Garuda Indonesia Pertahankan Emirsyah Satar sebagai Dirut


Garuda Indonesia Pertahankan Emirsyah Satar sebagai Dirut
Jumat, 29 April 2011 | 23:08
Menteri BUMN Mustafa Abubakar dan Dirut PT Garuda Indonesia Tbk Emirsyah Satar mengacungkan jempol saat mencoba kursi pesawat Airbus 330-200 yang tiba dari Toulouse, Prancis, di Hanggar Garuda Maintenance Facility, Tangerang, Banten, Sabtu (16/4). Foto: Investor daily/TINO OKTAVIANO

JAKARTA- Pemegang saham PT Garuda Indonesia Tbk memutuskan memperpanjang masa jabatan Direktur Utama (Dirut) Emirsyah Satar dan Direktur Niaga Agus Priyanto dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Jumat.

Siaran pers Garuda menyebutkan, tidak ada perubahan manajemen dalam perseroan kecuali perubahan Komisaris Independen yang kini dipegang Adi Rahman Adiwoso. Emirsyah Satar sendiri menjabat Dirut Garuda sejak 2005.

Rapat yang dihadiri sebanyak 84% pemegang saham atau mewakili 19.088.996 lembar saham juga menyetujui Laporan Keuangan Perseroan periode 31 Desember 2010.

Pada 2010 Garuda Indonesia membukukan pendapatan usaha Rp19,534 triliun, meningkat sebesar 9,4% dibanding 2009 sebesar Rp17,860 triliun. Namun pada saat yang sama perusahaan penerbangan “plat merah” ini mencatat penurunan laba bersih menjadi Rp515,5 miliar dari sebelumnya (2009) Rp1,01 triliun atau merosot 49,3%.

Selama 2010 jumlah penumpang Garuda mencapai 13 juta orang, naik dibanding 2009 sebanyak 10,3 juta penumpang.

Sementara itu kapasitas produksi (availability seat kilometer/ASK) meningkat menjadi 25,7 miliar dari 21,7 miliar seat kilometer pada 2009. Tingkat isian penumpang pada 2010 sebesar 71,7 atau menurun 1,5% dibanding 2009 sebesar 73,1%, sementara tingkat ketepatan penerbangan (OTP) sebesar 80,2%.

Pada 2010 Garuda Indonesia mendatangkan 24 pesawat baru yang terdiri atas 23 pesawat Boeing 737-800 Next Generation, dan satu Airbus A330-200.

Selain mendukung pengembangan rute dan peningkatan pelayanan Garuda, penambahan armada tersebut menjadikan usia rata-rata seluruh pesawat yang dimiliki perusahaan menjadi 8,2 tahun dari sebelumnya rata-rata 10,4 tahun.

Garuda Indonesia pada tahun lalu membuka dan menambah rute-rute baru baik di dalam maupun luar negeri, antara lain penerbangan langsung Jakarta-Tokyo, Jakarta-Sydney, Jakarta-Melbourne, Jakarta-Palu, Jakarta-Ambon, Jakarta-Ternate, di samping membuka kembali penerbangan ke Eropa/Amsterdam sejak Juni 2010. (gor/ant)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: