Ini Alasan Kominfo Belum Blokir Video ISIS ( Sontoloyo ! )


Kementrian sontoloyo ! Harap maklum Kader PKS yang jadi menteri kominfo sontoloyo ini punya agenda mirip dengan ISIS

 

Situs situs ini yang sengaja dibiarkan oleh Kominfo

 

1.http://www.shoutussalam.com
2.al_mustaqbal.net
3.Arrahma.com
4.http://www.kompasislam.com
5.millahibrahim.wordpress.com
6.http://www.voa-islam.com
7.prisonerofjoy.blogspot.com

++++

SABTU, 02 AGUSTUS 2014 | 15:37 WIB

TEMPO.CO, Jakarta – Juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ismail Cawidu, membeberkan alasan mengapa lembaganya hingga saat ini belum memblokir video Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Video yang beredar di Internet dan berisi ajakan kepada warga Indonesia untuk bergabung itu, dianggap banyak pihak merupakan ancaman serius dan harus segera dihentikan. (Baca: Menteri Tifatul Diminta Blokir Video ISIS)

Tapi, menurut Ismail, lembaganya tidak bisa asal memblokir. “Karena kami hingga saat ini belum mendapatkan pengaduan dari pihak terrain,” kata Ismail, saat dihubungi, Sabtu, 2 Agustus 2014. “Sehingga kami belum bisa untuk memblokir.”

Ismail mengatakan sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2014, situs yang bisa langsung diblokir oleh Kominfo adalah konten pornografi dan kekerasan seksual anak. Sedangkan untuk kasus seperti ini, lembaganya masih akan menunggu pengaduan dari pihak-pihak terkait seperti Kementerian Luar Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, juga Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. (Baca: Video Ajakan Gabung ISIS Belum Diblokir)

Sebelumnya, sebuah video berisi ajakan dari sekelompok warga Indonesia untuk bergabung ke ISIS beredar melalui situs YouTube. Dalam video berdurasi delapan menit berjudul ‘Join the Ranks’ itu, seseorang yang menyebut dirinya Abu Muhammad al-Indonesi meminta warga Indonesia untuk mendukung perjuangan ISIS untuk menjadi khilafah dunia.

Dukungan itu pun disambut oleh sebagian warga Indonesia yang setuju terhadap pendirian kekhilafahan di Irak dan Suriah. Ratusan orang di Solo berbaiat dukung ISIS beberapa waktu lalu. Dukungan serupa juga muncul di kota-kota lain di Indonesia.

REZA ADITYA

++++

 

“Kenapa soal Porno Saja yang Sigap, tapi Terorisme dan Radikalisme Melempem?”

Senin, 4 Agustus 2014 | 10:05 WIB
screenshot youtubeTayangan video yang berisi sekelompok warga Indonesia di ISIS yang meminta kaum Muslimin di Indonesia untuk bergabung dengan kelompok mereka.


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring didesak segera memblokir akses internet terhadap tayangan video Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS. Kemenkominfo diminta memblokir seluruh tayangan tersebut tanpa perlu menunggu aduan.

“Kami mendesak karena Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring hingga kini masih belum memblokir video ajakan bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang diunggah situs YouTube. Alasannya, belum ada laporan keberatan dari pihak lain,” kata Helmy Fauzi, anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, di Jakarta, Senin (4/8/2014), seperti dikutip Antaranews.com.

Helmy mengaku heran dengan sikap Tifatul yang enggan menutup saluran propaganda terorisme. Sementara jika terkait pornografi, menteri asal Partai Keadilan Sejahtera itu sangat aktif bertindak.

“Kenapa soal porno saja yang sigap, tapi kalau terorisme dan radikalisme berbasis agama kok melempem?” kata Helmy.

“Situs atau saluran media sosial yang disalahgunakan dan membahayakan kepentingan nasional semestinya tidak perlu lagi menunggu laporan keberatan dari pihak lain untuk ditindak,” tegasnya.

Pantauan Kompas.com, hingga saat ini masih ada tayangan video yang berisi sekelompok warga Indonesia di ISIS yang meminta kaum Muslim di Indonesia untuk bergabung dengan kelompok mereka.

 

Ini Respons Amir Syamsudin Soal Blokir Video ISIS

Ini Respons Amir Syamsudin Soal Blokir Video ISIS  

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin mengatakan pihaknya tengah mengkaji Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Pengkajian ini dilakukan untuk mengetahui apakah lembaganya perlu meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir video ajakan bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di YouTube.

“Kami kaji dulu, apakah benar perlu ada aduan dari saya,” katanya saat dihubungi, Sabtu, 2 Agustus 2014. (Baca: Ini Alasan Kominfo Belum Blokir Video ISIS)

Kementerian Hukum, kata dia, memang memiliki otoritas. Namun, menurut dia, dalam masalah video yang berpotensi mengancam ketertiban umum seperti video ISIS itu, mestinya Kementerian Komunikasi memiliki otoritas sendiri untuk melakukan pemblokiran. “Kenapa harus berliku begitu jauh kalau kewenangan itu bisa dijalankan oleh Kementerian Komunikasi?” ujarnya.

Amir mengatakan pengkajian itu hanya akan membutuhkan waktu beberapa jam. Jika memang aturan mewajibkan ada aduan dari lembaganya, ia akan segera melayangkan permohonan tersebut. “Tak ada masalah,” ujarnya. Ia berharap sikap itu bisa disampaikan besok. (Baca: Polisi Klaim Miliki Identitas Aktor di Video ISIS)

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika mendesak beberapa lembaga dan kementerian terkait untuk segera membuat pengaduan agar video ajakan kepada warga Indonesia untuk bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di situs YouTube bisa segera diblokir.

Juru bicara Kementerian Komunikasi, Ismail Cawidu, sebelumnya mengatakan lembaganya belum bisa memblokir video tersebut. Alasannya, pemblokiran itu memerlukan aduan dari lembaga lain. (Baca: Beredar Foto Ba’asyir Dibaiat Dukung ISIS)

Menurut dia, ada beberapa kementerian dan lembaga terkait yang berwenang membuat pengaduan. Di antaranya Kementerian Luar Negeri; Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan; serta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

NUR ALFIYAH

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: