Hino garap mobil militer nasional


Hino garap mobil militer nasional
Rabu, 28/04/2010 11:32:33 WIBOleh: Siti Munawaroh
DENPASAR (Bisnis.com): PT Hino Motor Manufacturing Indonesia (HMMI), produsen kendaraan truk merek Hino, memperluas pasar dengan menjajaki segmen baru dengan memasok sasis dan mesin mobil militer nasional.

Presiden Komisaris PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) Gunadi Sindhuwinata mengatakan sasis dan mesin Hino dinilai pas untuk memenuhi kebutuhan mobil militer Tentara Nasional Indonesia (TNI) karena memiliki tingkat kandungan lokal yang tinggi.

“Hino dipilih karena kandungan lokalnya tinggi, mencapai 70%. Sasis dan mesin bisa saja disuplai merek lain asalkan local content-nya tinggi,” katanya ketika dikonfirmasi, hari ini.

HMMI merupakan perakit kendaraan truk Hino dengan fasilitas pabrik di Purwakarta, Jawa Barat. Adapun HMSI adalah pemasar kendaraan Hino.

Gunadi menegaskan kendaraan militer harus memenuhi kandungan lokal hingga 75%. Sementara itu, sasis keluaran Hino saat ini menggunakan baja produksi PT Krakatau Steel, BUMN baja nasional.

Gunadi yang juga selaku Ketua Umum Asosiasi Industri Pertahanan Otomotif (AIPO) mengatakan kendaraan militer nantinya akan dirakit oleh perusahaan lokal berdasarkan spesifikasi dari Kementerian Pertahanan.

Gunadi menegaskan, mobil militer nantinya akan dirakit oleh perusahaan lokal dengan spesifikasi dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Beberapa perusahaan ‘plat merah’ dikabarkan siap terjun untuk ikut menggarap proyek ini, antara lain PT Dirgantara Indonesia (DI) dan PT Pindad.

Selain itu, beberapa perusahaan swasta juga siap terjun ke proyek ini dengan melebur ke dalam AIPO.

“Seluruh anggota asosiasi tengah mengembangkan produk kendaraan khusus militer. Untuk prototipe yang disiapkan, menggunakan pasokan sasis dari Hino yang sudah diproduksi lokal,” jelasnya.

Dalam menciptakan produk ini, lanjut Gunadi, asosiasi juga menggandeng PT Pindad dan perusahaan karoseri nasional untuk memenuhi kebutuhan kendaraan militer domestik.

Setidaknya sekitar 9-12 varian akan diciptakan, dimana satu unit prototipe kendaraan menyerap kebutuhan dana mencapai lebih dari Rp1 miliar. Nilai kendaraan tersebut diharapkan terus menurun, seiring permintaan yang diproyeksikan bertumbuh sehingga skala ekonomis terpenuhi.

“Prototipe mobil militer telah diproduksi. Untuk produksi perdana kendaraan militer ini diharapkan terwujud pada tahun ini. Produsen, tinggal menunggu pencairan anggaran dari Kemenhan,” tukasnya.

Gunadi melanjutkan, potensi pasar mobil militer diperkirakan mencapai sekitar 3.000 unit per tahun secara nasional.

Dengan produk ini, tegas Gunadi, kebutuhan kendaraan militer yang masih banyak dipenuhi dari pasar impor diharapkan bisa dialihkan ke industri lokal secara perlahan. (mrp)


Site Meter

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: