KEAMANAN PENERBANGAN Kawasan Bandara Harus Bebas Bangunan Tinggi


Lagi lagi pemerintah daerah seakan tidak peduli dan tetap menerbitkan IMB untuk bangunan tinggi

Senin,18 Juni 2012
KEAMANAN PENERBANGAN
Kawasan Bandara Harus Bebas Bangunan Tinggi
Tangerang, Kompas – Pembangunan gedung bertingkat di sekitar kawasan bandara akan dibatasi. Pembatasan ketinggian gedung ini untuk keamanan penerbangan. Terkait itu, pengelola Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II, segera membuat aturan yang melarang pembangunan gedung bertingkat di sekitar kawasan bandara. Pembatasan banyaknya lantai dari suatu bangunan berdasarkan wilayah atau zona.

”Pembatasan pembangunan gedung bertingkat ini bukan berarti pemerintah kota tidak boleh membangun kotanya. Kami berharap adanya pembatasan pembangunan gedung bertingkat yang mengancam keselamatan penerbangan,” kata Corporate Secretary PT Angkasa Pura II Hari Cahyono di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Sabtu (16/6).

Hari mengatakan, rencana pembatasan pembangunan gedung bertingkat mengacu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 11 Tahun 2010 tentang Tatanan Kebandarudaraan Nasional. Dalam aturan tersebut, tertuang mengenai Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Tidak hanya di Bandara Soekarno-Hatta saja, aturan ini diberlakukan untuk seluruh bandara di Indonesia.

”Pembatasan ini dibuat demi keselamatan kawasan bandara. Adanya bangunan tinggi di kawasan sekitar bandara akan menghalangi pandangan pilot yang akan mendarat atau lepas landas,” papar Hari.

Hari menjelaskan, sebelum memberlakukan KKOP pihaknya sudah menjelaskan kepada pemerintah setempat dan pengusaha mengenai kondisi standar keamanan penerbangan bandara. Karena itu, jika pemerintah kota sedang membangun, seharusnya memperhatikan perizinan pembatasan ketinggian gedung di sekitar kawasan bandara.

Bahkan, tambah Hari, pihaknya meminta agar Pemerintah Kota Tangerang membuat peraturan daerah yang mengatur kawasan yang boleh dan tidak boleh dibangun gedung tinggi di sekitar bandara.

Dalam rencana induk KKOP, dari luas bandara 1.800 hektar ditambah 880 hektar (perluasan bandara menyusul proyek grand design tahun 2012-2014), kawasan yang harus bebas dari gedung bertingkat tinggi radius 60 meter atau setidaknya dalam radius 500 meter dari titik tengah antena radar bandara. Elevasi ketinggian bangunan berpenghuni maksimum sama dengan elevasi dasar antena radar.

KKOP mengatur tiga zona sudut lurus pergerakan pesawat lepas landas dan mendarat dari titik landasan pacu utama. Zona pertama dengan radius 4 kilometer dari ujung landasan, ketinggian bangunan maksimal 46 meter. Zona kedua, radius 6 km dengan ketinggian gedung antara 46-151 meter. Selanjutnya zona ketiga dengan radius 9 km dari ujung landasan pacu, ketinggian gedung 151 meter.

Pengamatan Kompas, 5 bulan terakhir pembangunan terlihat di kawasan sekitar bandara. Tiga pembangunan apartemen berlantai 8 sedang dibangun.

Hambat pembangunan

Secara terpisah, Wali Kota Tangerang Wahidin Halim mengatakan, kebijakan pembatasan bangunan bertingkat di sekitar kawasan bandara dapat menghambat pembangunan Kota Tangerang.

”Kami meminta kebijakan larangan tersebut diubah. Usulan pembatalan larangan itu sudah dilayangkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Kami juga sudah mendapat jawaban untuk tetap membangun di kawasan sekitar itu,” jelas Wahidin.

Wahidin menjelaskan, pihaknya telah mengeluarkan izin bangunan bertingkat di kawasan bandara dimana proyek pembangunan gedung di kawasan sekitar bandara tak boleh lebih dari 7 lantai.

Dari luas lahan 100 persen gedung bertingkat, sekitar 40 persen digunakan untuk ruang terbuka dan 60 persen berupa bangunan fisik gedung. (PIN)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: