Jumlah SMK hampir sama dengan SMA


Senin, 30/11/2009 19:55 WIB

JAKARTA (bisnis.com): Perbandingan jumlah SMK kini hampir sama dengan SMA yaitu 49:51 dan pertumbuhan jumlah sekolah kejuruan dalam lima tahun terakhir cukup signifikan.

Joko Sutrisno, Direktur Pembinaan SMK Depdiknas, mengatakan pada 2005 baru ada 4.500 SMK, tapi sekarang jumlahnya melonjak sudah mencapai 7.700 sekolah.

“Akibatnya untuk SMK [sekolah menengah kejuruan] kini kekurangan tenaga guru,” ungkapnya di Jakarta hari ini.

Direktorat Pembinaan SMK Depdiknas mencatat jumlah siswa SMK kini tidak kurang dari 3,6 juta siswa dan 850.000 siswa di antaranya kini duduk di kelas III.

Menurut Joko, strategi pengembangan SMK sudah bukan lagi pada ranah pertumbuhan, melainkan pada upaya peningkatan mutu. Sasarannya kini menukik pada peremajaan peralatan praktik, peningkatan mutu guru serta metodologi pembelajaran yang berkualitas.

“Anggaran kami yang dipatok pada Rp1,4 triliun akan dititikberatkan pada peningkatan mutu sekolah. Dari situ akan mengarah secara langsung pada peningkatan kualitas guru dan siswa lulusannya,” ujarnya.

Dalam upaya meningkatkan kompetensi siswa SMK, pemerintah menargetkan 70% SMK memenuhi standar nasional pendidikan (SNP) serta berakreditasi minimal B. Pemerintah menargetkan rasio SMK mampu melampaui SMA.

“Sedikitnya 70% lulusan SMK diharapkan bekerja di sektor formal pada tahun kelulusan, dan semua SMK diharuskan memiliki industri pasangan mengingat murid SMK kini sudah mampu membuat produk industri mulai dari elektronika, komputer, otomotif dan lainnya.”

Tetapi Joko juga mengakui untuk meningkatkan mutu SMK tidak semudah membalik telapak tangan. Kendala terberat justru ada pada pertumbuhan tidak seimbang antara siswa dan guru. Dengan jumlah siswa 3,6 juta yang ada saat ini, SMK dipastikan mengalami kekurangan guru sampai 10.000 orang.

Mendiknas telah berjanji akan mencari solusi karena pendidikan vokasional ini dianggap mampu turut serta mendongkrak ekonomi kreatif di Ttanah Air.

Sebanyak 10.000 guru SMK kini dibutuhkan dan pihaknya akan memenuhi kekurangan tenaga pengajar dengan bekerjasama dengan perguruan tinggi yang relevan agar mengirimkan mahasiswa tingkat akhir untuk mengajar di SMK. (tw)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: