Ancora Indonesia Dapat Pinjaman US$ 21 juta


02/12/2009 08:25:58 WIB
JAKARTA, INVESTOR DAILY
PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mendapat pinjaman senilai US$ 21 juta dari PT CIMB Niaga Tbk (BNGA). Dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kepemilikan saham perseroan pada PT Bormindo Nusantara dan suntikan dana untuk PT Multi Nitrotama Kimia (MNK).

“Pinjaman dari CIMB Niaga bertenor enam tahun dengan jaminan saham kami di Bormindo,” kata Direktur Keuangan Ancora Indonesia Meliza Musa di sela rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (1/12).

Ancora membutuhkan total dana sekitar Rp 331,74 miliar untuk peningkatan kepemilikan saham di Bormindo dan capital injection MNK. Selain dibiayai oleh CIMB Niaga, Ancora akan membayar tunai dari dana hasil penerbitan saham baru (rights issue). Perseroan berharap meraup dana segar dari hasil rights issue sebesar Rp 117,58 miliar.

Sebelumnya, Ancora telah meningkatkan kepemilikan sahamnya pada MNK menjadi hampir 50% dari sebelumnya 40%. Perseroan juga menguasai 60% saham Bormindo.

Meliza mengungkapkan, MNK kini mengontribusi sekitar 70% terhadap total pendapatan Ancora, sedangkan Bormindo sekitar 30%. Sementara itu, anak usaha Ancora yang baru, yaitu Ancora Shipping belum beroperasi. Ancora Shiping akan mengkaji ulang kontrak-kontrak yang sebelumnya diperoleh oleh perusahaan.

Untuk pengembangan MNK, Ancora akan meningkatkan kapasitas produksi amonium nitrat dengan membangun pabrik baru. Perseroan mengalokasikan belanja modal pada 2010 sebesar US$ 58 juta.

Direktur Utama Ancora Dharma Djojonegoro mengatakan, MNK merupakan satu-satunya produsen amonium nitrat di Indonesia. Amonium nitrat digunakan sebagai salah satu unsur bahan peledak untuk industri pertambangan. Kapasitas produksi tahun ini mencapai 37 ribu metrik ton.

“Kebutuhan dalam negeri Indonesia dalam setahun mencapai 180-185 ribu metrik ton, sedangkan kami baru mampu memproduksi sekitar 37 ribu metrik ton per tahun, sehingga sisanya harus impor,” ungkap Dharma.

Namun, dengan dibangunnya pabrik baru, total produksi amonium nitrat perseroan pada 2011 ditargetkan meningkat menjadi 100 ribu metrik ton per tahun.

Sementara itu, dalam RUPS kemarin, pemegang saham menyetujui penerbitan saham bonus dengan nominal Rp 100 per saham. Penerbitan saham itu bertujuan memperkuat modal perusahaan. “Untuk setiap 50 pemegang saham lama berhak mendapatkan 20 saham baru dengan nominal Rp 100 per saham,” jelas Meliza Musa.

Selain itu, perseroan harus menyesuaikan diri dengan peraturan yang menyebutkan bahwa setiap perusahaan terbuka wajib menyediakan modal ditempatkan sebanyak 25% dari modal disetor.

Penerbitan saham bonus akan menambah jumlah saham Ancora yang beredar di pasar. Saat ini, jumlah saham perseroan mencapai 1,2 miliar unit. Jika penerbitan saham bonus ini terlaksana, saham Ancora menjadi 1,765 miliar unit. (c134)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: