Kekayaan Presiden dan Wapres RI naik

JAKARTA (Bisnis.com): Total harta kekayaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono  mengalami peningkatan dalam pengumuman laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).
“Tradisi ini [pengumuman harta pejabat pemerintah] baik dan diharapkan rakyat,” kata Presiden Yudhoyono saat pengumuman harta milik Presiden, Wapres dan sejumlah  menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II, hari ini.

Pada 23 November 2009, harta milik Yudhoyono tercatat sebanyak Rp7.616.270.204 dan US$269.730, sedangkan pada posisi 14 Mei 2009 baru sebesar Rp6.848.049.611 dan US$246.389.

Harta Presiden tersebut terdiri dari tanah dan bangunan, alat transportasi, barang seni dan antik,  logam dan batu mulia, benda bergerak lainnya, giro dan setara kas lainnya, tidak memiliki surat berharga, piutang serta utang nihil.

Sementara itu, harga kekayaan Wapres Boediono terhitung per 30 September 2009 sebesar Rp28.082.373.823  dan US$16.000, sedangkan poisisi pada 30 April 2009 tercatat Rp22.067.815.019 dan US$15.000.

Harta Wapres Boediono terdiri dari harta tidak bergerak, alat transportasi, harta bergerak lain, surat berharga, giro dan setara kas lainnya, serta tidak memiliki piutang serta utang.

“Pengumuman kekayaan penyelenggara negara Presiden, Wapres dan para menteri termasuk gubernur, bupati dan walikota merupakan arahan yang disepakati saya dan pimpinan KPK,” kata Yudhoyono.(er)

++++++++++++++
JANUARY 22, 2011
Gaji presiden Indonesia tertinggi ke tiga di dunia
Jadi presiden kok ngeluh soal gaji , memalukan sekali !!

TEMPO Interaktif, Dihadapan peserta Rapat pimpinan TNI dan Polri di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jumat (21/1), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono curhat soal gajinya. Presiden mengaku gajinya belum pernah naik selama tujuh tahun menjabat (2004 sampai sekarang). Tak jelas benar apa maksud Presiden mengemukakan unek-uneknya dihadapan peserta Rapim TNI dan Polri itu. Berapa gaji presiden sesungguhnya? Bagaimana dengan gaji pemimpin negara lainnya?

Berdasarkan tulisan The Economist pada Juli 2010 bertajuk “Leaders of the fee World”, Presiden Indonesia memiliki rasio besar gaji dibanding produk domestik bruto (PDB) per person per tahun di urutan ketiga dunia.

Dalam situs itu disebut, Presiden Indonesia mengantongi gaji per tahun US$ 124.171 atau setara dengan Rp 1,12 miliar atau 28 kali PDB per orang (pendapatan per kapita). Indonesia berada di urutan ketiga dunia setelah kepala negara Kenya (US$ 427.886 sekitar Rp 3,8 miliar atau 240 kali pendapatan per kapita) dan Singapura (US$ 2,18 juta sekitar Rp 19,8 miliar atau 40 kali pendapatan per kapita).

Pada 2005, Panitia Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan gaji kotor Presiden Yudhoyono termasuk tunjangan jabatan dan tunjangan lain adalah Rp 85.074.356 per bulan. Setelah dikurangi pajak dan potongan Rp 22.576.556, tiap bulan Presiden menerima gaji bersih Rp 62.497.800. Total setahun, Presiden Yudhoyono mendapatkan gaji sekitar Rp 749 juta. Hitungan tersebut berbeda dengan berita The Economist yang menyebut Presiden Indonesia mendapatkan sekitar Rp 1,12 miliar per tahun.

Menurut situs The Economist, Perdana Menteri Kenya Raila Odinga merupakan pemimpin negara dengan rasio gaji tertinggi dibandingkan PDB per orang atau pendapatan perkapita diukur dari daya beli masyarakat.

Sementara, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong digaji lebih dari 40 kali pendapatan per kapita di Singapura.

Berikut daftar yang dilansir The Economist pada Juli lalu:

1. Kenya
US$ 427.886 sekitar Rp 3,8 miliar
(240 kali pendapatan per kapita)

2. Singapura
US$ 2.183.516 sekitar Rp 19,8 miliar
(lebih dari 40 kali pendapatan per kapita)

3. Indonesia
US$ 124.171 sekitar Rp 1,12 miliar
(28 kali pendapatan per kapita)

4. Afrika Selatan
US$ 272.280 sekitar Rp 2,4 miliar
(26 kali pendapatan per kapita)

5. Hong Kong
US$ 513.245 sekitar Rp 4,6 miliar
(lebih dari 10 kali pendapatan per kapita)

6. Selandia Baru
US$ 271.799 sekitar Rp 2,45 miliar
(10 kali pendapatan per kapita)

7. Prancis
US$ 302.435 sekitar Rp 2,74 miliar
(sekitar sembilan kali pendapatan per kapita)

8. Amerika Serikat
US$ 400.000 sekitar Rp 3,6 miliar
(sekitar delapan kali pendapatan per kapita)

9. Jepang
US$ 273.676 sekitar Rp 2,48 miliar
(sekitar tujuh kali pendapatan per kapita)

10. Jerman
US$ 283.608 sekitar Rp 2,57 miliar
(sekitar tujuh kali pendapatan per kapita)

11. Kanada
US$ 296.400 sekitar Rp 2,68 miliar
(sekitar tujuh kali pendapatan per kapita)

12. Irlandia
US$ 287.900 sekitar Rp 2,6 miliar
(sekitar tujuh kali pendapatan per kapita)

13. Rusia
US$ 115.000 sekitar Rp 1 miliar
(sekitar tujuh kali pendapatan per kapita)

14. Australia
US$ 286.752 sekitar Rp 2,59 miliar
(sekitar tujuh kali pendapatan per kapita)

15. Inggris
US$ 215.390 sekitar Rp 1,95 miliar
(sekitar enam kali pendapatan per kapita)

16. Taiwan
US$ 184.200 sekitar Rp 1,66 miliar
(sekitar enam kali pendapatan per kapita)

17. Argentina
US$ 74.126 sekitar Rp 671 juta
(sekitar lima kali pendapatan per kapita)

18. Korea Selatan
US$ 136.669 sekitar Rp 1,23 miliar
(sekitar empat kali pendapatan per kapita)

19. Israel
US$ 120.814 sekitar Rp 1 miliar
(sekitar empat kali pendapatan per kapita)

20. Polandia
US$ 45.045 sekitar Rp 408 juta
(sekitar tiga kali pendapatan per kapita)

21. Cina
US$ 10.633 sekitar Rp 96,3 juta
(sekitar tiga kali pendapatan per kapita)

22. India
US$ 4.106 sekitar Rp 37 juta
(sekitar dua kali pendapatan per kapita)

THE ECONOMIST| KODRAT

+++++++++++

Jumat, 04/02/2011 07:53 WIB
Kenaikan Gaji Pejabat ‘Sakiti’ 31 Juta Rakyat Miskin
Herdaru Purnomo – detikFinance

Penduduk miskin di Indonesia (Foto: dok detikcom)

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melalui Komisi XI akan mengagendakan secara khusus pembahasan kenaikan gaji pejabat negara termasuk Presiden. Anggota Komisi XI Arif Budimanta menilai kenaikan gaji pejabat negara akan melukai 31,02 juta rakyat miskin yang hanya berpenghasilan Rp 232.000 per bulan.

“Isu rendahnya gaji Presiden yang memiliki tugas dan tanggung jawab yang berat dibandingkan dengan sejumlah petinggi-petinggi BUMN menjadi salah satu alasan Menteri Keuangan (Menkeu) berencana untuk menaikkan gaji Presiden,” ujar Arif ketika berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Jumat (4/2/2011).

“Pernyataan-pernyataan ini akan melukai perasaan 31,02 juta rakyat miskin di Indonesia yang penghasilannya kurang dari garis kemiskinan sebesar Rp 232 ribu per bulan di kota dan Rp 192 ribu per bulan di desa,” imbuh anggota DPR dari PDIP ini.

Menurut Arif, dengan gaji para pejabat yang demikian besar termasuk Presiden, seharusnya sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Tetapi memang, sambung Arif, tak akan pernah bisa cukup untuk memenuhi keinginan manusia yang tidak terbatas.

“Oleh karena itu, daripada berpolemik untuk menaikkan gaji Presiden lebih jauh lebih terhormat dan manfaat berfikir untuk mengurangi jumlah penduduk miskin sambil meningkatkan standar hidup rakyat kecil dari garis kemiskinan yang kurang manusiawi,” katanya.

Arif menilai hal itu sama halnya dengan pemberian remunerasi yang ternyata tidak diikuti oleh peningkatan pelayanan publik secara signifikan. Bahkan, sambungnya, justru muncul kepermukaan bukannya prestasi tetapi malah serangkaian kasus-kasus korupsi di berbagai Kementerian dan Lembaga.

“Sebagai contoh kebijakan remunerasi Kementerian Keuangan, rata-rata PNS Kemenkeu menerima pendapatan paling sedikit Rp 10 juta per bulannya. Hasilnya? menghasilkan penghasilan yang lost, menghasilkan mafia pajak Gayus Tambunan dan kebijakan fiskal yang akal-akalan dan menguntungkan pemodal dan menjadi pion terbesar liberalisasi ekonomi Indonesia,” papar Arif.

Dihubungi secara terpisah, Anggota Komisi XI Maruarar Sirait mengatakan melalui Komisi XI DPR akan mengagendakan pertemuan khusus bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara terkait peningkatan gaji pejabat ini.

“Kita akan melihat lebih jauh, apa memang harus ada penyesuaian atau harus menggunakan tolak ukur pencapaian kinerja Kementerian dan Lembaga masing-masing,” jelasnya.

Ia mengharapkan, adanya kenaikan gaji para pejabat harus dilakukan secara adil dan mengedepankan rakyat banyak. Disamping itu, Maruarar meminta Menteri Keuangan untuk membuka secara luas dan transparan kepada publik masing-masing besaran gaji pejabat saat ini dan kenaikannya.

Sebelumnya, pemerintah tahun ini rencananya akan menaikkan gaji presiden dan 8.000 pejabat negara. Kenaikan ini dilakukan karena sudah ada anggarannya. Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan kenaikan gaji pejabat negara tidak akan membebani APBN. Pasalnya, beban APBN lebih berat jika dibandingkan dengan kinerja yang buruk pejabat negara akibat kurangnya gaji.

2 Responses to “Kekayaan Presiden dan Wapres RI naik”

  1. kalau mengukur asset seseorang atau group dengan uang fiat pasti tidak jelas , nambah atau berkurang , krn uang fiat selalu kemakan inflasi. Lain halnya jika diukur dg dinar(emas) atau perak (dirham) karena nilainya stabil. Emas perak adalah uang sejati. Tahun 2007 , 1000 dinar senilai 1 milyar rp , thn 2013 , 1000 dinar senilai 2,2 milyar rp.

Trackbacks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 81 other followers

%d bloggers like this: