Pengambilalihan Inalum butuh US$723 juta


Manufaktur » Pengambilalihan Inalum butuh US$723 juta
Pengambilalihan Inalum Butuh US$723 Juta
Oleh Antara | 01 January 2011 E-mail Print PDF
Bisnis Indonesia

JAKARTA: Pengambilalihan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) setelah pemerintah Indonesia memutuskan mengakhiri master agreement antara RI dan Konsorsium Pengusaha Alumunium Jepang diperkirakan memerlukan US$723 juta.
Berdasarkan Laporan Refleksi Akhir Tahun Kementerian BUMN yang diterima Antara hari ini, US$723 juta itu diperlukan untuk menyelesaikan pemberhentian master agreement dan proses pengalihan Inalum.

Sedangkan terkait aspek hukum, Kementerian BUMN mengemukakan diperlukan pembentukan PT Inalum baru melalui peraturan pemerintah (PP) yang disertai dengan perangkat legal lain yang diperlukan.

Sementara terkait aspek operasional dan teknologi, diperlukan pembahasan lintas pemangku kepentingan mengenai posisi Inalum beserta dengan rencana pengembangannya ke depan.

Pengembangan tersebut khususnya untuk mendukung keunggulan kompetitif Indonesia dalam industri berbasis teknologi yang sangat membutuhkan alumunium.

Kementerian BUMN juga mengemukakan bahwa PT Inalum adalah satu-satunya alumunium smelter di kawasan Asia Tenggara dengan prospek yang sangat baik.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, PT Inalum merupakan kerja sama antara RI dengan Konsorsium Pengusaha Alumunium Jepang (NAA) sejak 1975 dan berakhir pada 2013 dengan kemungkinan perpanjangan.

Sementara itu, master agreement yang menjadi dasar PT Inalum dinilai memiliki banyak hal yang merugikan Indonesia.

Sejumlah hal yang merugikan tersebut a.l. alokasi penjualan diutamakan ke Jepang dan keterbatasan opsi dalam upaya untuk memanfaatkan Inalum dalam mengembangkan industri alumunium nasional dari hulu ke hilir.

Untuk itu, pemerintah telah memutuskan mengakhiri master agreement melalui Surat Meneg BUMN selaku Pemerintah kepada ketua Otorita Asahan No S-655/MBU/2010 tanggal 29 Oktober 2010.

Selanjutnya, pada 2013 diharapkan terealisasi pengakhiran master agreement dan pengambilalihan Inalum sepenuhnya oleh RI dengan kemungkinan kerja sama dengan investor dalam mekanisme baru yang lebih baik. (er)

Tags:ambil alihinalumkementerian bumnus$723 juta
Add comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: