Pertamina-PLN Jual Beli Energi


Jakarta | Friday, 11 March 2011 | Widyasari | 0 komentar | A | A | A
Pertamina-PLN Jual Beli Energi

Wienda Parwitasari / Jurnal Nasional
Kerja sama bertujuan mempercepat pengembangan geothermal secara nasional.
Baca juga:
Kelebihan Beban, PLN Harus Tambah Subsidi
20 Persen Trafo PLN Sudah Tua
Listrik Padam Juga Ganggu Aktivitas Perkantoran
Listrik Padam, Pengunjung Terjebak di Lift
Gangguan di Gardu Induk Gandul, Sebagian Jakarta Padam
Jurnas.com | PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Jumat (11/3) menandatangani perjanjian jual beli listrik (PJBL) untuk PLTP Lumut Balai Unit I sampai IV. Serta, PLTP Ulubelu Unit III dan IV, PLTP Lahendong Unit V dan VI, PLTP Karaha dan PLTP Kamojang Unit V.

“PJBL bertujuan mempercepat pengembangan geothermal secara nasional,” kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan di Jakarta, Jumat (11/3). PT PGE dan PT PLN sepakat menetapkan harga dasar tenaga listrik untuk PLTP Lumut Balai Unit I, sampai IV, serta PLTP Ulubelu Unit III dan IV sebesar US$7,530 sen per kilo watt hour (kWh), dan PLTP Lahendong Unit V dan VI, PLTP Karaha dan PLTP Kamojang Unit V sebesar US$8,250 per kWh.

Adapun, jangka waktu produksi unit PLTP selama 30 tahun, terhitung mulai tanggal operasi komersial dari Unit PLTP tersebut. Penandatanganan PJBL ini merupakan bentuk komitmen PGE melaksanakan dan merealisasikan program 10 ribu mega watt (MW) tahap II, sebagaimana diamanatkan Perpres Nomor 4 tahun 2010 dan Perpres Nomor 15 Tahun 2010.

“Menurut PP Nomor 31 Tahun 2003, PT PGE merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola 15 wilayah kerja pertambangan (WKP) di seluruh Indonesia,” katanya. PLTP Lahendong Unit V dan VI, PGE akan membangkitkan 2×20 MW dengan membangun dua unit PLTP. Selanjutnya, PLTP Karaha, PGE membangun PLTP dengan pembangkitan sebesar 30 MW. PLTP Kamojang Unit V, PGE akan membangkitkan tenaga listrik sebesar 30 MW dan membangun serta mengoperasikan 1 unit PLTP.

Saat ini, PGE telah membangkitkan listrik sebesar 272 MWe yang berasal dari lapangan panas bumi Kamojang, Lahendong, dan Sibayak. PGE juga sedang melakukan eksplorasi di berbagai daerah, seperti Hulu Lais, Bengkulu dan Sungai Penuh, Jambi. Diharapkan, dalam waktu lima tahun kedepan, PGE menghasilkan listrik 1342 MWe.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: