Yusuf Serahkan ‘Dokumen Kejahatan’ PKS Ke KPK


PKS : partai kaum sesat ! Belagak sok alim dan bermoral , padahal doyan duit dan perempuan..minta ampun!

++++
Yusuf Serahkan ‘Dokumen Kejahatan’ PKS Ke KPK
Oleh Yusuf Waluyo Jati E-mail Print PDF
Published On: 21 March 2011
JAKARTA: Setelah diberitakan santer akan melaporkan kejahatan sejumlah elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yusuf Supendi akhirnya mewujudkan spekulasi itu. Deklarator Partai Keadilan (PK), cikal bakal PKS, ini tiba di gedung KPK tadi siang.

Dengan kemeja putih dilapisi jaket kain berwarna cokelat muda, pria sepuh mungil ini menenteng dokumen yang diduga kuat berisi bukti-bukti kejahatan para elite PKS yang salah satunya berkaitan dengan tindak pidana korupsi.

Seusai mengadu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yusuf keluar ruangan dan menyebarkan dokumen yang sebelumnya telah dia sampaikan di dalam kantor KPK pimpinan Busyro Muqoddas tersebut kepada wartawan.

Di dalam dokumen itu disebutkan Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta menggelapkan dana sebanyak Rp10 miliar. Dana tersebut dianggapnya sebagai bagian dari uang mahar sebanyak Rp40 miliar yang bersumber dari Adang Daradjatun untuk kegiatan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) DKI Jakarta pada 2007.

Selain itu, ungkapnya, elite PKS lainnya yakni Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis Syuro PKS, diduga menerima uang sebanyak Rp21 miliar dari Wiranto. Masalah ini, tulis dokumen tersebut, pernah dipublikasikan Majalah Tem

po edisi 31 Desember 2006 pada halaman 149. Namun, Hilmi saat itu membantahnya.

Pada Pemilihan Presiden 2004, elite PKS lainnya yakni Luthfi Hasan Ishaaq, ketika itu Bendahara PKS, mengelola uang sebanyak Rp34 miliar dari Jusuf Kalla.

“Saya memilih kata mengelola bukan menerima karena masing-masing memiliki makna dan implikasi tersendiri. Yang saya sampaikan adalah pengelolanya bukan penerimanya dari Pak Jusuf Kalla,” tulisnya dalam dokumen itu.

Sebagai bahan permulaan untuk KPK, jelasnya, dia menyerahkan kepada Ketua dan Pimpinan KPK sejumlah dokumen untuk dipelajari dan dicermati.

Selain itu, dia juga menyampaikan sebuah amplop kecil yang berisi surat sakti, alat bukti terkait dengan dana Rp10 miliar, nama-nama saksi yang berjumlah 12 orang terkait dengan penggelapan Rp10 miliar oleh Anis Matta dan nama pemegang bukti fisik manipulasi data donatur ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Anis yang saat itu menjabat sebagai Anggota DPR periode 2004 – 2009 bisa terkena Pasal 11 UU No. 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal 11. Pasal tersebut membenarkan KPK untuk menyelidiki, menyidik dan menuntut pelaku tindak pidana korupsi. “Saya hanya berusaha untuk menegakkan amar ma’ruf nahi munkar,” katanya.

Sebelumnya, Anis Matta menilai ada pihak tertentu yang menunggangi pendiri Yusuf Supendi untuk menggembosi partainya meski dia tidak mau menyebutkan pihak yang dimaksud.

“Ya saya tahu, tapi saya tidak mau buka. Itu etika internal,” kata Anis di Gedung DPR hari ini menanggapi tudingan Yusuf yang menyebutkan Anis Matta menggelapkan uang Rp10 miliar yang merupakan bagian dari dana Pemilukada PKS di DKI Jakarta pada 2007. (ea)

2 Comments to “Yusuf Serahkan ‘Dokumen Kejahatan’ PKS Ke KPK”

  1. Pak Yusuf Supendi VS Elit PKS, siapa yang benar ya? Biar pengadilan yang memutuskan.

  2. pks tuh partai yang haus akan jabatan dan uang..petingginya ge kerja ga bisnis tp tanahnya luas bgt, mobilnya banyak..dr mn coba..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: