Kementrian Agama ??? (Pantes banyak birokrat korup dan setan berkeliaran di Departemen Agama )
Mengapa bukan kementrian Kesehatan ???
+++++
Detik Senin, 16/08/2010 15:57 WIB
5 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Tergemuk
Herdaru Purnomo – detikFinance
Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan terdapat lima Kementerian Negara dan Lembaga (K/L) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2011 yang mendapatkan alokasi anggaran yang cukup besar.
Alokasi anggaran terbesar ditempatkan pada Kementerian Pekerjaan Umum dengan alokasi anggaran sebesar Rp 56,5 triliun.
“Dapat saya kemukakan bahwa, berdasarkan prioritas RKP 2011 dengan mempertimbangkan tugas pokok dan fungsi Kementerian Negara dan Lembaga dalam RAPBN 2011, terdapat beberapa Kementerian Negara dan Lembaga yang mendapat alokasi anggaran cukup besar,” kata SBY.
SBY menyampaikan hal tersebut dalam pidato penyampaian keterangan pemerintah tentang RUU APBN 2011 dan Nota Keuangan di Gedung DPR-RI, Senayan, Jakarta, Senin (16/08/2010).
Ia memaparkan, pertama atau yang terbesar dialokasikan yakni kepada Kementerian Pekerjaan Umum, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 56,5 triliun. Kemudian kedua, Kementerian Pendidikan Nasional sebesar Rp 50,3 triliun.
“Ketiga, Kementerian Pertahanan sebesar Rp 45,2 triliun. Keempat, Kementerian Agama yang sebesar Rp 31 triliun dan kelima yakni Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebesar Rp 28,3 triliun,” paparnya.
Lebih lanjut SBY menyampaikan dari rencana alokasi anggaran belanja Kementerian Negara dan Lembaga (K/L), masing-masing akan dipilah menjadi bagian.
“Yakni sebesar Rp 120,4 triliun atau 29,3% yang direncanakan untuk mendukung program dan kegiatan di bidang politik, hukum, dan keamanan. Lalu sebesar Rp 161,2 triliun atau 39,3%, akan digunakan untuk mendukung berbagai program dan kegiatan di bidang perekonomian,” tambahnya.
Sementara itu, lanjut SBY program lainnya di bidang kesejahteraan rakyat akan mendapatkan dukungan alokasi anggaran sebesar Rp 128,8 triliun, atau 34,4% dari keseluruhan belanja Kementerian Negara dan Lembaga.