Sembilan perusahaan bakalan IPO


Investor Daily 25 Okt 2011

JAKARTA – Sembilan perusahaan bakal melaksanakan
penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham
hingga akhir 2011. Dengan demikian, jumlah emiten baru
tahun ini bisa mencapai 26 atau melampaui target Bursa Efek
Indonesia (BEI) sebanyak 25 emiten. Sampai saat ini, emiten
yang telah melangsungkan IPO sebanyak 17 perusahaan.
Data Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) hingga 24
Oktober menyebutkan, sembilan calon emiten
itu antara lain PT Golden Energy Mines, PT
ABM Investama, PT Atlas Resources, PT Visi
Media Asia, PT Cardig Aero Services, dan PT
Greenwood Sejahtera. (Lihat tabel)
“Semua perusahaan itu berencana listing
sebelum akhir 2011,” kata Kepala Biro Penilaian
Keuangan Perusahaan (PKP) Sektor Jasa
Bapepam-LK Gonthor Ryantori Azis kepada
Investor Daily di Jakarta, Senin (24/10).
Hal serupa juga dikatakan oleh Kepala Biro
PKP Sektor Riil Bapepam-LK Annis Baridwan.
Menurut dia, pihaknya tengah memproses
pernyataan praefektif IPO Saranacentral
Bajatama serta pernyataan efektif IPO Atlas
Resources dan Golden Energy. “Sampai saat
ini belum ada IPO yang mundur,” ujar Annis.
Sementara itu, berdasarkan publikasi calon
emiten dan para penjamin emisi (underwriter),
nilai IPO sembilan perusahaan hingga
akhir 2011 bisa mencapai Rp 14,3 triliun. Dengan
demikian, total nilai IPO 26 perusahaan
sepanjang tahun ini sekitar Rp 26,6 triliun.
Adapun sampai saat ini nilai IPO 17
perusahaan sebesar Rp 12,3 triliun.
Tahun ini, PT Garuda Indonesia Tbk
(GIAA) tercatat sebagai IPO terbesar dengan
nilai emisi Rp 4,75 triliun. Disusul IPO PT
Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) senilai Rp
3,48 triliun.
Sedangkan dari sembilan rencana IPO
hingga akhir 2011, dua perusahaan batubara
yaitu PT Golden Energy Mines (Grup Sinarmas)
dan PT ABM Investama (Grup Trakindo)
juga akan IPO dengan nilai signifikan. Golden
Energy membidik dana Rp 2-3 triliun dan
ABM Investama mengincar Rp 2,5-4,5 triliun.
Direktur Utama BEI Ito Warsito juga menegaskan,
sampai saat ini rencana IPO calon
emiten masih on track. Dia optimistis target
25 IPO tahun ini bisa tercapai. “Tidak ada calon
emiten yang menunda IPO, meskipun kondisi
pasar masih belum menentu,” tegas dia.
Menurut Ito, kondisi pasar dengan fluktuasi
tinggi hanya akan memengaruhi target harga
IPO. Sebab, underwriter akan menentukan
harga sesuai permintaan pasar. “Calon emiten
tentu mengharapkan harga tertinggi. Namun,
harga tetap ditentukan oleh pasar,” kata Ito.
Tahun depan, Ito memperkirakan kondisi
pasar tidak jauh berbeda dengan tahun ini.
Karena itu, BEI tetap menargetkan 25 emiten
baru pada 2012. Dia juga yakin minat emiten
menggelar penawaran umum terbatas (rights
issue) tetap tinggi.

Rights Issue & Obligasi
Sementara itu, berdasarkan data
Bapepam-LK, sebanyak tiga emiten
akan rights issue hingga akhir 2011.
Tiga emiten itu adalah PT Panin Financial
Tbk, PT Myoh Technology
Tbk, dan PT Central Omega Resources
Tbk.
Masing-masing emiten tersebut
menargetkan perolehan dana Rp
499,2 miliar, Rp 529,5 miliar, dan Rp
983,7 miliar. Dengan demikian, total
nilai rights issue yang tersisa hingga
akhir 2011 mencapai Rp 2,01 triliun.
(Lihat tabel).
Di sisi lain, sebanyak enam perusahaan
akan menerbitkan obligasi hingga
akhir tahun ini. Enam perusahaan
itu di antaranya PT Clipan Finance Indonesia
Tbk, PT Bank Himpunan Saudara
Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk,
dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam).
Total emisi surat utang korporasi
itu mencapai Rp 4,75 triliun.
“Target pencatatan obligasi-obligasi
tersebut tahun ini, tapi baru Clipan
Finance yang telah mendapat pernyataan
praefektif,” kata Gonthor.
Emiten Optimistis
Presiden Komisaris PT Visi Media
Asia Tbk (VIVA) Anindya Bakrie optimistis
kondisi pasar yang fluktuatif
tidak terlalu memengaruhi rencana
perseroan untuk menggelar IPO saham.
“Kami telah memikirkan hal ini
secara baik, terutama dengan kinerja
perseroan yang sudah cukup bagus,”
kata dia.
Menurut Anindya, di tengah fluktuasi
pasar dalam 18 bulan terakhir,
harga saham di industri media justru
naik 10 kali lipat.
Hal senada juga disampaikan Presiden
Direktur Visi Media Erick Thohir.
Menurut dia, prospek industri media
sangat bagus, terutama dengan
meningkatnya para pengguna media.
Visi Media adalah induk usaha ANTV,
TV One, dan situs berita vivanews.
com.
Secara terpisah, Direktur Utama
PT Cardig Aero Services Tbk Nurhadijono
Nurjadin juga yakin IPO perseroan
bisa sukses. Sebab, menurut dia,
respons investor terhadap saham perseroan
masih bagus, terutama dari
investor asing.
“Target kami, saham perdana perseroan
bisa diserap oleh investor institusi
hingga 95%, sedangkan investor
ritel 5%,” kata Nurhadijono.
Cardig Aero bergerak di bidang penyediaan
jasa industri penerbangan,
termasuk bongkar muat (ground
handling), pengurusan kargo, makanan
dan minuman dalam penerbangan,
serta keamanan dan pemeliharaan
pesawat.
Diskon Harga
Direktur Utama Bahana Securities
Eko Yuliantoro mengakui, kondisi pasar
yang masih volatile tentu memengaruhi
IPO. Jika dibandingkan dalam
kondisi normal, harga saham perdana
saat ini perlu didiskon. Hal itu
penting untuk meminimalisasi risiko.
“Para underwriter harus benarbenar
mampu mengkaji, apakah perusahaan
yang akan IPO bakal mendapatkan
respons positif dari pasar
atau tidak? Tapi, bukan berarti semua
IPO harus diskon harga,” ujar Eko.
Sementara itu, Direktur Eksekutif
Danatama Makmur Vicky Ganda
Saputra mengatakan, kesuksesan IPO
di tengah kondisi pasar yang sangat
fluktuatif adalah kinerja calon emiten
itu sendiri.
“Yang paling penting adalah industri
perusahaan yang akan IPO. Sebaik
apapun perusahaan itu, tapi industrinya
buruk, maka IPO tidak
akan berhasil,” kata Vicky.
Selain itu, menurut dia, perusahaan
yang akan IPO harus ditunjang oleh
potensi pertumbuhan ke depan. Dengan
demikian, emiten dan investor
saling diuntungkan.
IHSG Naik Tajam
Pada perdagangan kemarin, indeks
harga saham gabungan (IHSG) kembali
menembus level 3.700. IHSG ditutup
naik tajam 86,1 poin (2,3%) ke
posisi 3.706,7. Investor asing membukukan
beli bersih (net buying) sebesar
Rp 405,3 miliar.
Menurut Kepala Riset Universal
Broker Indonesia Satrio Utomo, kenaikan
indeks kemarin dipengaruhi
oleh ekspektasi hasil pertemuan KTT
Eropa pada Rabu. Meski belum ada
keputusan, investor masih menunggu
keputusan yang diharapkan bisa menyelesaikan
masalah Eropa.
Secara teknikal, menurut Satrio,
IHSG masih berada dalam tren naik
dalam jangka pendek hingga panjang.
Hal itu terlihat sejak IHSG menembus
level double bottom 3.580.
“Jika melihat teknikal, IHSG masih
berpeluang menembus 3.900 hingga
4.000 pada akhir tahun. Kondisi ini
akan menguntungkan perusahaan
yang hendak masuk pasar modal,”
ujar dia.
Gempa Turki
Regu penolong tampak ambil bagian dalam operasi penyelamatan korban
dari reruntuhan bangunan setelah gempa mengguncang Ercis, timur Turki
pada 24 Oktober 2011. Mereka mencari korban selamat dari gempa kuat
yang menewaskan 217 orang. Ratusan orang dikhawatirkan masih terjebak
dalam bangunan yang rusak.
Satrio menegaskan, persoalan krisis
di Yunani dan beberapa negara lain
di Eropa tetap akan membayangi pergerakan
IHSG hingga akhir 2011.
“Eropa merupakan sumber permasalahan
utama di regional. Jika persoalan
ini bisa selesai, penguatan IHSG
bakal mulus,” tutur dia.
Sementara itu, di dalam negeri, kinerja
emiten diperkirakan masih akan
baik hingga akhir tahun. Kondisi tersebut
bisa ikut menopang kinerja
IHSG. Namun, pelemahan rupiah cukup
menekan kinerja keuangan perusahaan
yang memiliki utang berdenominasi
dollar AS.
Di lain pihak, Head of Technical
Analyst Batavia Prosperindo Sekuritas
Billy Budiman merevisi target IHSG
hingga akhir 2011 menjadi 3.800, dari
sebelumnya 4.200. Sebab, menurut
dia, faktor pemangkasan peringkat
negara-negara di Eropa akan menjadi
sentimen negatif.
“Tapi IPO calon emiten terutama
yang mendekati akhir tahun dapat
tertolong oleh aksi window dressing.
Sedangkan dalam jangka pendek,
pasar akan dipengaruhi oleh sentimen
positif laporan keuangan kuartal III,
kestabilan rupiah, dan hasil rapat KTT
Eropa,” ujar Billy. (iin/c11/c12)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: