Lagi, Pengguna Narkoba Terlibat Kecelakaan


duh…

 

Lagi, Pengguna Narkoba Terlibat Kecelakaan

ARIF HULWAN
 
 
 

Polisi didesak menggelar razia di sekitar kawasan hiburan malam untuk mencegah orang mengemudi sambil mabuk.

POLDA Metro Jaya kemarin menetapkan pengendara mobil Honda City yang menabrak sebuah mobil Marcedes-Benz di Jl MH Thamrin, Sabtu (27/4) malam, Bagus Ajei Trianto, sebagai tersangka kasus kepemilikan narkoba. “Iya, dia sudah tersangka (untuk delik) kepemilikan narkoba,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto.

Kepemilikan narkoba jenis ganja itu terungkap setelah Bagus dikejar polisi saat berupaya kabur dari tanggung jawab seusai menabrak Marcedes-Benz B 45 NO.

Ketika berhasil menangkap

Bagus, polisi lalu menggeledah mobilnya. “Kami menemukan dua bungkus ganja,” kata Rikwanto.

Rikwanto melanjutkan, insiden itu terjadi pukul 21.45 WIB. Ketika itu, Mercedes-Benz yang dikemudikan seorang dokter, Dewi Atika Putri, melaju dari utara menuju arah selatan di Jl MH Thamrin. Saat tiba di samping Bundaran HI, mobil Dewi tertabrak mobil Honda City B 1685 VEN yang melaju dari arah utara ke selatan.

Diduga senggolan itu lantaran pengemudi Honda City tidak konsentrasi. Benturan mengakibatkan bumper belakang Mercedez-Benz tergores. Merasa dirugikan, Dewi berusaha memberhentikan

Honda City. Sayangnya, itu tidak diindahkan Bagus. Ia malah kabur.

Melihat hal tersebut, polisi lalu lintas yang tengah berjaga tak jauh dari lokasi insiden bergegas mengejar. Honda City itu pun bisa diberhentikan di depan Gedung Landmark Citibank, Setiabudi, Jakarta Selatan. Petugas memeriksa STNK sang sopir Honda City dan menggeledah seisi mobil.

Rikwanto mengatakan kasus yang melibatkan Bagus itu diserahterimakan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. “Adapun kasus kecelakaan lalu lintasnya ditangani Yanmas Laka Subdit Bin Gakkum (Subdirektorat Penegakan dan Pembinaan Hukum Direktorat Lalu lintas Polda Metro Jaya),“ katanya.
Marak di akhir pekan Kecelakaan itu menambah panjang deretan peristiwa kecelakaan akibat pengemudi mabuk atau membawa narkoba yang terjadi di Ibu Kota.
Sebelumnya ada Afriani Susanti yang mengemudikan Daihatsu Xenia yang menabrak trotoar di Tugu Tani dan menewaskan 12 pejalan kaki.

Ada kecelakaan maut di Jl Ampera Raya, Kemang, Jakarta Selatan, yang disebabkan pengemudi Livina Andhika Pradipta dalam keadaan mabuk.

Lalu ada senggolan mobil Porsche Panamera dengan Daihatsu Sirion di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Di mobil buatan Jerman B 88 DAN yang dikendarai Danny Leonardi ditemukan 598 butir pil happy fi ve.

Selang satu pekan kemudian terjadi kecelakaan Toyota Camry B 1596 KV di Tol TB Simatupang Km 25+400 arah timur Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Insiden itu menyebabkan pengendara Camry

bernama Yasir Lutfi Marfadi, 30, dan penumpangnya, Winda Angraini, 25, tewas. Setelah diperiksa, di dalam mobil itu ditemukan enam paket sabu.

Dari rangkaian kecelakaan itu, seluruhnya terjadi pada akhir pekan. Ketua Dewan Presidium Gerakan Rakyat Anti Madat (Geram) Prasetyo Edi Marsudi pun mendesak agar polisi rajin merazia mobil-mobil pada akhir pekan, terutama di kawasan tempat hiburan malam.

“Mereka yang terlibat kecelakaan itu pasti dalam kondisi mabuk saat menyetir. Seharusnya polisi merazia supaya kecelakaan semacam itu bisa dicegah. Orang-orang seperti itu (mabuk) membahayakan diri sendiri dan orang lain,” kata aktivis antinarkoba yang juga hobi olahraga otomotif itu.(KG/J-1)

http://pmlseaepaper.pressmart.com/mediaindonesia/PUBLICATIONS/MI/MI/2013/04/29/ArticleHtmls/Lagi-Pengguna-Narkoba-Terlibat-Kecelakaan-29042013009005.shtml?Mode=1#

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: