Archive for May, 2013

May 31, 2013

Bumn bangun kebun buah

Jumat, 31/05/2013 18:00 WIB

BUMN Bangun Kebun Durian dan Manggis Modern

Feby Dwi Sutianto – detikFinanceJakarta – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII mulai mengembangkan perkebunan buah modern pertama di Indonesia. BUMN ini menanam buah tropis seperti duren dan manggis dalam jumlah yang besar. Hal ini disampaikan Deputi Kementerian BUMN Bidang Industri Primer Muhamad Zamkhani di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (31/5/2013).”Masih jalan, kemarin Pak Dahlan ke Bogor. Sekarang masih dalam tahap penanaman durian sama manggis. Bertahap sambil mencari ketersediaanlahan dan kecocokan,” ucap Zamkhani.Perkebunan buah modern ini diakuinya sebagai yang pertama dikelola oleh BUMN. Selain tanaman buah tahunan, PTPN VIII mengembangkan buahyang bisa dipanen dalam waktu relatif singkat seperti pisang dan pepaya.”Sambil tanam duren dan manggis sebagai tanaman tahunan. Di sela perkebunan ditanami pisang dan pepaya. Pisang sudah panen,” tambahnya.Perkebunan PTPN VIII yang tersebar di Jawa Barat akan mengalokasikan lahan 1.500 hektar untuk perkebunan manggis dan 1.500 untuk perkebunandurian. Sementara buah yang dihasilkan, akan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan lokal dan ekspor. Selain PTPN VIII, pengembangan perkebunanbuah modern akan diadopsi di lahan perkebunan milik pelat merah di seluruh Indonesia.”Ke depan saya minta inventaris yang cocok ditanamin buah tropik. Mulai dianggarkan tahun depan. Tahun ini konsetrasi ke PTPN VIII,” tegasnya.

Advertisements
May 31, 2013

Ekspansi TELKOM

Jumat, 31/05/2013 17:44 WIB

Setelah Myanmar, Telkom Kandas di Arab

Achmad Rouzni Noor II – detikInetBTS (ari/detikfoto)Jakarta – Rencana Telkom untuk melebarkan sayap ekspansi internasionalnya kembali kandas. Setelah gagal mendapatkan lisensi seluler di Myanmar, BUMN telekomunikasi ini juga tak mampu menembus Arab Saudi untuk lisensi Mobile Virtual Network Operator (MVNO).Direktur Utama Telkom Arief Yahya sebelumnya sempat mengungkapkan, Arab Saudi menjadi salah satu negara yang dibidik karena terdapat satu juta warga negara Indonesia di sana.Untuk bekerja sama ekspansi di Arab Saudi, Telkom sempat menjajaki kemungkinan menggandeng satu dari tiga operator telekomunikasi seperti Mobily, Zain, atau Saudi Telecom Company (STC).”Operator yang paling tinggi memberikan benefit terbesar adalah operator yang kami prospek. Sekarang masih paralel di sana. Mereka akan mengumumkan skema MVNO pada Mei. Kami tunggu inisiatif mereka,” ungkap Arief usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Telkom, beberapa waktu lalu.Nama sayangnya, nama Telkom tak masuk dalam daftar shortlist bidder yang diumumkan oleh The Communications and Information Technology Commission (CITC) untuk memperebutkan tiga lisensi MVNO di Arab Saudi.Melalui situsnya, CITC hanya mengumumkan lima kandidat yang lolos, yakni konsorsium yakni Axiom Mobile, Virgin Mobile Saudi Consortium, Jawraa Consortium Lebara, FastNet Consortium, dan Safari Consortium.CITC sendiri menyatakan kandidat yang lolos akan dievaluasi sebelum mendapatkan lisensi. Pemenangnya juga diharuskan untuk bekerja sama dengan operator lokal untuk menyelenggarakan seluler atau layanan data. Kabarnya, Virgin Mobile akan menggandeng STC, sementara Axiom melirik jaringan milik Zain.Di Timur Tengah, Arab Saudi menjadi negara ketiga yang mengadopsi MVNO setelah Oman dan Yordania. Pemberian lisensi MVNO ini dianggap sebagai bagian dari liberalisasi terhadap industri telekomunikasi di negeri Arab Saudi.CITC sendiri membanderol satu lisensi MVNO senilai USD 1,33 juta atau sekitar Rp 13,039 miliar. Selain membayar lisensi di tahun pertama, 15% dari pendapatan usaha nantinya juga harus dibayarkan ke regulator setelah beroperasi. Sementara untuk pembayaran lisensi tahunan dihitung dari 1% pendapatan usaha MVNO.Share: Twitter | Facebook | Email(0) Komentar | Kirim komentar

May 31, 2013

Erajaya Targetkan Penjualan Rp 15,5 Triliun

KAMIS, 30 MEI 2013 | 18:59 WIB

 

 

 

TEMPO.COJakarta – Emiten distributor perlengkapan handset PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menargetkan penjualan tahun ini sebesar Rp 15,5 triliun atau naik 21 persen dibandingkan 2012.“Target penjualan perseroan di atas pertumbuhan industri tahun ini,” kata Direktur Pengembangan Bisnis Erajaya Jeremy Simpada pada acara paparan publik di Jakarta, 30 Mei 2013.

Target kenaikan penjualan akan ditopang oleh target penambahan jumlah outlet sebanyak 105 outlet tahun ini, diantaranya 35 iBox store. “Saat ini, perseroan baru membuka 6 iBox store,” ujarnya.

Perseroan juga menargetkan untuk membuka waralaba Erafone. Perseroan telah membuka 2 franchise Eraphone pada bulan Maret dan April 2013. Perseroan merencanakan akan menambah toko franchise lagi di Juni tahun ini. Menurut Jeremy, perusahaan tidak ingin mematikan toko-toko tradisional. “Perseroan hanya fokus pada toko-toko yang produktif sebagai franchise,” kata Jeremy.

Menurut dia toko tradisional di Indonesia berjumlah 40 ribu unit. “Saat ini, sudah ada 300 orang yang mendaftar untuk franchise,” kata Jeremy. Perseroan sedang mengkaji ulang konsep franchise Erafone.

Wakil Direktur Utama Erajaya, Hasan Aula mengatakan ada beberapa faktor yang menjadi penyebab penurunan kinerja kuartal I 2013. Yakni peraturan baru menteri Perdagangan tentang impor telepon selular yang berlaku mulai 1 Januari 2013. Selain tu juga karena banjir di Jakarta yang terjadi selama 10 hari.

“Sehingga logistik terganggu dan banyak toko tutup,” kata Jeremy. Serta peluncuran Blackberry Z10 yang diundur dari Maret 2013 ke April 2013 turut memberikan kontribusi.

Penjualan bersih pada 2012 naik 86,7 persen menjadi Rp 12,9 triliun dari Rp 6,9 triliun di 2011. Kenaikan ditopang penjualan dari PT Teletama Artha Mandiri (TAM). Selain itu, juga karena penambahan jumlah gerai Erafone, perluasan pangsa pasar ritel, dan penambahan produk baru. “Serta akusisi iBox oleh PT Data Citra Mandiri (DCM),” kata Jeremy. Perseroan mengakusisi iBox pada Agustus 2012.

Pada tahun lalu perseroan membukukan kenaikan laba bersih sebesar 69,4 persen menjadi Rp 432,9 miliar. Volume penjualan telepon selular perseroan naik sebesar 54,5 persen menjadi 10,2 juta unit di 2012 dari 6,6 juta di 2011. Sedangkan harga jual rata-rata untuk seluruh merek telepon selular perseroan meningkat sebesar 26,5 persen menjadi Rp 1,16 juta dari Rp 917 ribu di 2011.

RIZKI PUSPITA SARI

May 31, 2013

Laporan timwas Bank Century

males untuk percaya lagi timwas Century.. karena anggotannya saja banyak yang kredibilitasnya buruk :

Mr Bamsoet, dan mister Misbakhun (mantan anggota) .

 

Rekayasa Century kian Kentara

Rekayasa Century kian Kentara
 
 
 

 

BI dinilai memaksakan indikator psikologi pasar saat menetapkan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemis.

MANTANang gotatim Pengawas (Timwas) Kasus Bank Century DPR Akbar Faisal membeberkan dokumen penting tentang rentetan rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) dalam penentuan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemis.
Ada indikasi rekayasa dalam penentuan itu.

Menurut Akbar, dalam rapat yang berpuncak pada 20 November 2008 malam, BI diduga kuat memanipulasi kesimpulan sistemis yang diikuti pengucuran dana talangan Rp6,7 triliun.

Akbar memaparkan, data Analisis Risiko Sistemis Sistem Perbankan Indonesia dari BI yang didapat Pansus Century tertanggal 19 dan 20 November 2008 menyebutkan empat parameter sistemic assessment. Keempat parameter itu yakni institusi keuangan, pasar keuangan, infrastruktur keuangan, dan sektor riil.

“Namun, hal itu berbeda di lampiran dari analisis tersebut. Sistemic assessment ada lima parameter, yakni institusi keuangan, pasar keuangan, sistem pembayaran, sektor riil, dan psikologi pasar,“ jelas Akbar di gedung parlemen, Jakarta, kemarin.

Ia menambahkan, poin psikologi pasar sengaja dicantumkan untuk memberi kesan Bank Century memang bank gagal berdampak sistemis. Bahkan, tegas Akbar, sejak awal rapat Dewan Gubernur BI pada 31 Oktober hingga 20 November 2008, ada upaya untuk mengarahkan kesimpulan tersebut.

Hal itu diperkuat hasil transkrip pembicaraan dalam rapat Dewan Gu bernur BI pada 20 November 2008.

Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah, misalnya, berkata, “…sedangkan dari sisi psikologi pasar, ini yang kami tekankan di sini. Jadi secara umum, sebetulnya di halaman empat ini kami sampaikan begini Pak, penutupan Bank Century ini berpotensi menimbulkan dampak sistemis.“

Gubernur BI saat itu, Boediono, pun berpendapat hal itu justru memperle mah. Mantan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Goeltom pun menimpali, “Apalagi matriks gampang dibaca, kesimpulannya enggak ada apa-apa.

Kalau mau yang tadi Bapak bacain aja dimatriksin gitu lo.“

Menurut Akbar, adanya poin psiko logi pasar perlu dipersoalkan. “Empat (indikator) yang pertama itu kuantitatif, bisa terukur dan dikenal dengan ilmu perbankan. Tetapi, BI memunculkan psikologi pasar, itu sama halnya `pasal karet’, dipaksa masuk aja itu.“

Anggota Timwas Century dari PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan dokumen yang diserahkan Akbar itu sudah dike tahui timwas, tetapi tetap menarik untuk didalami. Sebaliknya, Juru Bicara Wapres Boediono, Yopie Hidayat, menegaskan dokumen tersebut bukanlah sesuatu yang baru.

Kemarin, timwas sedianya memanggil KPK, tetapi KPK menolak hadir karena DPR meminta mereka membuka hasil pemeriksaan Sri Mulyani di AS.
“Tidak bisa kami membuka, bahkan kepada DPR. Demi hukum tidak boleh,“ ujar Wakil Ketua KPK Bambang Widjo anto. (Mad/Fid/*/X-8)

http://pmlseaepaper.pressmart.com/mediaindonesia/publications/MI/MI/2013/05/30/articlehtmls/Rekayasa-Century-kian-Kentara-30052013001023.shtml

May 31, 2013

Penyidik KPK Kantongi Bukti Keterlibatan Dirjen Pajak

 

Penyidik KPK Kantongi Bukti Keterlibatan Dirjen Pajak 
Rabu, 29 Mei 2013 , 15:40:00 WIB 
Laporan: Samrut Lellolsima 

FUAD RAHMANY/IST 

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi bukti dugaan 
keterlibatan Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak), Fuad Rahmany dalam 
perkara suap pengurusan pajak PT The Master Steel. 

Made Rahmat Marasabesi, pengacara Tersangka Eko Darmayanto mengatakan 
jika kliennya telah menceritakan bukti itu ke penyidik saat diperiksa. 

“Ada (keterlibatan Dirjen Pajak). Dia (Eko) sudah menjelaskan kepada 
(Penyidik) KPK,” kata Made di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, 
Rabu (29/5). 

Kendati begitu, Made belum mau mengungkapkan lebih lanjut apa dan 
bagaimana peran bekas Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga 
Keuangan (Bapepam) itu dalam perkara tersebut. Yang pasti, kliennya 
sudah cerita ke penyidik. Karenanya, dia menantang Fuad untuk 
membuktikan ke KPK jika dia memang benar-benar tak terlibat. 

“Kami tidak bisa katakan di sini. Jadi kalau Dirjen Pajak katakan tidak 
terlibat, nanti kita lihat. Kita akan mendorong supaya KPK melakukan 
terobosan dan pendalaman terhadap kasus ini, biar semua terbongkar 
terkait segala sesuatu,” kata Made. 

Eko Darmanto dan Muhammad Dian Irwan selaku pegawai di Direkorat Pajak 
wilayah Jakarta Timur, sudah ditetapkan sebagai tersangka KPK. Keduanya 
diduga menerima suap dari PT. The Master Steel. 

Selain itu, KPK juga menjerat Manajer Keuangan The Master Steel Effendi 
dan Teddy Muliawan, serta Direktur PT The Masters Steel, Diah Soembedi 
sebagai tersangka. [rsn]

May 31, 2013

Lukai Umat Islam, Vonis Zulkarnaen Diperberat

 

Harusnya semua kasus korupsi yang dilakukan oleh yang mulia anggota dewan perwakilan rakyat diperberat.. Bukan hanya kasus  korupsi Quran saja.. Semua kasus korupsi melukai seluruh umat manusia, Pak Hakim !

 Lukai Umat Islam, Vonis Zulkarnaen Diperberat

Lukai Umat Islam, Vonis Zulkarnaen Diperberat

 
 
 
 

KPK akan memvalidasi Priyo Budi Santoso yang disebut menerima fee proyek di Kementerian Agama.

A J E L I S h a k i m menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Zulkarnaen Djabar selama 15 tahun penjara serta denda Rp300 juta subsider 1 bulan dan putranya, Dendy Prasetya, penjara 8 tahun serta denda Rp300 juta subsider 1 bulan. Keduanya dinyatakan terbukti melakukan korupsi pada proyek pengadaan laboratorium komputer MTs pada 2011 dan penggandaan Alquran pada 2011 dan 2012 di Kementerian Agama.“Terdakwa Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetya terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ka ta Ketua Majelis Hakim Afi antara dalam sidang tipikor di Jakarta, tadi malam.

Majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan kepada Zulkarnaen dan Dendy untuk membayar uang pengganti masing-masing Rp5,74 miliar.

Jika tidak bisa dipenuhi dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, diganti kurungan 2 tahun.

Vonis penjara Zulkarnaen itu lebih berat daripada tuntutan jaksa, yakni 12 tahun, sedangkan Dendy dituntut 9 tahun.Jaksa juga menuntut keduanya membayar uang pengganti Rp14,390 miliar.

Menurut hakim, yang memberatkan kedua terdakwa ialah tindakan mereka melu kai perasaan umat Islam.

Selain itu, keduanya tidak mendukung program pemerintah yang sedang giat memberantas korupsi. Sebaliknya, hal-hal yang meringankan ia lah mereka sopan, mempunyai tanggungan kelu arga, dan belum pernah dihu kum.

Seusai mendengar putusan itu, Zulkarnaen dan Dendy lang sung menyata kan banding. “Ini tidak adil, sangat menyakitkan,” ujar Zul karnaen seusai sidang. Sementara itu, jaksa menyatakan pikir-pikir.

Pada kesempatan itu, Zulkarnaen berjanji akan membuka

siapa saja yang terlibat dalam kasusnya. Hal itu akan disampaikan saat banding nanti.Saat ditanya siapa mereka, Zulkarnaen enggan menjawab, tetapi anggota nonaktif Komisi VII dari Golkar itu memberikan clue. Mereka ialah orangorang yang membicarakan Zulkarnaen terlibat dalam korupsi Alquran sebelum 29 Juni 2012.
Penetapan Zulkarnaen sebagai tersangka bertepatan dengan rapimnas Partai Golkar untuk memilih Aburizal Bakrie sebagai calon presiden.
Nama Priyo disebut Saat membacakan putusan perkara korupsi itu, majelis hakim menyebut nama Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso.

Anggota majelis hakim Alexander Marwata menyebutkan, dari proyek laboratorium komputer MTs senilai Rp31,2 miliar, mengalir fee untuk PBS-Priyo Budi Santoso–sebesar 1%. Namun, untuk pro yek penggandaan Alquran, nama Priyo tidak disebut menerima fee.

Terkait dengan nama Priyo Budi Santoso yang muncul dalam persidang an itu, KPK berjanji akan memvalidasi.

“Memang itu muncul dalam persidangan. Ini pasti akan divalidasi KPK,” kata ju ru bicara KPK Johan Budi, ke marin.

Johan mengisyaratkan pihaknya tidak bisa buru-buru

menjerat politikus Partai Golkar tersebut karena perlu pendalaman. Dalam kesempatan terpisah, Priyo menegaskan dirinya tidak memiliki sangkut-paut dengan masalah itu. “Seratus persen saya tidak tahu dan tidak ada hubungannya dengan kasus tersebut,“ tegasnya di gedung parlemen. (*/X-4)

http://pmlseaepaper.pressmart.com/mediaindonesia/PUBLICATIONS/MI/MI/2013/05/31/ArticleHtmls/Lukai-Umat-Islam-Vonis-Zulkarnaen-Diperberat-31052013001006.shtml?Mode=1#

May 31, 2013

Kasad Resmikan Penggunaan Area Latihan TNI di Simalungun

30 MEI 2013

 

 
30 Mei 2013

Simalungun Military Training Area (Simtra) seluas 8.140 hektar, berlokasi di Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun merupakan medan latihan TNI AD terluas kedua setelah Baturaja yang dapat dipakai untuk menggelar latihan kemiliteran bersama dengan negara lain seperti Singapura dan Malaysia. (photo : TNI)

Simalungun, (Antarasumut)- Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) TNI Letnan Jenderal Moeldoko meresmikan penggunaan area latihan prajurit di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Simalungun Military Training Area/Simtra) Kodam I BB, Kamis siang.

Peresmian di Dusun Bohoan Nagori Dolok Marawa Kecamatan Silou Kahean ini ditandai dengan penandatanganan prasasti yang disaksikan Bupati Simalungun JR Saragih, Ketua DPRD Simalungun diwakili Ketua Komisi III Johalim Purba, Kapolres Simalungun AKBP Andi S Taufik SIK, tokoh adat dan ratusan masyarakat.

Kasad mengatakan Simtra merupakan salahsatu upaya Angkatan Darat dalam menyiapkan medan latihan, sarana dan prasarana untuk mendukung kemampuan militer para prajurit.

 

Tanpa latihan yang terstruktur, tidak mungkin tercipta prajurit yang terlatih untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” ujar Kasad yang mengatakan pihaknya juga akan menggelar latihan kemiliteran bersama dengan negara lain seperti Singapura dan Malaysia.

Untuk itu Kasad menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Pemkab yang telah menyediakan lahan hutan seluas 8.140 hektare sebagai tempat latihan prajurit, dan mengucurkan dana sebesar Rp9,6 miliar untuk karya bakti TNI untuk membuka dan melebarkan akses jalan di Kecamatan Silou Kahean dan Dolok Silou.

“Kepedulian Bupati untuk mewujudkan prajurit yang profesional sangat membanggakan,” ujarLetjend Moeldoko yang baru pertama kali melakukan perjalanan dinas pascadilantik sebagai Kasad TNI.

Kasad juga berpesan kepada prajurit di lokasi latihan untuk menjalin kerukunan dan keharmosian dengan masyarakat khususnya dalam upaya menjunjung adat budaya setempat, tidak sembarangan menebang pohon, mengotori sungai dan membuang sampah tapi juga ikut melestarikan lingkungan alam.

Ketika ditanya fasilitas sarana latihan di lokasi Simtra ini, Kasad menjelaskan pihaknya akan membuat perencanaan terlebih dahulu, membicarakan dengan petinggi TNI dan pemerintah. “Saya perkirakan empat atau lima tahun sudah ada,” ujar Letjend Moeldoko.

Bupati Simalungun memberitahukan pemkab telah menyiapkan keadministrasian penggunaan lahan hutan itu untuk sarana latihan TNI secara legal opini dan legal hukum. “Semua telah kita sampaikan ke pemerintah pusat dan disetujui Menteri Kehutanan. Tinggal menunggu rencana induk kegiatan latihan dari Kodam I Bukit Barisan,” sebut Bupati.

JR Saragih menandaskan Simtra ini merupakan kepentingan negara dan bangsa bukan untuk Bupati atau Pemerintah Kabupaten Simalungun. Selain itu perekonomian rakyat juga mulai meningkat ditandai dengan bukanya sejumlah kedai di pemukiman penduduk.

“Harapan kami kepada Pak Kasad, untuk pembangunan Kabupaten Simalungun yang lebih baik dan meningkat lagi, kami sangat mendambakan program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) tahun 2014 dilaksanakan di daerah kami,” ujar Bupati.

Kasad TNI dan rombongan didampingi Pangdam I BB Mayjend TNI paulus F Lodewijk, Danrem 022 PT Kolonel Inf Restu Widiyantoro MDA, Dan Rindam I BB Kolonel Inf teguh Arif Indratmoko, Dandim 0207 Simalungun Letkol Inf martin SM Turnip dan jajaran TNI, datang untuk meresmikan Simtra dan meninjau karya bakti TNI di Simalungun.

May 30, 2013

Lingkungan Pulih, Potensi Bali Membesar

Kamis,
30 Mei 2013
 

WISATA BAHARI

 

 

KOMPAS/ICHWAN SUSANTO
 

Masyarakat di Amed, kawasan wisata di Kabupaten Karangasem, Bali, Selasa (28/5), bahu-membahu menenggelamkan patung Putri Duyung. Diharapkan media patung bisa ditumbuhi terumbu karang sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat dari sektor pariwisata dan penangkapan ikan. Di tempat ini beberapa kali dilakukan penenggelaman patung atau struktur lain. Patung putri duyung itu didanai perusahaan The Body Shop bekerja sama dengan Marine Foundation dan Reef Check. Indonesia.

Karangasem, Kompas – Potensi wisata Bali masih belum digarap maksimal. Konsentrasi wisatawan di Kuta dan Sanur yang mulai jenuh, membuka kesempatan bagi daerah lain untuk menciptakan daya tarik, terutama di sektor wisata bahari. Dibutuhkan kreativitas penggarapan yang diikuti pemulihan lingkungan dari daerah setempat.

”Butuh kerja keras untuk menciptakan keyakinan bagi masyarakat setempat. Upaya saya dengan mengajak rapat masyarakat di pura,” kata I Gusti Agung Prana, pionir rehabilitasi terumbu karang Pemuteran di Buleleng, Bali, Selasa (28/5). Saat itu, peraih penghargaan Equator Prize 2012 dari UNDP itu membagi pengalamannya kepada masyarakat Amed, kawasan wisata di Kabupaten Karangasem yang sedang berkembang.

Agung Prana mengatakan, kondisi lingkungan di Pemuteran pada tahun 1990 sangat mengenaskan. Hutan dibabat dan terumbu karang rusak oleh aktivitas penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan. Akibatnya, kata pendiri Yayasan Karang Lestari itu, ekonomi masyarakat rendah.

”Sekarang, Pemuteran memiliki hotel dengan lebih dari 300 kamar dan homestay dengan 100 kamar. Tangkapan ikan naik drastis dari beberapa kilogram menjadi kuintalan. Ini karena lingkungan ekosistem terumbu karang membaik,” katanya.

Karena itu, ia mengajak masyarakat Amed, yang berjarak tempuh 2-3 jam dari Denpasar, untuk bahu-membahu menjaga dan meningkatkan kualitas terumbu karang setempat dengan cara kreatif. Salah satunya dengan memadukan seni dan perbaikan lingkungan, seperti penenggelaman Patung Dewi Karang di Pemuteran pada tahun 2011 dibantu teknologi biorock untuk mempercepat pertumbuhan karang.

Hal ini sedang dilakukan masyarakat Amed dengan penenggelaman beberapa patung atau struktur sebagai media pertumbuhan karang. Patung yang ditenggelamkan itu di antaranya patung Ganesha dan Hanoman oleh Ketut Kepel, warga setempat.

Selasa kemarin, The Body Shop Indonesia mendanai pembuatan patung Putri Duyung untuk ditenggelamkan pada kedalaman 10 meter di pantai berpasir, Teluk Jemeluk, Amed.

”Patung ini dibuat dari semen dengan derajat keasaman yang netral sehingga menjadi substrat bagi terumbu karang dan tempat hidup ikan. Saya harap ini bisa mempercepat pemulihan terumbu karang dan atraksi wisata yang menarik,” katanya.

Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2012 menunjukkan, lebih dari 8 juta wisatawan asing berkunjung ke Bali. Laporan dari WWF, pada tahun 2007, sekitar 80 persen pendapatan masyarakat Bali terkait dengan pariwisata, salah satunya adalah wisata bahari. (ICH)

May 30, 2013

Pengoperasian Terminal 2 Juanda Molor Lagi

KAMIS, 30 MEI 2013 | 10:53 WIB

 

Pengoperasian Terminal 2 Juanda Molor Lagi

ANTARA/Eric Ireng

 

TEMPO.COJakarta -Surabaya – Penyelesaian proyek prestisius Terminal 2 (T 2) Juanda kembali molor, tidak seperti yang dijadwalkan. Pimpinan proyek T 2 Juanda, Syamsul Alam, mengatakan masih menunggu proses tender tahap II untuk pengerjaan beberapa paket proyek. 

Sebelumnya, Syamsul Alam menegaskan bahwa pengoperasian terminal domestik segera dilakukan pada Juli 2013. Ia menyebutkan lelang proyek tahap II mencakup jalan akses dari T 1 ke T 2 dan sebaliknya, perbaikan apron, perbaikan taxi way, dan pembangunan sebagian gedung utama. 

“Seharusnya Juli ini memang terminal domestik sudah beroperasi. Karena proses tender II molor, kemungkinan diseting lagi,” kata Syamsul Alam kepada Tempo, Kamis 30 Mei 2013.

Mega proyek ini menelan anggaran Rp 946 miliar, terbagi dalam pembangunan terminal domestik senilai Rp 460 miliar dan terminal internasional sebesar Rp 486 miliar. Tender tahap I pembongkaran konstruksi lama dan pembangunan gedung utama terminal domestik dimenangkan PT Waskita Karya. 

Saat memasuki proses tender tahap II, katanya, ada lima perseroan yang telah mengajukan proposal. Ia enggan membuka peserta tender tahap II. Namun, salah satunya adalah PT Waskita Karya ikut mengajukan proposal kembali. 

Bulan depan, Syamsul berharap sudah mengetahui siapa pemenang tender yang mengerjakan beberapa paket proyek tersebut. Karena proses tender tahap II molor, pihaknya harus merevisi target pengoperasian T 2 Juanda. 

Untuk terminal domestik, diprediksi akhir tahun 2013, rampung. “Terminal internasionalnya, kemungkinan Februari 2014 mendatang. Sebelumnya target kami pengoperasian internasional November 2013.” 

Terminal 2 Juanda akan menjadi bandara pertama di Indonesia yang mengadopsi 12 infrastruktur teknologi sekaligus. Kendati menyandang status terminal penghubung, T 2 Juanda juga mengusung konsep eco airport dengan memanfaatkan konservasi air dan mengurangi konsumsi energi. 

Banyak hambatan yang dihadapi PT Angkasa Pura I membangun proyek tersebut hingga berdampak pada pergeseran target pengoperasian. Salah satunya sengketa administrasi aset negara dengan TNI-AL di Kementerian Keuangan. T 2 Juanda didesain memiliki daya tampung 6 juta penumpang per tahun. 

General Manager PT Angkasa Pura I Cabang Juanda, Trikora Harjo, belum mau bercerita banyak soal molornya pengoperasian T 2 Juanda. Ia berdalih hanya sebatas melakukan operasional kegiatan di T 2 Juanda tersebut. “Saya tidak tahu kalau masalah itu. Bukan kapasitas saya menjawab,” katanya. 

May 30, 2013

Hambalang Serempet Lingkaran Ani Yudhoyono

Hambalang Serempet Lingkaran Ani Yudhoyono 
Rabu, 29/05/2013 | 12:05 WIB

JAKARTA – Dua kasus megakorupsi menyerempet Cikeas–sebutan untuk orang-orang dilingkaran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pasca diduga sahabat SBY, pengusaha Sengman Tjahja terseret dugaan korupsi suap impor sapi, kini giliran orang dekat Ani Yudhoyono yang tersandung kasus korupsi Hambalang.

Ada dua nama yang diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu Sylvia Sholehah alias Ibu Pur dan Widodo Wisnu Sayoko. Menurut penyidikan, nama Widodo disebut oleh tiga orang tersangka kasus ini.

Ironis, karena di saat bersamaan kasus proyek sport center ini seakan-akan dimasukkan peti. Buktinya hingga kini, 4 orang tersangkanya– mantan Kabiro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar, mantan Menpora Andi Alfian Mallarangeng, Direktur Operasional I PT Adhi-Wika, Teuku Bagus Muhamad Noor plus mantan Ketua Umum Demokrat, Anas Urbaningrum yang disangkakan pasal gratifikasi–belum juga ditahan.

“Memang ada pemeriksaan dua nama itu,” ujar Juru bicara KPK Johan Budi saat dikonfirmasi Rabu (29/5).

Sekadar diketahu, Selasa (28/5) petang KPK memeriksa seorang saksi yang disebut-sebut orang dekat Ani Yudhoyono. Saksi ini bernama Sylvia Sholehah.

Seusai diperiksa KPK, Sylvia bungkam. Perempuan yang dikawal seorang pria berbaju putih ini hanya diam sambil menutupi wajahnya dengan kerudung. Sylvia datang ke kantor KPK dengan mengenakan kerudung hitam dengan motif bunga kuning. Perawakannya kurus dan berkulit putih. Sylvia meninggalkan gedung KPK dengan menggunakan taksi putih.

Johan mengatakan Silvya diperiksa sebagai saksi untuk kasus Hambalang. Namun Johan tidak merinci apakah Silvya yang disebut dekat dengan Ibu Negara Ani Yudhoyono ini memberikan keterangan terkait sejumlah tersangka Hambalang.

Seorang lelaki yang disebut-sebut orang dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Widodo Wisnu Sayoko juga diperiksa KPK.

Widodo dimintai keterangan sebagai saksi untuk kasus dugaan korupsi proyek Stadion Hambalang di Bogor. Seusai diperiksa pada Selasa petang, 28 Mei 2013, Widodo duduk sejenak di kursi lobi KPK.

Sesaat sebelum azan maghrib berkumandang, dia berjalan menuju mushola yang terletak di samping lobi. Seusai salat, Tempo bertanya kepada Widodo, apakah dia diperiksa terkait tersangka Hambalang, Andi Mallarangeng.

Menjawab pertanyaan itu, Widodo mengatakan, “Saya enggak diperiksa. Saya mengantar Ibu.” Tak jelas Ibu siapa yang dia maksud. Kepada wartawan yang mencegat dan mengejarnya, Widodo juga mengelak semua pertanyaan. “Saya enggak pernah,” ujarnya sambil berlalu.

Lelaki yang mengenakan kemeja berwarna merah muda ini kemudian berlari menghindari kerumunan dan kejaran wartawan. Dia melintasi Jalan Kuningan melalui jembatan penyeberangan, hingga sampai di depan Gedung Esia. Widodo yang sempat terlihat bingung kemudian memanggil tukang ojek di sekitar Gedung Esia. Lelaki itu ‘melarikan diri’ dengan naik ojek motor.

Johan Budi sendiri membenarkan komisi anti-rasuah hari ini memeriksa Widodo Wisnu Sayoko sebagai saksi dalam kasus Hambalang. “Benar, kami periksa dia sebagai saksi,” ujarnya.

Dia melanjutkan, nama Widodo muncul dari hasil pemeriksaan tiga tersangka kasus Hambalang, yaitu mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, pejabat pembuat komitmen Deddy Kusdinar, dan mantan Direktur Operasional PT Adhi Karya Teuku Bagus Muhammad Noor.Ditanya soal benar-tidaknya Widodo adalah kerabat Presiden SBY, Johan mengaku tidak tahu.

Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Marzuki Ali menyatakan tidak tahu ihwal hubungan Widodo Wisnu Sayoko dengan Presiden SBY. “Saya enggak tahu,” ujar Marzuki.

Dia juga mengaku belum pernah mendengar nama pria itu sebelumnya. “Belum pernah dengar.” Ketua DPR RI pun berkata, dirinya tidak mengikuti perkembangan pemeriksaan kasus Hambalang itu sendiri. “Saya enggak ngikuti.”tmp,kcm