MR A + MR L = Huh !


MR A + MR L = Huh !

4 Juli 2011

Ditengah kemelut yang lagi menyelimuti partai berlogo bintang mercy ini, kelihatannya para politikus partai Demokrat justru makin gencar melempar jurus misterius. Sebelumnya Wasekjen Ramadhan Pohan menunding ” Mr A” dibalik skenario buruk untuk menghancurkan Partai Demokrat dan SBY lewat kasus si M Nazaruddin. Hari ini ketua DPP Partai Demokrat Gde Pasek Suardika juga mengeluarkan pernyataan teka teki, sembari membenarkan pernyataan rekannya Ramadhan Pohan dia juga meluncurkan nama misterius baru yakni ” Mr L”. Menurut Gde Pasek Suardika si ” Mr A + Mr L” lah yang mendesign skenario untuk merontokan Partai Demokrat , popularitas Mr Presiden SBY dan Sang Ketum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Sebagai awam , saya hanya bertanya apakah benar ada figur yang mendesign kemelut di Partai Demokrat atau penyebutan nama nama misterius ini hanya bagian dari upaya kontra opini publik yang sedang dijalankan oleh politisi Demokrat.

Selain mempertanyakan soal kebenaran mengenai nama misterius ini, saya juga curiga bahwa karena ketiadaan kepemimpinan politik dan juga ideologi yang kuat di pada kader politikus Demokrat, maka hal yang dapat mereka lakukan untuk menyikapi kasus dalam partai Demokrat adalah melimpahakan kesalahan kepada figur jadi jadian macam “Mr A dan Mr L ” . Entah apa lagi besok mungkin menjadi Mrs A dan Mr J ? Bagi saya sih siapapun yang melontarkan figur atau nama misterius ke publik bisa dianalogikan dengan tokoh komedi Dumb & Dumber bermain dalam dunia politik.

Berikut ini copas dari Detik.com

Senin, 04/07/2011 19:01 WIB
Tak Cuma Mr A, Demokrat Juga Sebut Mr L Tunggangi Kasus Nazaruddin
Gede Suardana – detikNews

Denpasar – Sosok Mr A yang disebut Wasekjen Partai Demokrat (PD) Ramadhan Pohan ingin mengganggu Partai Demokrat, masih misterius. Kini, Demokrat kembali melempar tudingan. Ketua DPP PD Gede Pasek Suardika menuding ada lagi Mr L yang menunggangi kasus M Nazaruddin.

“Soal Mr A itu memang benar. Mr A mendesain bersama Mr L. Keduanya beda profesi tetapi targetnya sama, yaitu three in one,” kata Ketua DPP Partai Demokrat Gede Pasek Suardika kepada detikcom melalui telepon, Senin (4/7/2011).

Apa maksudnya target three in one? Mr L dan Mr A ini membuat PD rontok, popularitas SBY anjlok dan Ketum PD Anas Urbaningrum gagal. Kedua sosok yang dicurigai PD ini menyasar ketiga target dengan menggunakan kasus Nazaruddin.

“Semua kader dan keluarga Demokrat menginginkan Nazaruddin pulang, tapi mereka malah sebaliknya dengan mencegah kepulangannya ke Indonesia. Makin lama maka makin senang karena Demokrat, SBY dan Anas bisa dijadikan sasaran empuk untuk dirusak nama baiknya,” tegas Pasek, anggota Komisi II DPR RI ini.

Tetapi Pasek meyakini upaya kedua sosok tersebut akan gagal total. “Sekarang ini banyak komponen masyarakat yang mulai memberikan informasi soal upaya penghancuran Demokrat, SBY dan Anas. Mereka sayang dengan ketiganya dan tidak mau menjadi korban permainan kotor pihak-pihak yang berambisi terhadap kekuasaan,” tegas Pasek.

Pasek menambahkan, memang dalam kasus Nazaruddin yang menjadi korban adalah Demokrat. Nama Demokrat sering dijual untuk kepentingan pribadi. Padahal masih ada ratusan ribu kader dan jutaan simpatisan Demokrat masih tetap setia dengan platform partai yang anti KKN.

“Kami yakin Demokrat sudah bangkit kembali dan masyarakat mulai paham dengan aksi pesan singkat BBM (blackberry massenger) Nazaruddin adalah permainan orang lain. Pemahaman BBM, bohong-bohong melulu bahkan juga benar-benar manipulasi,” kata Pasek.
(gds/anw)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: