Polisi Bantah Terlibat Dalam Aksi Kekerasan Terhadap Ahmadiyah


detikNews » Berita

Senin, 14/02/2011 05:46 WIB
Polisi Bantah Terlibat Dalam Aksi Kekerasan Terhadap Ahmadiyah
Adi Nugroho – detikNews

Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia dinilai terlibat dalam aksi-aksi kekerasan yang dialami warga ahmadiyah sejak 2001 hingga 2011. Kepolisian pun membantah tegas hal tersebut.

“Itu semua tidak benar,” kata Kabid Penum Mabes Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar ketika dikonfirmasi detikcom, Minggu (13/02/11).

Hari ini, LBH Jakarta beberkan keterlibatan kepolisian dalam aksi-aksi kekerasan terhadap warga Ahmadiyah. Menurut LBH Jakarta, keterlibatan kepolisian itu terbagi menjadi empat level, yakni infliction, instigation, consent dan acquiescence.

Infliction adalah menimbulkan penderitan, penghukuman dan pengalaman pahit. Dalam hal ini LBH mencontohkan polisi terlibat dalam pengrusakan bangunan masjid dan rumah di Manis Lor, Jalaksana, Kuningan, Jawa Barat pada 2010, lalu di Parung pada 2005 dan Makassar 2011.

Untuk level instigation atau dorongan, LBH Jakarta mencontohkan penyerangan Ahmadiyah di Parung pada 2005. Kala itu polisi menyopiri mobil polisi yang dinaiki dan digunakan massa penyerang.

Sementara pada level consent atau persetujuan dicontohkan peristiwa Lombok 2002, Manis Lor 2010, Parung 2005, dan Cisalada 2010 maupun Cikeusik 2011, dalam rentang 1-3 bulan sebelum peristiwa penyerangan, aparat Muspida dan Muspika telah memberikan persetujuan atas tekanan-tekanan pihak-pihak perencana serangan untuk mengusir dan membubarkan Ahmadiyah dan kegiatan-kegiatannya.

Dan pada level acquiescence atau persetujuan diam-diam dicontohkan peristiwa pembakaran rumah di hampir semua peristiwa nyata-nyata disaksikan oleh aparat kepolisian, namun polisi melakukan pembiaran.

Selain membantah bahwa tuduhan itu tidak benar, Boy juga menegaskan bahwa kepolisian telah bekerja dengan sebaik-baiknya. “Polisi telah menangani masalah-masalah itu dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tugas pokoknya,” tegasnya.

(adi/mad)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca Juga :
Polisi Dianggap Tak Jalankan Protap Internal dalam Kasus Ahmadiyah
Penyerangan Ahmadiyah Didanai, Polisi Harus Bongkar Aktor Intelektual
TPM: Warga Cikeusik Tak Kenal Pemberi Salam Tabik pada Pemvideo
TPM: Warga Diberi Pita untuk Bedakan dengan Ahmadiyah
Share
(12) KomentarKirim KomentarDisclaimer
logika simpel 14/02/2011 06:36 WIB
standar ciri-ciri Muslim yang baik : tetangga merasa aman bertetangga… » Selengkapnya
pengamat agama 14/02/2011 06:25 WIB
polisi juga manusia, jangan suruh musang jaga ayam. … » Selengkapnya
baggeng 14/02/2011 06:24 WIB
lbh jangan lagi membela klmpok yg menyesatkan, udah jelas dilarang… » Selengkapnya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: