Beda Mesin, Merpati Tak Mau Dibandingkan dengan Susi Air


detikFinance » Ekonomi Bisnis

Rabu, 16/03/2011 17:07 WIB
Beda Mesin, Merpati Tak Mau Dibandingkan dengan Susi Air
Whery Enggo Prayogi – detikFinance

Pesawat Susi Air (dok)

Jakarta – Menteri BUMN Mustafa Abubakar sempat mengungkapkan keresahannya karena pangsa pasar PT Merpati Nusantara Airlines tergerus oleh maskapai Susi Air. Tapi nyatanya, Merpati tak mau dibandingkan dengan Susi Air karena memiliki pesawat beda jenis.

Chief Executive Officer Merpati, Sardjono Jhony Tjitrokusumo mengaku, Merpati kini masih menjadi maspakai penerbangan perintis utama di Indonesia. Maskapai pelat merah ini juga masih menguasai 50% pangsa pasar penerbangan perintis.

Ia menegaskan, Merpati tidak bisa dibandingkan dengan maskapai lain. Bahkan Susi Air sekalipun, yang diklaim Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengambil pasar perseroan.

Alasannya, Susi Air dan banyak maskapai kecil lainnya, beroperasi dengan rute pendek dan berbasis single engine. “Pesawat mereka single engine. Pesawat kecil-kecil. Tidak bisa dari Jakarta-Surabaya atau Jakarta-Ujung Pandang,” jelasnya.

“Mengoperasikan single engine ada aturannya. Double engine juga aturannya ada. Kalau mau dibandingkan, hasil auditnya. Supaya lebih terbuka. Kami siap untuk itu,” kata Sardjono kepada detikFinance usai RDP bersama Deputi bidang Infrastruktur & Logistik Kementerian BUMN dengan Komisi VI DPR, Jakarta, Rabu (16/3/2011)..

Dengan semakin majunya maskapai swasta kecil, dengan rute jarak pendek antar kota, perseroan mengaku tidak akan ikut-kutan. Merpati tetap fokus pada layanan yang selama ini berjalan, sesuai arahan PPA. Salah satunya mengedepankan layanan kelas premium, dengan layanan penuh (full services).

“Selama ini penerbangan perintis ditender. Peserta tebner banyak, ada Trigana, Susi Air, dll. Dan ini, 50% masih punya Merpati,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, Maskapai penerbangan Susi Air secara perlahan telah mengambil pangsa pasar Merpati Nusantara Airlines. Susi Air kini menjadi pesaing langsung dari maskapai Merpati yang merupakan milik pemerintah.

“Sekarang itu dipegang pangsa pasarnya Susi Air. Pangsa pasar Merpati diambil Susi Air,” kata Mustafa saat berkunjung ke kantor detikcom beberapa waktu lalu.

(wep/qom)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Merpati Tak Lagi Rugi di 2012
Nasib Suntikan Rp 600 Miliar untuk Merpati Ditangan DPR
Wow!! Susi Air Salip Merpati

Share
(11) Komentar Kirim Komentar Disclaimer
trisno16/03/2011 20:06 WIB
Merpati diurus sarjana2 ada s1. s2, s3 dst tetapi pada korup bandingkan… » Selengkapnya
penasihatsenior16/03/2011 18:55 WIB
Bukan beda kelas, tapi lebih tepatnya beda ukuran atau size, Merpati… » Selengkapnya
erick16/03/2011 18:30 WIB
Ya beda pa menteri.. Susi air untung. Merpati rugi mana bisa… » Selengkapnya

Advertisements
Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: