Soal pencurian minyak Pertamina


Gimana Pertamina mau efisien dan menjadi perusahaan kelas dunia, jika minyak mentah nya dengan mudah dicuri

 

 

 

Selasa, 30 Juli 2013 | 04:04 WIB

Kabareskrim Urus Pencurian Minyak Tempino-Plaju

Kabareskrim Urus Pencurian Minyak Tempino-Plaju

Pekerja memasang scraper (perangkat pembersih pipa) di menara reparasi sumur H-25 Lapangan Tempino, sumur TPN-211 yang dikelola Pertamina EP di Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. ANTARA/ Reno Esnir

 
 
  

TEMPO.CO , Jakarta: Kepala Kepolisian Jenderal Timur Pradopo menyatakan, Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris Jenderal Sutarman menyelidiki langsung kasus pencurian dan penjarahan minyak mentah di Pipa Tempino-Plaju, Sumatera Selatan. Sutarman sudah berangkat dan sedang memulai pemeriksaan di lokasi perkara. “Kita tunggu saja laporan dari Kabareskrim,” kata Timur Pradopo di Kantor Presiden, Senin, 29 Juli 2013.

Kepolisian belum bisa menyimpulkan kasus penjarahan yang diduga terjadi sejak awal Juli. Polisi belum bisa menetapkan modus dan tersangka dari pencurian yang diduga mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp 17,5 miliar dalam sepekan ini. “Itu (pipa) panjang, sangat panjang, jadi itu yang membuat jadi masalah,” kata Timur.

PT Pertamina menghentikan pengiriman produksi minyak melalui ruas pipa minyak Tempino-Plaju karena menjadi objek penjarahan atau illegal tapping. Pertamina mengklaim kehilangan minyak 17.500 dengan nilai kerugian Rp17,5 miliar.

Rata-rata kerugian selama sepekan yang dialami dalam operasi komersial mencapai 18 persen dari rata-rata penyaluran 12.000 barel per hari. Pertamina menyatakan telah menandatangani sekitar 126 laporan ke kepolisian mengenai penjarahan minyak.

Jalur pipa minyak Tempino-Plaju dioperasikan secara komersial sejak 17 Juli setelah melalui masa pra dan commissioning sejak 9 Juli. Pipa sepanjang 260 kilometer ini ditanam pada kedalaman 1,5 meter hingga 2 meter di bawah permukaan tanah. Kapasitas angkutnya 24.000 barel per hari.

 

 

+++++++++++++++++++++++++

 

Jum’at, 26 Juli 2013 | 07:02 WIB

Minyak Dicuri, Produksi Turun 12 Ribu Barel

Minyak Dicuri, Produksi Turun 12 Ribu Barel

TEMPO/Dhemas Reviyanto

 

 

TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Satuan Kerja Khusus Pengatur Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Rudi Rubiandini, mengatakan pencurian minyak di alur pemipaan Tempino Jambi-Plaju, Sumatera Selatan, mengganggu produksi minyak nasional.

Penurunan produksi, kata Rudi, diperkirakan mencapai 12 ribu barel per hari. “Ini terjadi karena pemompaan dihentikan,” kata dia, Kamis, 25 Juli 2013.

Meski pencurian ini merugikan negara, Rudi mengaku belum bisa mengambil tindakan apa pun. “Kami ikuti dulu langkah dari Pertamina,” ujarnya.

Pencurian itu terjadi sejak 17 Juli 2013, atau saat pipa penghubung lapangan minyak Tempino dengan kilang bahan bakar Plaju milik anak perusahaan PT Pertamina dioperasikan. Polisi dan karyawan Pertamina EP dan Pertagas menemukan lubang-lubang di 17 lokasi dengan total kehilangan 17.563 barel, atau setara 18,29 persen dari jumlah minyak yang dialirkan.

Penjarahan terbanyak terjadi pada 24 Juli saat ditemukan empat lokasi kebocoran, di antaranya di Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin. Pertagas dan PT Pertamina EP pun terpaksa menghentikan pemompaan minyak.

Juru bicara Kepolisian Daerah Jambi, Ajun Komisaris Besar Almansyah, mengaku belum mengetahui pencurian tersebut. Kasus ini, kata dia, akan ditindaklanjuti oleh Direktur Pengamanan Obyek Vital Polda Jambi.

Presiden Direktur Pertamina EP, Syamsu Alam, mengatakan kerugian dalam setahun akibat pencurian minyak mencapai Rp 444 miliar. Pada Januari 2012 hingga Maret 2013, volume minyak yang hilang mencapai 463 ribu barel. “Ini belum termasuk kerugian akibat kebakaran dan kerusakan pipa,” ujarnya.

Dalam sehari, Pertamina EP memompakan minyak sebanyak 11-13 ribu barel. Minyak mentah tersebut dihasilkan lapangan Tempino yang memiliki kapasitas produksi 9.500 barel per hari. Akibat pencurian selama semester I 2013, Pertamina menderita kerugian kumulatif 290 ribu barel atau sekitar Rp 290 miliar.

AYU PRIMA SANDI

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: