PT KIANI Kertas alias PT Kertas Nusantara belum bayar gaji


Apakah perusahaan PT Kiani Kertas yang sekarang bernama PT Kertas Nusantara masih dipegang oleh Prabowo Subianto ?? (lihat kerajaan bisnis Prabowo di http://prabowosubianto.info/v2/?p=366) Apakah uang gaji karyawan ludes akibat dipakai kampanye Gerindra dan kampanye presiden Mega -Prabowo ( Mega Pro) beberapa bulan yang lalu ???

+++
Kompas.Sabtu, 24 Oktober 2009 | 04:45 WIB

Samarinda, Kompas – PT Kertas Nusantara mengakui belum membayar upah 1.100 buruh sejak Agustus, bukan sejak Juli. Upah yang tertunda itu dianggap utang perusahaan yang pasti dibayar. Pelunasannya menunggu perusahaan beroperasi kembali agar ada pemasukan untuk membayar upah buruh.

Hal itu dikemukakan Jakariya, Superintendent Community Affair PT Kertas Nusantara, di Mangkajang, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Jumat (23/10). ”Kami minta buruh bersabar. Kami berupaya mencari investor baru agar perusahaan beroperasi,” katanya.

Menurut Jakariya, perusahaan berhenti beroperasi sejak Oktober 2008. Desember tahun lalu, sebagian besar buruh dirumahkan. Yang masih bekerja di pabrik hanya 270 orang. Buruh yang dirumahkan diberi upah pokok, tunjangan lokasi, sewa rumah, dan separuh dari uang fasilitas kebutuhan penunjang. Hal itu dipenuhi sampai Juni 2009.

Upah bulan Juli, menurut Jakariya, hanya dibayar separuh dari upah pokok. Upah dibayarkan pada 31 Agustus. Namun, yang dibayar cuma buruh berjabatan supervisor ke bawah. Di atas jabatan tadi tidak dibayar.

”Upah bulan Agustus dan September memang belum kami penuhi, tetapi sedang diupayakan,” kata Jakariya.

Perusahaan yang dulu bernama PT Kiani Kertas itu tidak sanggup lagi memenuhi kewajibannya karena produksi terhenti sehingga aliran keuangan minim. Perusahaan menghentikan produksi sebab harga bubur kertas di pasar dunia tinggal 560 dollar AS, setara dengan biaya produksinya. Apabila produksi dilakukan, perusahaan tambah rugi.

Sekretaris Serikat Pekerja Perkayuan dan Perhutanan Indonesia PT Kertas Nusantara Fathul Rahman mengatakan, buruh sangat menginginkan perusahaan beroperasi lagi. ”Kami juga berharap hak-hak kami dilunasi untuk memenuhi kebutuhan hidup,” katanya.

Buruh memerlukan upah untuk membayar sewa rumah, listrik, air, pendidikan, membeli kebutuhan hidup, dan mencicil pelunasan kredit.

Jakariya mengatakan, perusahaan membolehkan buruh bekerja di tempat lain sampai dipanggil kembali saat perusahaan beroperasi. ”Kami siap memberi jaminan kepada pihak pemberi kredit agar buruh tidak terbebani cicilan,” katanya.

Pengamat ekonomi dari Universitas Mulawarman, Samarinda, Aji Sofyan Effendi, menyarankan, perusahaan mencari pasar baru. Krisis keuangan global tidak sepenuhnya memukul pasar kertas dunia. Apabila pasar selama ini, yaitu Amerika Serikat, Australia, dan Eropa, ambruk, perusahaan seharusnya menjual produk ke Asia Tengah, bahkan dalam negeri.

Aji Sofyan menilai, PT Kertas Nusantara bisa diselamatkan oleh perusahaan atau pengusaha yang berminat mengakuisisi. Pengakuisisi bisa menggandeng investor baru atau menjalankan penuh perusahaan, tetapi dengan manajemen yang lebih baik

3 Comments to “PT KIANI Kertas alias PT Kertas Nusantara belum bayar gaji”

  1. bagaimana nasib para buruh?
    apa sgampang itu mbiarkan para buruh mcari pkerjaan lain
    smentara,lowongan pkerjaan di masa skrg ini sulid.
    sharus nya,pihak yg btanggung jawab, mmikir kan nasib para pegawai nya !!

  2. maju kiani forever

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: