S&P Lebih Khawatirkan Masalah Politik RI Ketimbang Ekonomi


Kamis, 18/02/2010 08:35 WIB
S&P Lebih Khawatirkan Masalah Politik RI Ketimbang Ekonomi
Ramdhania El Hida – detikFinance

Jakarta – Lembaga pemeringkat Standard & Poor’s diyakini akan segera menaikkan peringkat Indonesia jika melihat perbaikan infrastruktur yang selalu digembar-gemborkan pemerintah Indonesia selama ini berjalan dengan baik.

Namun menurut Ekonom Danareksa Research Institute Purbaya Yudhi Sadewa, lembaga pemeringkat ini belum menaikkan peringkat Indonesia karena terganjal kasus bailout Bank Century bukan permasalahan ekonomi Indonesia yang dianggap telah sehat.

“Saya sempat berdiskusi dengan orang dari S&P selama 2 jam, mereka concern itu di politik, kalau ekonomi mereka tidak ada concern,” ujarnya saat ditemui detikFinance usai seminar di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (17/2/2010).

Purbaya mengungkapkan banyak investor asing mengeluhkan kasus bailout Bank Century kepada pihak S&P. Hal inilah yang membuat S&P beranggapan kasus tersebut dapat mengganggu perekonomian Indonesia di masa datang.

“Jadi, S&P itu sebagai corong investor asing yang banyak mengeluhkan kasus tersebut. Makanya S&P melihat adanya kekhawatiran kasus ini bisa mengganggu ekonomi Indonesia ke depan,” ujarnya.

Namun, Purbaya menyatakan S&P akan menaikkan peringkat Indonesia jika perbaikan infrastruktur di Indonesia berjalan. Hal ini memberikan indikasi kasus bailout Bank Century tidak mengganggu investasi yang masuk ke Indonesia.

“Kan pemerintah gembar-gembor dengan adanya Infrastucture Summit 1, 2. Buktikan kalau ada perbaikan infrastruktur,” tegas Purbaya.

Sebelumnya, S&P dikabarkan menolak untuk menaikkan peringkat Indonesia karena politisasi kasus bailout Bank Century. Politisasi bailout tersebut dikhawatirkan menimbulkan ketidakpastian di Indonesia.

S&P pada Oktober 2009 lalu menaikkan outlook Indonesia menjadi ‘positif’, dengan peringkat sovereign untuk utang valas dalam jangka panjang ke ‘BB-‘ dan peringkat utang dalam rupiah ke ‘BB+’. Kenaikan outlook itu sehubungan dengan ekspektasi pengurangan utang dan kehati-hatian manajeman fiskal yang dilakukan pemerintah.

(nia/qom)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: