Populasi Sepeda Motor Nyaris 78 Juta Unit


Inilah buah dari “kekonyolan ” kebijakan pemerintah  yang memanjakan warganya dengan BBM bersubsidi dan membiarkan angkutan publik buruk !

dari : http://edorusyanto.wordpress.com/2013/02/21/populasi-sepeda-motor-nyaris-78-juta-unit/

Populasi Sepeda Motor Nyaris 78 Juta Unit

21 FEBRUARI 2013

kendaraan 2012

MASYARAKAT masih menyukai sepeda motor. Kendaraan roda dua tersebut dipilih sebagai alat transportasi.

Sifatnya yang praktis dan efisien, membuat sepeda motor menjadi favorit. Motor bisa door to door. Mengantar sang penunggang langsung ke tujuan.

Dari segi biaya operasional, motor dianggap lebih hemat dibandingkan angkutan umum. Misal, seorang warga yang bergerak dari rumah ke kantor sejauh 20-30 kilometer, cukup menghabiskan satu liter bahan bakar minyak (BBM). Bila memakai BBM bersubsidi, Premium, sang pemotor cukup merogoh Rp 4.500 per liter.

Bandingkan dengan menggunakan angkutan umum yang setidaknya bisa mencapai Rp 20 ribu untuk menempuh jarak yang sama. Belum lagi soal waktu tempuh dan biaya sosial lainnya.

Oh ya, dari segi waktu tempuh, di lalu lintas jalan perkotaan seperti Jakarta, motor dianggap lebih butuh sedikit waktu. Tak heran jika si kuda besi kian meruyak di perkotaan.

Masyarakat banyak memanfaatkan sepeda motor untuk mencari nafkah. Kementerian perhubungan menyebutkan, di Jabodetabek, 48% penggunaan motor untuk ke tempat kerja. Lalu, sebanyak 14% untuk rekreasi, 16% untuk bisnis, dan 22% untuk kepentingan lainnya.

Bisa jadi, kepentingan lainnya mencakup untuk mencari ilmu. Atau, untuk alat transportasi berinteraksi sosial.

penjualan motor 2006 2012

Saking jadi primadona, populasi sepeda motor pun terus membubung. Hingga akhir 2012, data Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) menyebutkan, jumlah sepeda motor mencapai 77,7 juta unit. Angka itu setara dengan sekitar 83% dari total kendaraan yang mencapai 94 juta unit.

Populasi sepeda motor itu, naik 12% dibandingkan jumlah per akhir 2011 yang mencapai 69 juta unit. Atau, ada penambahan sekitar delapan juta unit.

penjualan mobil 2006 2012

Di sisi lain, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi) menyebutkan, pada 2012, volume penjualan sekitar 7 juta unit. Bila dibandingkan penjualan 2011 turun sekitar 11%.

Salah satu faktor yang dianggap melemahkan penjualan adalah dinaikkannya batasan uang muka menjadi 20%. Semula, para konsumen banyak yang membayar uang muka di bawah 10%. Bahkan, ada yang cukup membayar Rp 500 ribu, sudah bisa membawa pulang motor impian.

Sepeda motor memang primadona transportasi. Buktinya, jauh bandingkan dengan populasi mobil pribadi yang tidak lebih dari 10,11% per akhir 2012. (edo rusyanto)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: