Faisal Basri: SBY Terbelenggu Janjinya Sendiri


Faisal Basri: SBY Terbelenggu Janjinya Sendiri
Laporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary
Sabtu, 30 Januari 2010 | 13:23 WIB

Kompas.com/Zulkifli BJ
Faisasl Basri
TERKAIT:
Menkeu: Rapor Saya Biru
Naikkan Gaji Pejabat, SBY Inkonsisten
Presiden: Unjuk Rasa Bukan Masalah
Ambisi Pribadi atau Kelompok di Demo 100 Hari SBY?
PDI-P: Program 100 Hari Takabur
JAKARTA, KOMPAS.com — Program kerja 100 hari yang dicanangkan pemerintahan SBY-Boediono di awal pemerintahannya dinilai belum berjalan baik.

Pengamat ekonomi Faisal Basri mengatakan, program 100 hari hanya ingin menjaga tingkat popularitas di masyarakat dan tidak bermakna apa-apa. Dengan janji “100 Hari”-nya, SBY justru membelenggu diri sendiri.

“Dengan program 100 hari, sebenarnya dia (SBY) ingin menjaga tingkat popularitasnya kepada pemilih agar apa yang dilakukannya dirasakan masyarakat. SBY hanya membelenggu dirinya dengan janjinya sendiri,” kata Faisal dalam diskusi “100 Hari Pemerintahan SBY-Boediono Bidang Ekonomi” di Jakarta, Sabtu (30/1/2010).

Menurutnya, tidak ada parameter dan ukuran yang jelas untuk melakukan penilaian terhadap kinerja 100 hari pemerintah. “Output-nya juga tidak jelas, apakah hanya dengan rapat koordinasi saja sudah dianggap bekerja?” lanjutnya.

Dengan tidak adanya ukuran penilaian yang jelas mengakibatkan para menteri di Kabinet Indonesia Bersatu “seenaknya” melakukan penilaian terhadap kinerjanya sendiri. “Masak ada menteri yang iklan di surat kabar bahwa kinerjanya sudah 100 persen di 100 hari ini. Ini kan aneh, masak menilai diri sendiri,” kata Faisal lagi.

Seratus hari pertama, menurutnya, fase untuk membangun kepercayaan diri. Namun, jika di awal sudah tak menepati janji, ia khawatir masyarakat tak akan lagi menaruh kepercayaan terhadap program pemerintah. Sementara itu, pengamat ekonomi INDEF, Fadhil Hasan, menekankan, program 100 hari harus ditempatkan secara arif dan sesuai proporsi.

“Agar masyarakat tidak over-ekspektasi dan pemerintah juga jangan membuat program yang mustahil dilaksanakan dalam 100 hari,” ujar Fadhil.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: