pejabat Jadi Korban Malinda, Tapi Emoh Melapor
Indra Subagja – detikNews

Jakarta – Siapa saja nasabah korban Malinda Dee masih teka-teki. Pihak kepolisian dan Citibank enggan buka-bukaan. Tapi bocoran yang beredar, salah satu nasabah yang ‘dikerjai’ Malinda adalah mantan pejabat. Siapa dia?

“Pokoknya dia termasuk yang nggak melapor,” kata Kepala Pusat Pelaporan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein saat dikonfirmasi, Kamis (14/4/2011).

Yunus enggan merinci lebih lanjut identitas mantan pejabat itu, ketika didesak, dia hanya sedikit membuka informasi, pejabat itu pernah wara-wiri di hadapan publik.

“Ya sekarang sudah pensiun,” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan Polri, ada 3 nasabah Malinda yang menjadi korban. Mereka sudah menjalani pemeriksaan. Polri juga pernah menyampaikan total uang yang dikuras, untuk sementara mencapai Rp 17 miliar.

Polri juga sudah menyita 4 mobil mewah dan rekening milik Malinda senilai Rp 11 miliar. Malinda dijerat pasal pencucian uang dan penggelapan.

March 19, 2011

Misi Bunuh Diri Fukushima 50

Misi Penyelamat Bumi; Superman Fukushima 50 !
What Does Fukushima’s New “Level 7” Status Mean? http://t.co/bCYwcCr via @TIME
+++++++
Misi Bunuh Diri Fukushima 50
19 Mar 2011

* Headline
* Pikiran Rakyat

SEBUAH pesan dikirimkan seorang pekerja PLTN Fukushima Daii-chi kepada keluarganya. Isinya, “Kami sedang melakukan misi bunuh diri. Kami menerima nasib ini seperti menerima hukuman mati.”

Pesan itu dikirimkan dari daerah yang paling tinggi level radiasinya, di pusat radiasi. Pengirimnya salah seorang pahlawan Fukushima 50. Fukushima 50 adalah pekerja Fukushima Daiichi yang dengan sukarela tinggal di dalam PLTN dengan satu tekad menyelamatkan reaktor! Risikonya adalah nyawa mereka atau setidak-tidaknya menderita penyakit mengerikan hingga akhir hayatnya. Upaya penyelamatan itu sudah merenggut lima nyawa.

Yang ada di benak mereka adalah bagaimana kalau reaktor itu meledak dan radiasi nuklir tersebar ke berbagai penjuru dunia. Mereka memilih untuk mengorbankan dirinya untuk sebisa mungkin me-nyelamatkan jumlah manusia yang lebih banyak lagi. Perdana Menteri Jepang Naoto Kan menyebut mereka pahlawan, yang bahkan tidak berpikir dua kah” mengenai bahayanya. Pasalnya, mereka tidak mementingkan keselamatan nyawanya sendiri. Mereka sesungguhnya pahlawan buat dunia, bukan buat Jepang saja.


“Kalian satu-satunya yang dapat membantu mengatasi krisis saat ini,” kata Kan memuji Fukushima 50.

Di dalam reaktor, mereka berupaya menyalakan udang sistem pendingin reaktor dengan mengenakan baju pelindung yang menurut para ahli, hanya bisa mencegah sedikit kontaminasi. Apalagi tingkat radiasinya sudah mencapai skala enam dari tertinggi skala tujuh, mendekati bencana Chernobyl 25 tahun lalu.

Fukushima 50 terdiri atas teknisi garis depan dan parapemadam kebakaran yang tahu persis kondisi PLTN. Keberadaan mereka di pusat radiasi itu semula tidak diketahui. Sekitar 750 karyawan PLTN memang sudah dievakuasi dari sana. Orang mengira tak ada yang tinggal di sana. Keberadaan mereka mulai terungkap setelah media setempat menyiarkan wawancara dengan kerabatnya. Seorang kerabat sukarelawan Fukushima 50 mengatakan, ayahnya yang sudah berusia 59 tahun menjadi sukarelawan dan memilih tetap tinggal di Fukushima. “Saya dengar dia merelakan diri meskipun 1,5 tahun lagi akan memasuki masa pensiun Mendengar itu, saya menangis,” kata perempuan yang tidak disebutkan identitasnya seperti dimuat Daily Mail, Jumat (18/3).

“Di rumah, ayah tidak seperti seorang lelaki yang bisa menangani pekerjaan besar dan penting, tetapi hari ini saya sangat bangga. Saya berdoa agar dia bisa kembali dengan selamat,” katanya lagi.

Seorang gadis dengan cemas menanti kabar ayahnya Dia menceritakan tak pernah melihat ibunya menangis sedemikian hebat “Orang-orang di reaktor sedang berjuang mengorbankan hidup mereka untuk melindungi kami semua. Ayah, kumohon, kembalilah dengan selamat” tulis gadis itu di akun Twittemya.

“Masa depan reaktor nuklir bergantung pada bagaimana kami mengatasi krisis ini. Saya lora, ini adalah misi saya untuk menolong,” kata seorang sukarelawan kepada anak perempuannya.

“Mereka mengorbankan diri mereka sendiri untuk warga Jepang. Saya mengucapkan terima kasih yang amat sangat kepada mereka yang meneruskan kerjanya di sana,” kata Fu-kuda Kensuke, seorang pekerja kerah putih di Tokyo.

“Mereka menempatkan hidupnya di garis yang tepat Jika tempat itu meledak, itu adalah akhir kami semua. Jadi, apa yang bisa saya lakukan adalah mendorong mereka,” kata Maeda Akihiro.

Apa yang dilakukan Fukushima 50 adalah berat bagi keluarganya yang duduk dan menunggu kabar di rumah. Mereka tak tahu apa bahaya yang tengah dihadapi orang yang dicintainya, cacat apa yang bakal dideritanya, dan masalah apa yang akan dihadapi dalam beberapa tahun mendatang. “Saya tak ingin dia pergi. Akan tetapi, dia sudah bekerja di industri nuklir sejak umur 18 tahun dan dia percaya, itu aman,” kata istri salah seorang anggota Fukushima 50.

Menurut Michiko Otsuki, karyawan Tepco (pengelola PLTN Fukushima), saat reaktor No. 2 hancur diterjang tsunami, semua orang bekerja mati-matian untuk memperbaikinya. “Kami memaksa diri untuk terus bekerja melawan rasa lelah dan perut kosong,” kata Michiko. Mereka juga bekerja dalam ketidakpastian nasib keluarganya di rumah.

The New York Times melaporkan, para pekerja itu merupakan kelompok terakhir yang dipertahankan di PLTN Fukushima Daiichi. Dengan bermodalkan senter, mereka memantau perkembangan terkini, seperti ledakan hidrogen yang telah terjadi berkali-kali sambil mencari cara agar perangkat inti PLTN tidak ikut hancur. Jika itu terjadi, akibatnya fatal. Zat radioaktif bisa menyebar dalam skala besar.

Kini, jumlah Fukushima 50 itu bertambah menjadi 180 orang. Pengorbanan Fukushima 50 ini sungguh luar biasa. Pasalnya, saat banyak orang memilih pergi sejauh mungkin dari kawasan nuklir, mereka justru berada sangat dekat dengan tempat berbahaya itu. Total lima belas orang mati akibat ledakan reaktor nuklir di PLTN Fukushima.

Salah seorang ahli nuklir kepada televisi NHK mengatakan, keadaan di PLTN Fukushima sangat mengerikan dan berbahaya. Tingkat radiasi sebesar 100 mSv perjam saja akan menyebabkan terjadinya kemandirian kepada pria. Sementara para pekerja Fukushi-ma 50 sudah tinggal di sana lebih dari 12 jam per harinya

Apa yang dilakukan FukuV… hima 50 tidak dapat dinilai pe-ngan uang atau materi lainnya. Apalagi kita semua saat ini bergantung kepada mereka. Dukungan terus diberikan kepada mereka, baik melalui doa maupun ucapan via media sosial seperti Facebook dan Twitter. “Mereka adalah orang-orang terhormat. Jika Hadiah Nobel merupakan penghargaan tertinggi di dunia ini, Fukushima 50 layak mendapatkan itu,” tulis salah satu akun di Twitter.

Tentu saja, Fukushima 50 layak untuk menjadi pahlawan dunia. Mereka bukan tokoh heroik rekaan seperti Superman dan Batman. Mereka lebih hebat dari semua pahlawan yang pernah diciptakan. Mereka adalah tokoh nyata yang punya istri, anak, kekasih, binatang peliharaan yang harus ditinggalkan demi menjalankan tugas kemanusiaan luar biasa, menyelamatkan dunia dari ancaman radiasi nuklir.

Ancaman radiasi

Sementara itu, ancaman radiasi semakin nyata. Menurut Daily Mail, jika tidak ada penanggulangan serius, bahaya radiasi akan mencapai Inggris dalam waktu dua minggu. Meskipun jarak Inggris ribuan kilometer dari Jepang, pergerakan angin dapat menyebarkan ba-han radioaktif ke berbagai penjuru dunia. Lalu, bagaimana dengan Indonesia dan negara Asia lainnya yang jaraknya lebih dekat ke Jepang. Mungkin hanya butuh beberapa hari saja, udara yang kita hirup ini terkontaminasi polutan radioaktif.

Demikian nyatanya ancaman itu menyebabkan beberapa orang mulai menghubungkan apa yang terjadi di Jepang dengan ramalan kiamat tahun 2012 seperti dalam film fiksi “2012″. Secara psikologis, reaksi itu dapat dipahami karena jika semua reaktor nuklir di Jepang meledak, tidak mustahil udara di Bumi ini akan terkontaminasi bahan radioaktif. Kehidupan manusia di planet Bu- mi ini terancam. Wajar, jika se- bagian warga memprediksi, akhir zaman akan segera terjadi. (Huminca/TR”, dari berbagai sumber)***

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.