‘Perketat konsumen rokok dalam RUU’


‘Perketat konsumen rokok dalam RUU’
Bisnis 16 Februari 2011
OLEH TOMY SASANGKA
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Aliansi Masyarakat
Tembakau Indonesia mendesak
agar RUU tentang Pengendalian
Dampak Produk Tembakau terhadap
Kesehatan memperketat
batasan penjualan rokok.
Ketua Umum AMTI Sudarya
mengatakan pengetatan tersebut
dapat dilakukan antara lain dengan
memuat pasal yang melarang
penjualan produk tembakau
atau rokok kepada anak di
bawah umur.
”Larang penjualan produk
tembakau kepada anak di bawah
usia 18 tahun,” ujarnya di jakarta
awal pekan ini.
AMTI pekan lalu telah memenuhi
undangan Badan Legislasi
(Baleg) DPR untuk memberikan
masukan perumusan naskah
RUU Pengendalian Dampak Produk
Tembakau terhadap Kesehatan.
AMTI, menurut Sudaryanto,
secara tegas menyatakan bahwa
produk tembakau memiliki risiko
kesehatan. Oleh karena itu,
lanjutnya, organisasi tersebut
menyampaikan keprihatinan atas
permasalahan anak merokok di
Indonesia.
Namun, AMTI juga meminta
Baleg DPR uturut mempertimbangkan
juga keberadaan industri
tembakau yang menjadi tumpuan
jutaan tenaga kerja. Di
samping itu juga melihat skala
dan peran industri tembakau
bagi perekonomian nasional
yang tidak dapat disamakan dengan
negara-negara lain.
Sudaryanto menegaskan bahwa
AMTI menegaskan tidak antiregulasi,
bahkan mendukung
dan mendorong terciptanya kerangka
hukum yang memberikan
kepastian usaha yang adil.
“Kami percaya bahwa RUU
yang adil dan berimbang akan
menciptakan stabilitas bagi semua
pihak yang terlibat di dalam
sektor tembakau. Selain itu, dapat
menjadi pemersatu semua
pihak terkait, termasuk pabrikan,
petani tembakau dan cengkih,
pemerintah, DPR, dan organisasi
pemerhati kesehatan
masyarakat,” tuturnya.
Dia menambahkan AMTI sendiri
telah menyampaikan naskah
RUU Pengendalian Produk Tembakau
berikut naskah akademisnya
kepada DPR pada 6 Desember
2010.
Naskah RUU tersebut merupakan
hasil perumusan dan
pengkajian Pusat Studi Ekonomi
Kerakyatan Universitas Gadjah
Mada, Yogyakarta.
Dalam naskah RUU itu, antara
lain dimuat materi soal pelarangan
penjualan produk tembakau
kepada anak di bawah 18 tahun,
pembatasan iklan dan promosi
dan sponsorship produk tembakau
yang lebih ketat.
Selain itu, pembatasan ruang
merokok dengan memperhatikan
hak nonperokok dan hak
perokok; dan pencantuman tulisan
peringatan yang lebih besar
dan jelas pada kemasan produk
tembakau.
Materi lainnya adalah pembinaan
bagi petani tembakau dan
cengkih serta pembentukan Badan
Tembakau Indonesia yang
berfungsi sebagai badan pengawas
regulasi atas segala hal
yang berkaitan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: