Manajemen Tonijack’s kacau


Namanya juga bajak laut, wajar kalau kacau

Dari Kontan online
Link : http://industri.kontan.co.id/v2/read/1312962101/75103/Wali-Euforia-manajemen-Tonijacks-kacau
Rabu, 10 Agustus 2011 | 14:41 oleh Maria Rosita
BISNIS TONIJACK’S
Wali: Euforia, manajemen Tonijack’s kacau
dibaca sebanyak 614 kali
0 Komentar

JAKARTA. Ketua Dewan Pengarah Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (Wali), Amir Karamoy, yakin, ditutupnya gerai Tonijack’s di Solo tak lain dilatari kekacauan manajemen lama berwajah baru. Menurut Amir, Tonijack’s mengalami euforia lantaran resmi berpisah dari McD dan membentuk manajemen baru.

“Mereka telanjur merasa sukses. Saya sempat peringatkan Bambang, ini perusahaan baru yang mulai dari nol. Jangan memaksakan anak buah gaji setinggi kantor lama, masa iya seorang digaji Rp 20 juta per bulan,” kata dia. Setahu Amir, tidak ada perubahan salary dari McD ke Tonijack’s.

Perkara lain, kata Amir, utang Tonijack’s ke pengelola properti menumpuk lantaran tidak diatur. Belum lagi, pertama kali membuka gerai saat bulan puasa. “Hal seperti itu harusnya diantisipasi, kalau enggak yah jadinya menumpuk, klien ikut rugi,” ungkap dia.

Lebih lanjut Amir menegaskan, seharusnya Bambang Rachmadi tidak kembali mengembangkan ataupun terjun di bisnis serupa. Dalam post exfiry non-competition clause tertera, setelah perjanjian berakhir, termasuk bisnis waralaba, pihak yang meneken tidak boleh kembali mengembangkan bisnis sejenis dalam periode tertentu. “Itu fakta hukum, harusnya tidak boleh. Tapi yang terjadi justru Bambang bergerak di belakang layar, maka berdirilah satu per satu Tonijack’s. Ini semua ide Bambang,” papar Amir.

Sekadar catatan, setelah diputus kerja samanya dengan sejumlah mal di Jakarta, kini plang restoran cepat saji ala Amerika itu bakal dilepas dari Solo Center Point, mal di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah. Susanto Liem, Direktur PT Dutra Mitra Propertindo, pengembang Solo Center Point, memastikan telah mengurus penutupan restoran Tonijack’s. Restoran akan dibuka lagi dengan merek berbeda.

Di Solo, kata Amir, Tonijack’s sebenarnya unggul ketimbang Tonijack’s lain. Soalnya, menu yang ditawarkan lebih beragam. Tak heran saban hari restoran itu ramai dikunjungi pembeli. Sementara Tonijack’s di Surabaya, menurut Amir, masih beroperasi dua bulan lalu. “Surabaya dan bandara di Cengkareng juga belum jelas nanti kelanjutannya, apakah nasibnya sama dengan Sarinah dan Solo,” kata Amir.

Sampai saat ini KONTAN belum berhasil menghubungi manajemen dan komisaris Tonyjack’s. Amir sendiri mengaku sempat kontak dengan Bambang Rachmadi. “Kami memang berteman akrab. Tapi, saya tidak tahu bisnis apa dia (Bambang) sekarang. Cuma pas mau masuk puasa dia kirim sms ucapan,” jelasnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: