Infrastruktur di NTT Jadi Prasyarat


Kamis,
20 Oktober 2011
Infrastruktur di NTT Jadi Prasyarat
Bank Mandiri Siap Kucurkan Kredit untuk Investor

Kupang, Kompas – Infrastruktur merupakan syarat mutlak untuk menarik investor ke Nusa Tenggara Timur. Pemerintah Provinsi NTT harus menyediakan infrastruktur tersebut. Jika infrastruktur itu tidak tersedia, investor enggan masuk sehingga potensi di NTT akan sia-sia.

Ketua Dewan Pengurus Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia NTT Freddy H Ongkosaputra mengemukakan hal itu di Kupang, Rabu (19/10). ”Investor akan masuk kalau disokong pemerintah,” kata Freddy.

Ia mencontohkan, pelabuhan untuk kapal pengangkut kontainer harus siap. Jalan sebagai penghubung antarkota juga harus memadai. Begitu pula tenaga listrik yang diperlukan industri.

”Investor itu sangat jeli. Mereka tahu ada potensi luar biasa di NTT. Tapi, apakah kita siap? Kalau NTT tidak siap, investor akan lari lagi,” kata Freddy.

Infrastruktur sebenarnya bukan hanya masalah NTT. Namun, masalah di hampir seluruh Indonesia. Masalah pokok pengembangan infrastruktur Indonesia adalah ketiadaan aturan pembebasan lahan. Akibat tidak adanya dukungan infrastruktur, ongkos produksi menjadi tinggi, harga barang tinggi. Inflasi pun merangkak naik.

Berdasarkan data indikator ekonomi NTT dari Bank Indonesia, ekspor nonmigas NTT sebesar 495.151 ton dengan nilai 1,298 miliar dollar AS per Juni 2011.

Kredit

Dari sisi perbankan, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk siap mengucurkan kredit untuk investor yang akan masuk ke Nusa Tenggara ataupun industri yang ada di wilayah itu. Dengan syarat, industri dan investor itu layak bank (bankable).

Ditinjau dari potensi, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur cukup menjanjikan. Potensi di NTB yang ditawarkan adalah jagung, sapi, rumput laut, dan pariwisata. Adapun NTT menawarkan jagung, garam, dan sapi.

Vice President Area Mataram Bank Mandiri Wicaksono Hario Putro memaparkan hal itu di Lembar, Lombok Barat, Selasa (18/10) malam.

”Selama investor atau industri itu bankable, kredit akan turun. Kami tidak mau menahan kredit,” kata Wicaksono.

Menurut Wicaksono, saat ini, terdapat banyak usaha di Nusa Tenggara yang sebenarnya memadai, tetapi belum layak bank. Kondisi itu berkaitan dengan tidak adanya jaminan dari usaha itu untuk memperoleh kredit.

”Misalnya, kelompok tani. Kalau gagal, siapa yang menjamin? Kalau kami cenderung menggunakan sistem perusahaan inti dan petani plasma. Dengan demikian, ada yang menjamin,” ujar Wicaksono.

Per 30 September 2011, Bank Mandiri area Mataram, yang mencakup NTB dan NTT, menyalurkan kredit Rp 903,489 miliar. Jumlah itu terdiri dari kredit untuk wilayah NTB sebesar Rp 560,999 triliun dan wilayah NTT sebesar Rp 341,885 triliun.

Komposisi kredit tersebut hampir merata antara usaha kecil, mikro, konsumer, dan komersial. Kredit usaha kecil sebesar Rp 220,2 miliar, kredit mikro Rp 198,545 miliar, kredit konsumer Rp 245,742 miliar, dan kredit komersial Rp 238,3 miliar.

Salah satu usaha masyarakat yang belum mendapat tawaran kredit adalah ternak sapi. Kompas mendatangi kelompok peternak sapi potong Ingin Sukses di Jontlak, Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah. Kelompok yang sudah berusia 20 tahun itu hingga kini belum pernah memperoleh kredit dari bank.

”Kami menggunakan uang yang dihimpun dari anggota sendiri untuk membeli sapi. Tapi, sekarang kami sudah mulai sistem simpan pinjam untuk anggota,” kata Muhsan, Ketua Ingin Sukses.

Muhsan tidak tahu, mengapa tak pernah ada bank yang menawarkan kredit untuk kelompoknya. Bahkan, tawaran kredit usaha rakyat juga tidak ada. Kini, dengan sistem simpan pinjam, anggota kelompok yang membutuhkan dana untuk keperluan ternak dapat meminjam dengan bunga 15 persen.

Agus Heryanto, salah seorang pembina kelompok peternak di Desa Jontlak mengakui, salah satu kendala memperoleh kredit adalah jaminan.

”Kelompok ini tidak memiliki badan hukum. Mungkin itu penyebab sulit memperoleh kredit,” katanya. (IDR)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: