Archive for June, 2013

June 30, 2013

Tiga BUMN Rencanakan Beli Lahan Peternakan Australia

 

Ambil saja peternakan eks Soeharto di Australia..

Cipto – Ekonomi Bisnis

Rabu, 26 Juni 2013 17:01 WIB

 2

 
gambar berita warta ekonomi - tiga bumn rencanakan beli lahan peternakan australia

WE.CO.ID – Tiga BUMN yaitu PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Perum Bulog dan PT Pupuk Indonesia sepakat membentuk perusahaan patungan (joint venture) dan merencanakan pembelian lahan satu juta hektare di Australia sebagai lokasi peternakan sapi.

“Kami sudah siap melakukan ekspansi lahan satu juta hektare di Australia. Jika Kementerian BUMN memberi izin akan segera kami realisasikan,” kata Direktur Utama RNI Ismed Hasan Putro di sela peluncuran produk daging sapi “Raja Daging” di Gedung RNI Jakarta, Rabu (26/6/2013).

Menurut Ismed, pembelian lahan satu juta hektare di Australia dalam jangka panjang untuk menstabilkan harga daging sapi Indonesia yang saat ini masih berkisar Rp90.000-Rp100.000 per kilogram.

Dana yang dibutuhkan untuk pembelihan lahan diperkirakan mencapai Rp300 miliar, di luar pembelian bibit sapi.

Ismed mengaku rencana tersebut mendapat dukungan dari Bank BUMN yaitu Bank Mandiri, Bank BRI dan Bank BNI.

“Saya ingin kita membentuk konsorsium, tidak sendiri-sendiri. Jika bersama-sama tentu akan memiliki kekuatan yang cukup besar dari sisi pendanaan,” kata Ismed.

Untuk itu ia menjelaskan, masing-masing pihak sedang menyelesaikan studi kelayakan bisnis dari rencana tersebut untuk kemudian disampaikan ke Kementerian BUMN.

“Sebelum 20 Juli 2013 studi kelayakan sudah di tangan Menteri BUMN untuk diadu satu sama lainnya,” kata Ismed.

Rencananya lahan peternakan di negeri Kangguru tersebut akan digunakan untuk menghasilkan bibit sapi atau pedet, yang kemudian dikirim ke Indonesia untuk digemukkan.

Namun harus ada jaminan pemerintah berupa regulasi agar sapi pedet dan siap potong bisa dibawa ke Indonesia.

“Jangan sampai kita sudah mengambil risiko bisnis, namun di dalam negeri soal kuota daging sapi belum “clear”. Harus ada komitmen jangka panjang soal daging nasional,” ujar Ismed.

Selama ini biaya penggemukan sapi di Indonesia ternyata lebih murah ketimbang di Australia, sebaliknya pembibitan lebih mahal di Indonesia.

Meski demikian, Ismed belum dapat memastikan apakah konsorsium berhasil mendapatkan lahan satu juta hektare.

Lahan satu juta hektare masih tergolong kecil dibanding Brunai Darussalam yang sudah memiliki lahan peternakan empat juta hektare, dan Malaysia seluas dua juta hektare di Australia.

“Satu juta hektar lahan peternakan masih relatif kecil dibanding tingkat kebutuhan daging sapi Indonesia yang terus meningkat,” ujar Ismed. (Ant)

(redaksi@wartaekonomi.com)

Advertisements
June 30, 2013

Erick Thohir Segera Akuisisi 40 Persen Saham Inter

Asal nggak rugi aja..

JUM’AT, 28 JUNI 2013 | 15:24 WIB

 

Erick Thohir Segera Akuisisi 40 Persen Saham Inter

Erick Thohir. dcunited.com

 

 

TEMPO.COMilan – Inter Milan bakal memiliki pemegang saham baru. Rencana pengusaha Indonesia, Erick Thohir, untuk membeli saham Inter telah menemui titik terang. Negosiasi antara Thohir dan Presiden Inter, Massimo Moratti, dikabarkan telah menemui kesepakatan.

Sebelumnya, Moratti menyatakan proses negosiasi dengan Thohir masih berlangsung. “Pembicaraan terus belanjut. Kedua pihak ingin segera menyelesaikan semuanya. Kami ingin melakukan sesuatu yang positif untuk Inter,” kata Moratti, Kamis lalu.

Dalam waktu dekat, Thohir dilaporkan bakal memiliki 40 persen saham kepemilikan Inter. Seperti dilansir tuttomercatoweb, Jumat, 28 Juni 2013, transisi kepemilikan Inter dari Moratti ke tangan Thohir akan melewati beberapa tahapan.

Tahap pertama, Moratti akan tetap bertanggung jawab di Inter, sementara Thohir masih berstatus sebagai pemegang saham minoritas. Jika semuanya berjalan lancar, dalam waktu tiga tahun Thohir akan lolos ke tahap kedua, yaitu memegang mayoritas saham klub. Artinya, Moratti lengser dari jabatannya sebagai presiden klub.

Erick Thohir siap menggelontorkan ratusan juta euro untuk merealisasikan keinginannya itu. Pasalnya, Thohir bakal didukung beberapa perusahaan, seperti bank investasi Inner Circle dan Lazard Bank sebagai penasihat. Sementara Inter didukung biro hukum dan keuangan Cleary Gottlieb Steen & Hamilton.

Inter kini hanya bisa membeli pemain dengan syarat harus menjual pemainnya terlebih dahulu. Namun, dengan gelontoran dana yang dikucurkan Thohir, La Beneamata bisa bersaing di bursa transfer. Pemain Cagliari berdarah Indonesia, Radja Nainggolan, dikabarkan jadi kado pertama Thohir untuk klub barunya.

June 30, 2013

Pemasangan Alat Pengendali BBM Subsidi Mulai 1 Juli 2013 Ditunda

 

Barangnya (RFID) nya belum selesai diimpor dari China ???   Tidak heran  pekerjaan yang terkait dengan BUMN selalu melenceng dari schedule. Ada saja alasan untuk melakukan penundaan.  Jika perusahaan swasta murni seenaknya saja melakukan penundaan, pasti kena “penalti”.  Sekarang siapa yang berani kasih penalti buat BUMN terbesar di Indonesia ini ? 

Rista Rama Dhany – detikfinance
Minggu, 30/06/2013 11:26 WIB
 
 
 
 

https://i2.wp.com/images.detik.com/content/2013/06/30/1034/113328_rfid3101.jpg
Jakarta – PT Pertamina (Persero) akhirnya menunda pemasangan alat pengendali BBM bersubsidi atau Radio Frequency Identification (RFID) dikendaraan pribadi dan umum. Padahal sebelumnya Pertamina dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) yakin bisa melaksakannnya mulai 1 Juli 2013.

“Jadwalnya seharusnya besok, 1 Juli 2013 RFID akan mulai dipasang disetiap kendaraan dimana DKI Jakarta mendapatkan giliran pertama,” ucap Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Ali Mudakir ketika dihubungidetikFinance, Minggu (30/6/2013).

Meski demikian, Ali memastikan pemasangan RFID pada kendaraan pribadi maupun umum tetap akan dilaksanakan. Alasannya proyek ini sudah disusun sudah jauh hari sebelum kenaikan harga BBM subsidi.

“Tapi pemasangan tetap akan dilakukan, cuma bukan 1 Juli 2013, ditunda dulu,” tegas Ali.

Seperti diketahui proyek pemasangan RFID ini telah dimenangkan PT Inti, dan dilakukan pemasangan di 100 juta kendaraan yang terdiri dari 11 juta mobil penumpang, 80 juta sepeda motor, 3 juta bus, 6 juta truk dan di 5.027 SPBU serta 92.000 nozel (pompa bensin).

Target selesainya pemasangan RFID diseluruh Indonesia pada Juni 2014, dan setelah itu seluruh kendaraan yang membeli BBM subsidi harus ada terpasang alat ring RFID di mulut tangki BBM subsidi, jika tidak terpasang maka kendaraan tidak bisa mengisi BBM subsidi karena nozel secara otomatis tidak akan mengeluarkan BBM subsidi.

 

Ini Alasan Pertamina Tunda Pasang Alat Pengendali BBM Subsidi 1 Juli

Rista Rama Dhany – detikfinance
Minggu, 30/06/2013 12:05 WIB
 
 
 

https://i2.wp.com/images.detik.com/content/2013/06/30/1034/121105_rfid3202.jpg
Jakarta – PT Pertamina (Persero) menunda pemasangan alat pengendali BBM subsidi atau RFID (Radio Frequency Idenification) yang seharusnya mulai berlaku besok, 1 Juli 2013. Pertamina beralasan penundaan ini karena sebelumnya perseroan sibuk melakukan persiapan kenaikan harga BBM.

“Pemasangan RFID dikendaraan yang dimulai di DKI Jakarta jadwalnya mundur, tidak jadi 1 Juli 2013,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir dihubungi detikFinance, Minggu (30/6/2013).

Alasan Pertamina menunda jadwal pemasangan RFID karena perseroan lebih berkonsentrasi terkait persiapan kenaikan harga BBM bersubsidi 22 Juni lalu. “Ini karena kami kemarin konsentrasi dulu penyiapkan kenaikan harga BBM subsidi yang dilakukan Pemerintah,” katanya.

Ali beralasan, jelang kenaikan BBM pekan lalu merupakan periode yang krusial. Perseroan bertanggun jawab penuh memasok seluruh SPBU di Indonesia agar tak terjadi kekosongan stok BBM di masyarakat.

“Saat harga BBM subsidi mau naik kan semua SPBU kami perintahkan untuk buka 24 jam semua, konsentrasinya kena semua, bagaimana distribusi kita kerahkan maksimal agar BBM jangan sampai kosong di SPBU,” tandasnya.

Seperti diketahui PT Inti telah memenangkan tender pemasangan RFID di 100 juta kendaraan, 5.027 SPBU dan 92.000 nozel (pompa bensin).

Nantinya PT Inti akan dibayar oleh Pertamina Rp 18 per liter dari setiap BBM subsidi yang disalurkan melalui sistem RFID ini.

Pertamina bahkan akan menambah bayaran ke PT Inti menjadi Rp 20,47 per liter apabila RFID ini nantinya menggunakan smartcard apabila Pemerintah memberlakukan pengendalian BBM subsidi berdasarkan jumlah kuota setiap kendaraan.

June 30, 2013

TNI AD dan Kemhan Ajukan Tambahan Rp 6 Triliun untuk Pembelian Apache

29 JUNI 2013

 

 
29 Juni 2013

Helikopter serang AH-64D Apache (photo : military-wallpaper)

TNI AD Ajukan Rp6 Triliun Beli Helikopter Serang dari AS

Solopos.com, SEMARANG – Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan Mabes TNI AD telah mengajukan tambahan anggaran khusus senilai Rp6 triliun untuk pembelian sejumlah helikopter serang Apache dari Amerika Serikat beserta persenjataannya.

”Pemerintah Amerika Serikat sudah menyetujui pembelian helikopter Apache. Sekarang sedang proses negosiasi harga,” ungkap di Semarang, Sabtu (29/6/2013).

Sebab harga satu unit helikopter Apache sangat mahal yakni senilai US$40 juta atau sekitar Rp388 miliar. ”Saat ini tim khusus dari Kementerian Pertahanan dan Mabes TNI AD, sedang melobi pemerintah Amerika Serikat mengenai harga helikopter Apache,” imbuhnya.

Keberadaan skadron Apache itu, kata Menhan, untuk melengkapi kekuatan militer Indonesia dalam menjaga kedaulatan negara.

”Selain TNI AD, TNI Angkatan Laut juga menyiapkan helikopter antikapal selam dan membuat armada perusak kawal rudal,” ujarnya.

(Solopos)

June 29, 2013

Densus Dilibatkan Mencari Dinamit

SABTU, 29 JUNI 2013

kompas logo
 

 

29-06-2013

Add to Twitter Add to Facebook

 

 

 

 

 
Jakarta, Kompas Semua unit kepolisian di jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat dikerahkan untuk memburu keberadaan 50 kilogram dinamit (250 batang) yang diperkirakan hilang di sepanjang jalur Subang, Marunda (Jakarta), hingga Bogor. Polda Jabar telah memeriksa 12 orang yang terlibat dalam pengiriman bahan berbahaya tersebut.

”Polisi telah memeriksa para pengemudi, kenek, dan para pegawai yang menurunkan dan menaikkan kardus-kardus dinamit itu. Mereka semua adalah orang yang berinteraksi dalam perjalanan selama 14 jam dari Subang (Jawa Barat), Marunda (Jakarta), hingga ke PT Batu Sarana Persada di Cigudeg, Bogor,” kata Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Martinus Sitompul, Jumat (28/6).

Sampai sejauh ini 12 orang yang diperiksa belum ada yang dijadikan tersangka.

Polisi menerjunkan sejumlah elemen jajarannya, termasuk Detasemen Khusus (Densus) 88 untuk mengantisipasi kemungkinan dinamit itu jatuh ke tangan teroris.

Polisi mengkaji berbagai kemungkinan lokasi berkait raibnya dinamit itu. Mengingat selama di perjalanan para pengemudi sempat makan di jalan, istirahat sekitar dua jam di gudang Marunda, mengganti ban, bahkan sesampai di gudang PT BSP tidak langsung dibongkar.

Di tempat terpisah, Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo menegaskan, jajarannya tengah menginvestigasi proses pengamanan dan pengawalan truk pengangkut bahan peledak itu. Berdasarkan informasi yang diperoleh, truk itu terdiri dari beberapa truk. Namun, petugas keamanan yang berjaga hanya dua orang.

”Kalau saya lihat dari laporan memang kurang (personel). Ada beberapa kendaraan, cuma diamankan dua orang. Petugas seharusnya ditambah untuk menjaga rangkaian truk pengangkut bahan peledak itu. Kalau mau pengamanan, jangan ngirit personel seperti itu,” ujar Timur.

Hal itu juga diakui Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar Asep Safrudin karena proses pengiriman bahan peledak hanya ditutup terpal. Pihaknya masih mengumpulkan informasi lebih detail dari 12 saksi yang diperiksa, yakni sopir, kernet, petugas keamanan perusahaan, serta teknisi dan manajemen perusahaan.

Tidak meremehkan

Polri melihat kasus ini sangat serius, kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar. Sebab, dinamit adalah bahan peledak berbahaya dan bisa digunakan untuk tujuan lain, termasuk terorisme. Oleh karena itu, satuan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri dilibatkan menyelidiki raibnya barang berbahaya itu.

”Belum ada indikasi (terorisme). Namun, (Polri) tidak bisa underestimate,” kata Boy. Dinamit yang lenyap dikhawatirkan dapat digunakan untuk tujuan atau kejahatan lain, seperti terorisme.

Aparat kepolisian terus mendalami dan memvalidasi fakta proses pengiriman dinamit dari Subang, ke Marunda, dan dari Marunda ke Bogor. Truk yang kehilangan dinamit itu setidaknya berhenti lima kali, seperti saat macet, ganti ban, dan hambatan lain di jalan.

Terkait prosedur pengamanan atau pengawalan truk, menurut Boy, pengamanan dan pengawalan pengangkutan bahan peledak itu merupakan bagian yang akan dievaluasi Polri.

”Tim Profesi dan Pengamanan Polri ikut mengevaluasi bagaimana aktivitas pengawalan. Bagaimana koordinasi pihak perusahaan dan kepolisian,” katanya.

Dicuri di jalan rusak

Suparman, salah seorang sopir yang ikut diperiksa, di Polsek Cigudeg, mengatakan, pihaknya yakin pencurian dua kardus dinamit milik PT BSP (perusahaan pertambangan batu) di Cigudeg, Kabupaten Bogor, terjadi di jalan rusak Cisauk-Legok-Parung Panjang. Pencurian itu terjadi karena minimnya pengamanan dalam pengiriman dinamit.

”Saya sangat yakin pencurian dinamit itu sewaktu tersendat di pengecoran jalan di Cisauk-Legok-Parung Panjang. Mobil harus bergantian lewat dari arah berlawanan sehingga berhenti cukup lama. Waktu itu juga masih gelap,” tutur Suparman.

Dia yakin karena empat truk itu selalu dalam posisi beriringan. Truk pengangkut amonium nitrat yang disopirinya, lalu pengangkut amonium nitrat yang disopiri Yudi, diikuti truk pengangkut amonium nitrat dan detonator yang dikemudikan Eko, lalu terakhir truk pengangkut 80 kardus dinamit yang disopiri Edi Junaedi dan dikawal anggota kepolisian.

Suparman mengaku saat berangkat dari gudang PT Multi Nitrotama Kimia di Marunda, Jakarta Utara, kondisi terpal dan ikatan dari keempat truk diperiksa. Semua dalam kondisi sempurna. Saat berhenti akibat ban truk pecah di Tol Pondok Indah, kondisi terpal empat truk masih baik. Begitu pula saat berhenti setelah keluar dari tol BSD seusai istirahat makan.

Dia mengaku sudah beberapa kali mengirim bahan peledak untuk PT BSP melintasi rute Cisauk-Legok-Parung Panjang-Cigudeg. Jalur itu relatif lebih dekat ketimbang harus lewat Tol Jagorawi-Kota Bogor-Leuwiliang-Cigudeg. Jalur yang mereka lewati bisa menghemat waktu hingga dua jam.

Pengakuan Suparman diperkuat Kapolres Jakarta Utara Kombes Mohammad Iqbal, dua dus dinamit itu tidak hilang di wilayah Jakut meskipun sempat menaikkan barang dan istirahat di Marunda. Dugaan sementara, dinamit itu dicuri kelompok bajing loncat di daerah Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Di daerah itu sedang ada pekerjaan perbaikan jalan sehingga konvoi harus antre.

Polisi juga menggelar rekonstruksi di lokasi penambangan milik PT BSP di Cigudeg. Petugas memulai dari gerbang masuk hingga saat truk diparkir di depan Pos III Handak sekitar 200 meter dari pos pengamanan masuk. Posisi truk itu parkir hanya beberapa meter dari gudang penyimpanan bahan peledak.

”Biasanya mendapat kiriman bahan peledak sekitar 3 bulan sekali. Hampir setiap hari ada peledakan batu. Kadang untuk satu lubang bisa menggunakan 1-3 dinamit,” tutur Pardi, petugas keamanan PT BSP.

(CHE/ODY/NIT/GAL/FER/MKN)

June 28, 2013

RI akan Impor Cabai 9.000 Ton dari China dan Vietnam, Petani: Keterlaluan!

Deptan (dengan mafia PKS) dan Departemen Perdangangan (dengan kartel importir) sama brengseknya.. Mafia dan kaki tangan birokratnya harus segera dibubarkan.

Permainan urusan daging sapi mungkin baru sebagian kecil saja dari permainan jahat di dua departemen ini

 

 

Suhendra – detikfinance
Jumat, 28/06/2013 14:47 WIB

https://i0.wp.com/images.detik.com/content/2013/06/28/4/144150_cabai3202.jpg
Jakarta – Asosiasi petani cabai menganggap rencana impor cabai 9.000 ton pada semester II-2013 suatu keputusan pemerintah yang keterlaluan. Para petani mendesak pemerintah seharusnya bisa mengatasi gangguan cuaca ekstrem terhadap produksi capai lokal.

“Keterlaluan!” tegas Ketua Umum Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia Dadi Sudiana kepada detikFinance, Jumat (28/6/2013)

Dadi mengatakan, kebijakan impor cabai saat harga di dalam negeri melonjak karena produksi cabai petani lokal terganggu cuaca tak menyelesaikan masalah mendasar pertanian di Indonesia.
Pemerintah khususnya kementerian pertanian punya program mencegah gangguan produksi cabai saat cuaca ekstrem yang kerap melanda Indonesia setiap tahun.

“Ini bukan menyelesaikan masalah tapi melanggengkan masalah petaninya tetap menderita,” katanya.

Pada semester II-2013, pemerintah siap mengimpor cabai 9.000 ton dari negara China dan Vietnam. Izin impor sudah diberikan kepada 3 importir yang telah mendapat Surat Persetujuan Impor (SPI).

“Semester pertama sudah cukup namun untuk semester ke-2 nanti memang dialokasikan sekitar 9.000-an ton untuk cabai untuk masuk di akhir tahun setelah panen di Indonesia. Dengan demikian RIPH (Rekomendasi Impor Produk Hortikultura) sudah dikeluarkan minggu lalu dan kami sudah mengeluarkan SPI kepada 3 importir yang diberikan alokasikan Kementan,” kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Bachrul Chairi kemarin.

 

June 28, 2013

Ini Dia Jabatan PNS yang Hobi Palsukan Perjalanan Dinas

 

Maikel Jefriando – detikfinance
Kamis, 27/06/2013 15:28 WIB
 
 
 
 

https://i1.wp.com/images.detik.com/content/2013/06/27/4/153219_pns2.jpeg
Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat pemalsuan perjalanan dinas sebagai poin penting dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Kementerian Lembaga (LKKl) tahun 2012. Laporan yang berisi penyelewengan tersebut ternyata dilakukan oleh PNS dengan posisi Eselon II ke bawah.

“Ini kan yang terserak di eselon II kebawah, kita tidak katakan mereka sengaja melakukan. Tapi faktanya begitu,” kata Anggota III BPK Agung Firman Sampoerna kepadadetikFinance di Gedung BPK, Jakarta, Kamis (27/6/2013)

Agung menyatakan penyelewengan perjalanan dinas tidak dilakukan oleh pejabat seperti para Menteri dan Anggota DPR. “Perjalanan dinas itu utamanya kan terserak di berbagai tempat, itu nggak termasuk yang anggota DPR. Jadi biasanya tuh gini, kalau perjalanan dinas pejabat negara itu ya mereka nggak mau seperti itu lah,” jelasnya.

Akan tetapi, menurutnya dengan sistem yang baru, PNS tidak akan mudah untuk melakukan hal itu lagi. Sebab, sudah ada ukuran yang ditetapkan dalam perjalanan dinas.

“Jadi sebenarnya ini ada perpindahan, dari sistem yang lama. Kalau langsung itu kan mereka mendapat sedikit lebihan atau selisih penderitaan namanya. Nah yang baru sekarang itu sudah nggak ada lagi,” pungkasnya.

June 28, 2013

Dahlan Iskan: 8 BUMN Akan Ekspansi ke Vietnam

 

Maikel Jefriando – detikfinance
Jumat, 28/06/2013 12:29 WIB
 
 
 
 

https://i2.wp.com/images.detik.com/content/2013/06/28/4/dahlan.jpgFoto: dok.detikFinance
Jakarta – Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan akan ada 8 BUMN yang melakukan ekspansi ke Vietnam. Presiden Vietnam Truong Tan Sang memang datang ke Indonesia untuk menawarkan investasi di negaranya.

Adapun 8 BUMN yang akan melakukan ekspansi tersebut adalah PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Pupuk Indonesia, PT Telkom Tbk, PT Dirgantara Indonesia (PTDI), PT Semen Indonesia Tbk, PT Kimia Farma Tbk, Perum Bulog, dan PT Pertamina, 

“Ada 8 yang berminat untuk ekspansi ke Vietnam,” kata Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan di Hotel Indonesia Kempinsky, Jakarta, Jumat (28/6/2013).

Tahun ini, menurut Dahlan, BUMN tersebut akan coba meninjau pasar bisnis di Vietnam. Ini merupakan langkah pertama sebelum memastikan ekspansi akan dilakukan.

“Tahun ini saya rasa melihat pasar lah, kemungkinan seperti itu. Pasti kita kan pertimbangkan usaha yang menguntungkan. Yang jelas Vietnam dengan daratan yang cukup memanjang dan eko yang berkembang, peluang untuk mendapatkan bisnis itu lebih besar,” jelasnya.

Untuk PTBA, Dahlan mengatakan, BUMN batubara ini akan mengutamakan pasokan batubara untuk pasokan listrik. Sebab, menurutnya Vietnam hingga saat ini masih sangat kekurangan listrik.

“PTBA itu kan saling suplai saja. Misalnya pembangkit listrik, kan disna juga kekurangan listrik. seperti kita yang di luar Jawa kan juga kekurangan listrik. Terus tarif listrik di sana kan naik terus. ua tahun terakhir ini naik beberapa kali,” kata Dahlan.

Dahlan menambahkan untuk Kimia Farma dan Telkom, akan melakukan kerjasama dengan perusahaan lokal di Vietnam. “Pasti kita akan join dengan perusahaan farmasi di sana. Telkom juga kerjasama internasional, jadi kalau ada tender internasional, Telkom Indonesia dan Vietnam saling sinergilah, jangan bersaing,” ucapnya.

Hari ini Dahlan bersama Presiden Vietnam melakukan pertemuan bisnis untuk membahas peluang investasi yang bisa dilakukan perusahaan-perusahaan Indonesia di Vietnam.

June 28, 2013

Garuda siapkan penerbangan perintis dengan 25 pesawat ATR72

Kenapa garuda tidak menggandeng PT DI.. mana sinergi BUMN PT Garuda ??

 

Fri, 28/06/2013
 
 

Air transportation

(Sulawesi Selatan) PT Garuda Indonesia Tbk akan mendatangkan 25 pesawat jenis ATR72 untuk menerbangi bandara perintis,  terutama di kawasan timur Indonesia.   

Menurut Rosyinah,  Vice President East Garuda,  pesawat tersebut kemungkinan didatangkan pada Oktober 2013,  dan dapat beroperasi mulai akhir tahun atau awal 2014.   

“Ini karena pertumbuhan kawasan timur pesat,  masyarakat juga membutuhkan sarana transportasi yang cepat,” katanya.   

Pesawat-pesawat itu di antaranya akan menerbangi bandara-bandara kecil di Sulawesi,  Kalimantan,  dan Papua.   

Selain penerbangan perintis,  Garuda juga akan membuka rute baru,  seperti dari Makassar-Manokwari,  Makassar-Sorong,  dan Makassar-Kendari Juli ini.    

Direktur Pelayanan Garuda Faik Fahmi mengatakan jumlah penerbangan perusahaan BUMN ini di Makassar telah mencapai 30 kali dalam sehari.   

Guna mengoptimalkan bisnisnya di kawasan timur,  Garuda membuka operation center di Bandara Sultan Hasanuddin,  kantor penjualan di Pettarani dan gerai counter di daerah Maros,  Sulsel.   

“Setiap bulan kami kedatangan 2 pesawat baru dan diharapkan pada 2015 armada kami mencapai 194 pesawat dengan usia di bawah 5 tahun,” katanya.  Tahun ini,  katanya,  ada 24 pesawat baru yang didatangkan.   

Sejalan dengan naiknya armada,  Garuda juga mencari tambahan 2.400 awak kabin hingga 2015.  Tahun ini perusahaan yang dipimpin Emirsyah Satar membutuhakn sekitar 1.000 awak kabin.  

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari,  anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).  

June 28, 2013

Survei proyeksi 2014

Survei yang dilakukan oleh LIPI menyimpulkan PKS tidak tembus tak lolos Parliementary Treshold (PT)

 

 
Jumat, 28/06/2013 06:56 WIB

Diprediksi Jadi Partai Kecil di 2014, Ini Tanggapan PKS

 

M Iqbal – detikNews

 
  

Jakarta – LIPI merilis hasil survei terkait elektabilitas partai politik di Pemilu 2014, diantara hasilnya menempatkan PKS pada urutan 7 sebesar 2,6 persen alias tak lolos Parliementary Treshold (PT). Ketua DPP PKS Hidayat Nur Wahid menilai survei itu bisa jadi masukan, tapi tidak selalu benar.

“Kami tidak memposisikan survei secara berlebihan, kami jadikan dia sebagai masukan saja. Tapi kami sudah hafal dengan lembaga survei, karena nyatanya ketika banyak yang mengira PKS terjun bebas kader kami justru memenangi sejumlah Pilkada di Sumut, Jabar, dan Pilwakot Bandung,” kata Hidayat Nur Wahid saat berbincang dengan detikcom, Jumat (28/6/2013).

“Jadi survei monggo terserah saja, survei itu ada yang benar ada yang salah,” lanjutnya.

Menurut Hidayat, dengan fakta itu maka kredibilitas lembaga survei jadi pertaruhan, jika nantinya prediksi tidak sesuai kenyataan. Hidayat justru menantang lembaga survei untuk berani membuka soal independensinya.

“Lembaga survei harus berani declare membuka siapa narasumber mereka, sehingga rakyat tidak hanya dicekoki oleh validitas survei,” kritik Hidayat.

Sementara terkait kasus hukum yang diasumsikan menjadikan PKS merosot dalam elektabilitas, Hidayat menilai parpol lain juga tersangkut kasus hukum. “Demokrat juga punya kasus hukum, bahkan ketua umum, bendahara dan menterinya. Kasus hukum itu kan keadilan. Kita juga tidak tahu siapa yang akan kena kasus hukum di 2014, karena KPK masih mengembangkan kemana-mana,” ucap ketua Fraksi PKS itu.

“Jadi nggak ada yang mengejutkan, hasil survei itu memang bisa jadi pembanding karenanya selamat bekerja untuk lembaga survei,” imbuhnya.

Survei dilakukan pada tanggal 10-31 Mei 2013 dengan jumlah responden 1.799 orang. Responden survei berusia di atas 17 tahun atau sudah menikah dengan metode wawancara tatap muka. Survei ini memiliki margin of error 2,31% pada tingkat kepercayaan 95%.
Berikut tingkat elektabilitas parpol berdasarkan survei LIPI, jika Pemilu 2014 digelar saat ini:

1. PDIP: 14,9%
2. Golkar: 14,5%
3. Partai Demokrat: 11,1%
4. Gerindra: 7,4%
5. PKB: 5,6%
6. PPP: 2,9%
7. PKS: 2,6%
8. PAN: 2,5%
9. NasDem: 2,2%
10. Hanura: 1,9%
11. PBB: 0,6%
12. PKPI: 0,3%
Tidak menjawab: 31,1%