Kasus Dugaan Penggelapan Pajak Bhakti Investama :


Selasa,12 Juni 2012
Komisaris Dicegah ke LN
Rumah Tommy Hindratno di Surabaya Digeledah

Jakarta, Kompas – Komisi Pemberantasan Korupsi mencegah ke luar negeri seorang komisaris PT Bhakti Investama Tbk, Antonius Z Tonbeng. Ia diduga menyuruh James Gunarjo untuk menyuap Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi Kantor Pajak Pratama Sidoarjo Selatan Tommy Hindratno.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP, Senin (11/6), membenarkan bahwa KPK Jumat pekan lalu meminta Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mencegah Antonius ke luar negeri. Pencekalan itu hingga enam bulan ke depan.

”KPK melakukan pencegahan atas nama Antonius Z Tonbeng dari PT Bhakti Investama dan Hendry Anuranto dari kalangan swasta terkait penyidikan dugaan pemberian dan penerimaan uang oleh pegawai pajak, atas nama TH (Tommy Hindratno) dari wajib pajak atas nama JG (James Gunarjo),” katanya.

Informasi yang diperoleh di KPK, diduga Antonius merupakan pihak yang menyuruh James melakukan penyuapan terhadap Tommy terkait persoalan pajak PT Bhakti Investama. Namun, pengacara PT Bhakti Investama, Andi F Simangunson, membantah ada kaitan antara Antonius dan James. ”Setahu saya tidak ada kaitannya,” kata James.

Andi mengaku belum mengetahui pencegahan ke luar negeri terhadap Antonius. Andi juga membantah PT Bhakti Investama ada kaitan dengan kasus ini. ”Tidak ada kaitan dengan Bhakti Investama,” katanya.

Terkait penggeledahan yang dilakukan KPK di PT Agis Tbk, Andi juga mengatakan, perusahaan tersebut tidak terkait dengan PT Bhakti Investama.

”PT Agis bukan anak perusahaan dari PT Bhakti Investama. Ya, kalau dia berkantor di situ (MNC Tower), itu karena memang mereka menyewa di situ,” katanya. Dari penelusuran di KPK, James merupakan pegawai PT Agis.

Corporate Secretary PT MNC Sky Vision Arya Mahendra Sinulingga dalam suratnya menyatakan, PT Agis bukan salah satu pendiri televisi berbayar Indovision (PT MNC Sky Vision). PT Agis tidak pernah tercatat sebagai salah satu pemegang saham PT MNC Sky Vision.

Andi mengklaim PT Bhakti Investama memiliki restitusi atau kelebihan pembayaran pajak Rp 3,4 miliar. Nilai sebesar itu termasuk kecil dibandingkan dengan pajak yang dibayar PT Bhakti Investama kepada negara, yakni Rp 1 triliun.

Menurut Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, KPK memang belum secara persis mengetahui permainan restitusi pajak jenis apa yang terkait PT Bhakti Investama.

Senin kemarin, KPK menggeledah rumah keluarga Tommy di Jalan Lempung Baru, Tandes, Surabaya, pukul 11.00-17.45. Sepuluh penyidik KPK membuka gembok rumah secara paksa. Mubin, pengurus RW setempat, mengatakan, ”Rumah ini milik pak HA, bapaknya Tommy.”

Kepala Unit Reskrim Kepolisian Sektor Lakarsantri Ajun Komisaris Polisi Agung Widyoko menuturkan, pihaknya ikut mengawal kegiatan penyidik KPK di rumah itu. (BIL/ARA/FAJ/DIK)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: