Malaysia Investasi Sawit Rp 1,7 Triliun di Jawa Barat


Apa bisa ekonomis ??
+++
Jum’at, 30 Oktober 2009 | 17:18 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung – Investor asal Malaysia berencana menanamkan Rp 1,7 triliun di bidang pengembangan kelapa sawit di kawasan Jawa Barat selatan. Realisasi investasi ini bakal dimulai pada tahun ini hingga 2014. saat ini rencana investasi itu tengah dalam proses administrasi penanaman modal asing (PMA).

“Sekarang sedang dalam proses pembenihan. Sudah riil, mungkin pada 2009 ini diupayakan bisa dua ribu hektare dulu,” ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Jawa Barat, Iwa Karniwa, di Bandung, Jumat (30/10).

Saat ini kawasan Jawa Barat tengah membuka peluang investasi agribisnis di bagian selatan provinsi itu. Lokasi yang ditawarkan berupa lahan-lahan kurang produktif yang pada umumnya relatif gundul seperti di Cianjur, Garut, Tasikmalaya, hingga Ciamis, termasuk di Majalengka hingga Kuningan.

Investor asal Malaysia itu tidak hanya sebatas mengembangkan kebun saja tapi termasuk pabrik pengolahannya. Lahan yang dibutuhkan sendiri masih dihitung. “Sementara lokasinya kita fokus dulu di Garut, mungkin bisa melebar ke Cianjur Selatan dan Sukabumi Selatan,” ucap Iwa.

Iwa mengatakan, kebun sawit tersebut tidak akan menyentuh hutan yang berada di bagian selatan Jawa Barat. Pihaknya mempertimbangan sisi konservasi dan tata ruang yang sudah disepakati bersama. Lahan bakal kebun sawit tersebut kini tengah diverifikasi dari sisi tata ruang dan konservasi. “Justru kita mengoptimalkan tanah-tanah kurang produktif yang pada umumnya relatif gundul,” ujar dia.

Iwa menambahkan, pihaknya menargetkan dengan investasi itu dapat membawa efek berganda bagi warga di sekitar kebun itu. “Kita coba optimalkan mengejar penyerapan tenaga kerja melalui investasi,” tutur Iwa.

Catatan Badan Koordinasi, Malaysia kini menempati peringkat lima dalam besaran investasi di Jawa Barat. Posisi pertama hingga ke empat berturut-turut diduduki Korea Selatan, Jepang, serta Singapura. Realisasi PMA/PMDN di Jawa Barat hingga September 2009 sudah mencapai Rp 19,6 triliun. Angka realisasi itu dihitung dari investasi yang telah mengantongi Iain Usaha Tetap. Namun, angka realisasi itu belum menghitung investasi sawit dari Malaysia tadi.
++

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: