Indonesia butuh objek wisata khusus


Infrastruktur buruk + ada daerah syariah -demo gerombolan fundamentalis + WC umum jorok + informasi kurang = jumlah kunjungan wisata kita selalu kalah dibandingkan negara Asia lain.

++++

SEMARANG (bisnis.com): Kalahnya kunjungan pariwisata ke Indonesia dengan sejumlah negara lain di Asia ditengarai karena tidak terdapatnya objek wisata khusus bagi wisman.

Sekretaris Ditjen Pemasaran Depbudpar Noviendi Makalam mengatakan objek wisata khusus itu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisman, seperti Malaysia yang memiliki Genting Highlands dan Thailand yang memiliki Pattaya.

Data Depbudpar mencatat kunjungan wisman di Indonesia naik menjadi 5,16 juta pada tahun ini dari 5,09 juta orang tahun lalu. Di Thailand sebesar 11,74 juta orang (2008) menjadi 10,44 juta orang (2009), sedangkan di Malaysia mencapai 16,14 juta orang (2008) menjadi 19,45 juta orang (2009).

Menurut dia, objek wisata khusus itu cenderung menjadi tujuan utama wisatawan dengan berbagai potensi yang ditawarkan, meski cenderung mengabaikan tanggung jawab secara moral.

Namun, dia melanjutkan diakui atau tidak, keberadaan komunitas tertentu seperti itulah yang kemudian justru dimanfaatkan suatu negara untuk mendatangkan devisa dan keuntungan besar.

“Objek wisata khusus Genting Highlands di Malaysia menjadi daya tarik utama kedatangan wisman dan kalahnya kunjungan wisata ke Indonesia karena tidak adanya objek seperti itu,” ujarnya kepada Bisnis hari ini di sela-sela Forum Konsolidasi dan Koordinasi Pemasaran Pariwisata. (tw)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: