Archive for August, 2014

August 30, 2014

SBY Batal Naikkan Gajinya yang 10 Tahun Tak Pernah Naik

Jika dibandingkan dengan presiden negara lain gaji pak SBY termasuk yang tertinggi di dunia.

 

Rista Rama Dhany – detikfinance
Sabtu, 30/08/2014 14:28 WIB
 

 

Jakarta -Rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menaikkan gaji pejabat negara mulai Presiden hingga Gubernur sampai Walikota batal, padahal gaji mereka tidak pernah naik dalam 10 tahun terakhir.

“Ada rencana untuk itu (naikkan gaji), tetapi saya harus kembali pada kebijakan dasar. Memang dari dulu sejak 2005 kita niatkan naikkan dulu gaji pegawai negeri sipil, terutama golongan rendah dan pada kenyataanya ada yang naik empat kali lipat, sedangkan untuk pejabat negara yang lain belakangan,” kata SBY dalam video Youtube berdurasi 24.48 menit dengan judul ‘Tidak Mau Membebani Rakyat, Presiden SBY Pertahankan Harga BBM’, Sabtu (30/8/2014).

SBY mengatakan, tidak hanya PNS saja yang gajinya sudah dinaikkan, beberapa lembaga negara seperti DPR, DPD, Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gajinya sudah naik bahkan tidak menutup kemungkinan suatu saat akan naik kembali.

“Dan benar, tidak hanya gaji presiden, gaji wakil presiden, menteri, gubernur, bupati dan walikota sudah 10 tahun tidak mengalami kenaikkan,” ungkapnya.

SBY menambahkan, sebenarnya pemerintah sudah merancang dan mendesain kebijakan dasar terkait kenaikan gaji dengan mempertimbangkan kesetaraan antara satu pejabat dengan pejabat lainnya.

“Namun, secara moral tidak baik kalau itu (kenaikan gaji presiden) dilakukan, karena tahun ini kita melakukan penghematan anggaran, pemotongan anggaran termasuk menaikan tarif listrik, menaikan harga elpiji, lantas saya paksakan untuk menaikan gaji presiden, menteri, gubernur dan lain-lain meskipun 10 tahun tidak naik,” jelasnya.

Terkait gaji pemimpin negara yang 10 tahun belum pernah naik, ia menyerahkan kepada Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali mengkaji rencana tersebut.

“Saat ini kami harus mau berkorban, sudah saya putuskan gaji kami tidak kami naikkan, saya persilahkan pemerintahan yang akan datang untuk mengkaji rencana ini. Saya meminta maaf kepada pejabat yang sudah mau berkorban untuk tidak mengalami kenaikkan gaji 10 tahun. Sementara bagi bupati dan waliko yang sementara gajinya belum dinaikkan untuk bisa menggunakan insentif atau honor yang diperbolehkan menurut aturan perundang-undangan yang berlaku,” tutupnya.

 

(rrd/wij)

Advertisements
August 30, 2014

Mesin Mobil Hidup Saat Isi Bensin, SPBU Terbakar

Kwalitas pemilik mobil di indonesia.. Mesin tetap dihidupkan (supaya air con tetap nyala dan adem) saat mengisi bensin.

Sosialisasi mengenai aspek keamanan harus dilakukan terus baik oleh produsen mobil, pemerintah dan juga Pertamina, banyak pemilik kendaraan bermotor di Indonesia, OKB(orang kaya baru) yang  masih tidak punya kesadaran mengenai berlalu lintas dan juga mengenai resiko  !  SUPER ODOP !

 

 

 

Mesin Mobil Hidup Saat Isi Bensin, SPBU Terbakar

Tim Puslabfor Polri melakukan pemeriksaan pada pompa BBM premium yang terbakar di SPBU Sentul City, Bogor, 29 Agustus 2014. Satu dispenser premium terbakar menyebabkan satu mobil dan tiga orang terluka yang diduga akibat adanya konsleting pada saat mobil mengisi BBM. TEMPO/Sidik Pernama

 

TEMPO.CO, Bogor – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34-16813 yang berlokasi di Jalan M.H. Thamrin, Sentul City, Desa Citaringgul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, hangus terbakar pada Jumat, 29 Agustus 2014. Akibat kebakaran itu, tiga orang menderita luka bakar. Satu unit mobil Toyota Avanza dan satu unit mesin pengisian bahan bakar ikut hangus.

“Korban menderita luka bakar yang cukup serius di tangan dan kakinya. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polisi Resor Bogor Ajun Komisaris Didik Purwanto kepada Tempo.

Ketiga korban yang mengalami luka bakar dan saat ini mendapat perawatan di RSU Husada Cibinong tersebut adalah Ujang Toni, 55 tahun; Miftah, 40 tahun, dan Supria, 12 tahun.

Kebakaran berawal dari kedatangan Miftah yang mengendarai Toyota Avanza bernomor polisi B 2430 IPT. Dia langsung mengarahkan kendaraan ke pompa nomor satu. Saat proses pengisian sedang berjalan, Miftah menyalakan mesin. “Diduga saat itu ada api yang memercik dan menyambar bensin,” kata Didik.

Api dengan cepat membakar badan Avanza dan menyambar Miftah. Supria, anak Miftah yang berada di dalam mobil, juga turut menjadi korban. Beruntung mereka sempat melarikan diri dan menjauh dari korban api. “Ujang, operator SPBU, turut tersambar api,” kata Didik.

Api semakin membesar dan sempat terdengar ledakan. Suara ledakan itu terdengar hingga radius 1 kilometer. Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan enam unit mobil pemadam untuk menjinakkan api.

M SIDIK PERMANA

August 29, 2014

Konon..Jalanan Indonesia Lebih Aman dari Malaysia & Thailand

konon…

 

 

Mobil123.com – Tue, 26 Aug 2014 | dibaca : 1979 Penulis : Syubhan Akib

 

Meski sering dianggap sebagai salah satu jalanan paling mematikan di dunia, jalanan Indonesia ternyata masih lebih aman bila dibandingkan dengan jalanan Malaysia atau Thailand!

 

Paling tidak itulah yang terlihat di data kematian di jalan yang dirilis oleh World Health Organization (WHO).

 

Dalam data tahun 2010 yang mereka rilis, Indonesia memiliki perbandingan 17,7 kematian per 100.000 penduduk. Angka itu masih lebih baik bila dibandingkan dengan Malaysia yang memiliki perbandingan 25 kematian per 100.000 penduduk.

 

Di bawahnya ada Vietnam yang memiliki perbandingan 24,7 kematian per 100.000 penduduk. Nah, negara mana di ASEAN yang jalanannya paling tidak aman? Ternyata itu adalah Thailand.

 

Thailand menjadi juara karena memiliki perbandingan 38,1 kematian per 100.000 penduduk.

 

Sementara negara di ASEAN yang memiliki perbandingan kematian yang lebih rendah dibanding Indonesia adalah Kamboja dan Myanmar yang masing-masing memiliki perbandingan kematian per 100.000 penduduk yakni 17,2 kematian dan 15 kematian.

 

Ada pula Filipina yang memiliki perbandingan 9,1 kematian per 100.000 penduduk. Jalanan Brunei Darussalam juga termasuk aman karena perbandingannya 6,8 kematian per 100.000 penduduk.

 

Nah, negara di ASEAN yang dianggap paling aman adalah Singapura dengan jumlah kematian 5,1 per 100.000 penduduk.

 

Lepas dari ASEAN, negara kecil di samudera pasifik, Niue menjadi negara dengan jalanan paling tidak aman yakni 68,3 kematian per 100.000 penduduk.

 

Sedangkan negara yang paling aman juga masih ada di samudera pasifik yakni Federasi Micronesia dengan 1,8 kematian per 100.000 penduduk.

August 29, 2014

Telkom Kerjakan Proyek US$ 1 Miliar

Friday, August 29, 2014       10:47 WIB

Kurangi ketergantungan dengan Singapore !!

 

 

JAKARTA – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) [2,695 -25 (-0,9%)], melalui anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) bakal menggarap tiga proyek infrastruktur telekomunikasi internasional senilai total US$ 1 miliar.

Dari nilai tersebut, Telkom akan menanamkan investasi sekitar US$ 400 juta sampai tahun 2016, atau 40% dari total proyek.

Ketiga proyek infrastruktur jaringan telekomunikasi tersebut adalah mega proyek sistem kabel laut luar negeri dengan jalur South East Asia-Middle East-Western Europe 5 (SEA-ME-WE5), sistem kabel laut jalur South East Asia- United States (SEA-US), dan jaringan Indonesia Global Gateway (IGG).

Direktur Utama Telkom Arief Yahya mengatakan, perseroan akan mengandalkan pedanaan kas internal dan eksternal sebagai sumber pendanaan tiga proyek tersebut.  Perseroan belum menentukan porsi dari eksternal.

“Namun, Kalau dari internal kami masih punya kas yang kuat,” jelas dia saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (28/8).

Setiap tiga proyek Infrastuktur memiliki bentuk model pengembangan tersendiri. Pada Maret 2014, Telin menggandeng 12 perusahaan telekomunikasi di Asia dan 2 perusahaan Eropa yang tergabung dalam konsorsium SEA-ME-WE 5. Proyek ini memiliki panjang sekitar 20.000 KM yang terbentang dari Asia Tenggara ke Eropa, Perancis, dan Italia. Mega proyek ini nantinya akan menghubungkan 17 negara yang dilaluinya.

Sementara proyek kedua SEA-US merupakan sistem label laut yang memiliki panjang 15.000 km. Kabel laut tersebut menghubungkan lima area dan teritori yaitu Manado (Indonesia), Davao (Philipines), Piti (Guam), Oahu (Hawaii) dan Los Angeles.

Arief menjelaskan, proyek kedua ini perseroan menggandeng 6perusahaan telekomunikasi global dengan Telin sebagai pemimpin proyek. Ketujuh perusahaan tersebut adalah Globe Telecom, RAM Telecom internasional, Hawaiian Telecom, Teleguam Holdings (GTA), GTI Corporation, dan Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telkom USA).

Arief menjelaskan, investasi jalur infrastruktur SEA-US senilai US$ 250 juta. Dari nilai tersebut, Telkom memiliki porsi 28,5% atau setara US$ 71,25 juta. Jalur tersebut diperkirakan bisa beroperasi pada tahun 2016. Pihaknya memperkirakan, perseroan bisa mengalami balik modal atau break even poin (BEP) dalam waktu lima sampai tujuh tahun ke depan.

Dia menambahkan, pihaknya akan menjajaki dua perusahaan telekomunikasi di dua negara yaitu Australia dan Papua Nugini untuk bergabung dengan konsorsium SEA-US.

“Operator lain biasanya membuat jalur kabel laut dengan rute Utara ke Barat. Kami memilih jalur lain, dengan Indonesia sebagai penghubung. Ini satu-satunya jalur yang menghubungkan jalur kabel laut dari Indonesia ke Amerika Serikat,” jelas dia.

Pada tahun depan, lanjut Arief, Telkom Grup akan memulai proyek ketiga, yaitu jaringan Indonesia Global Gateaway (IGG). Proyek ini dilakukan tanpa konsorsium dengan total nilai US$ 253. Secara teknis, IGG adalah jaringan yang membentang dari Medan sampai Menado. Infrastruktur tersebut menghubungkan jalur SEA ME-WE 5 ke arah barat hingga Eropa dan jalur SEA-US ke arah timur hingga Amerika Serikat. (rid)

 

++++

 

Telkom Bangun Kabel Laut Manado-Los Angeles  

Telkom Bangun Kabel Laut Manado-Los Angeles   

TEMPO/Dimas Aryo

TEMPO.CO, Jakarta – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) melalui PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) melakukan penandatanganan proyek kabel laut South East Asia-United State (SEA-US) dengan perwakilan konsorsium. Penandatanganan dilakukan oleh Presiden Direktur Telin Syarif Syarial Ahmad bersama dengan perwakilan konsorsium di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis, 28 Agustus 2014.

Direktur Utama Telkom Arief Yahya mengatakan dengan proyek ini Indonesia siap menghadirkan Indonesia Global Networks yang menghubungkan jalur komunikasi global melalui pembangunan SEA-ME-WE 5 dan SEA-US. “Ini adalah momen bersejarah bagi Indonesia,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Arief, proyek SEA-US ini adalah kabel laut pertama yang menghubungkan Indonesia bagian timur ke Amerika Serikat.

Arif mengklaim sistem kabel laut ini mampu menyediakan latency yang paling rendah dari Indonesia ke Amerika Serikat dibandingkan dengan sistem kabel laut internasional lain yang sudah ada. (Baca:Telkom Bidik 1 Juta Pelaku UMKM Melek Internet)

Submarine Cable System SEA-US merupakan sistem kabel bawah laut yang mempunyai panjang sekitar 15 ribu kilometer serta membentang dari Indonesia ke Amerika Serikat. Kabel laut SEA US menghubungkan lima area dan teritori, yaitu Manado (Indonesia), Davao (Filipina), Piti (Guam), Oahu (Hawaii, US), dan Los Angeles (California, US).

Menurut Arief, kabel laut SEA-US tidak berada di kawasan gunung berapi dan patahan bumi sehingga kemungkinan terkena bencana alam seperti gempa cenderung kecil. Selain itu, keunggulan laut SEA-US di antaranya seperti hambatan yang relatif kecil meski di saat trafic yang padat (lowest latency).

Kabel laut SEA-US akan beroperasi di tahun 2016. Sistem kabel laut SEA-US ini juga terkoneksi dengan kabel laut Indonesia Global Gateway (Manado-Dumai) yang terintegrasi dengan sistem kabel laut yang telah dimiliki Telin sebelumnya yaitu SEA-ME-WE 5, Asia America Gateway (AAG), South East Asia Japan Cable System (SJC), Batam Singapore Cable System (BSCS), Dumai Malaka Cable System (DMSC), Thailand-Indonesia-Singapore (TIS). Total investasi keseluruhan mencapai US$ 1 miliar dengan Telkom memegang bagian sebesar 40 persen.

Menurut Arief, inilah yang disebut dengan Indonesia Global Networks, yaitu ketika mampu terhubung dengan sistem kabel domestik lainnya yang akan menciptakan konfigurasi jaringan komperehensif yang menghubungkan Asia, Eropa, USA, dan Indonesia.

Sistem komunikasi kabel laut ini disebut mempunyai konektivitas yang stabil dan menjadi satu-satunya sistem kabel laut yang menghubungkan Asia Tenggara dan USA dengan rute yang menghindari wilayah rawan gempa di Asia Timur.

Investasi proyek SEA-US ini sebesar USD 250 juta atau sekitar Rp 3 triliun dengan menyediakan tambahan kapasitas sebesar 20Tb/detik dan menghubungkan Indonesia dan Filipina ke Amerika Serikat menggunakan teknologi 100G.

Dengan kapasitas sebesar ini, diharapkan mampu menampung permintaan bandwitch antara kedua benua tersebut. Menurut Arief, Telkom mempunyai andil investasi 30 persen atau sebesar Rp 800 miliar di konsorsium pembangunan kabel laut SEA-US. Untuk mencapai balik modal dengan nilai investasi, Arief memperkirakan butuh lima sampai tujuh tahun. Arief sendiri saat ini sedang menjajaki kemungkinan Australia untuk ikut bergabung. “Indonesia sebagai leader dalam konsorsium ini,” ujar Arif.

Konsorsium SEA-US terdiri dari tujuh perusahaan telekomunikasi global yaitu PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), Globe Telecom, RAM Telecom International (RTI), Hawaiian Telcom, Teleguam Holdings (GTA), Gti corporation, and Telekomunikasi Indonesia International, Inc. (Telkom USA).

Pengamat telekomunikasi, Ruby Alamsyah menilai proyek kabel laut Manado-Los Angeles ini akan menambah jalur baru dengan kualitas yang bertambah baik. “Bandwitch menjadi bertambah danbakcbone lebih variatif (jalur berbeda) ” ujar Ruby ketika dihubungi Kamis, 28 Agustus 2014.

Ruby menilai apabila bandwitch bertambah, maka biaya yang dikeluarkan pelanggan akan lebih murah nantinya. “Stok bandwitch banyak, jadi lebih murah.” (Baca:Solusi Jaringan Konektivitas untuk Indonesia)

Menurut Ruby, pembangunan kabel laut di luar jalur bencana bercermin pada gempa Taiwan beberapa waktu lalu. “(Maka) dibuat di jalur anti gempa,” ujar dia.

Apabila proyek ini telah rampung, kata Ruby, koneksi Internet yang akan disediakan Telkom menjadi lebih cepat.

Dari segi bisnis, Ruby memperkirakan Telkom akan membuat tampilan pemasaran baru yang akan menarik pelanggan. “Tergantung respon pasar, nanti akan diubah packaging-nya,” ujarnya.

Menurut Ruby, dengan dibangun di wilayah Indonesia timur, maka koneksi Internet wilayah Indonesia timur harusnya menjadi lebih murah. “Tidak perlu memakai link-link yang ada di Jakarta,” katanya.

PRIO HARI KRISTANTO

August 29, 2014

Menhan: Kebutuhan Alutsista Perairan Indonesia 48 Kapal

 

 
Antara,28 Agustus 2014

Kanon utama KCR-60 nantinya akan diganti menjadi kaliber 57mm, selain itu kapal dengan sea state level 6 ini akan dilengkapi dengan auxiliary gun 20 mm, peluncur rudal SSM dan decoy launcher  (photo : Viva)

Surabaya (Antara Jatim) – Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, mengemukakan, kebutuhan ideal alutsista untuk memperkuat keamanan di perairan Indonesia sesuai rencana strategis mencapai 48 unit kapal.

“Dari puluhan kapal itu sebanyak 16 unit berupa kapal cepat rudal (KCR) 60 meter, 16 unit KCR 40 meter, dan 16 unit kapal patroli cepat,” kata Purnomo Yusgiantoro, ditemui usai menerima kapal pesanan kedua TNI AL, KCR 60 M dengan nama KRI Tombak-629, di PT PAL Indonesia, di Surabaya, Rabu.

Mengenai pembangunan 16 unit KCR tersebut, ungkap dia, membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Apalagi, sampai sekarang kapasitas produksi di PT PAL Indonesia masih mencapai tiga unit kapal per tahun.

“Total KCR yang kami pesan tergolong multi role karena dipersenjatai dengan rudal, meriam, dan software yang bisa digunakan untuk perang elektronik,” ujarnya.

Sementara, menurut dia, desain kapal yang dilengkapi sistem multi role itu diyakini mampu bertempur dengan mengantisipasi serangan udara, laut, maupun darat.

“Bahkan terhadap perang walfare sekalipun,” katanya.

Pada kesempatan serupa, KSAL Laksamana Marsetyo, menambahkan, pembangunan KCR 60 meter akan diserahkan ke PT PAL Indonesia sebagai Lead Integrator. Sementara, untuk KCR 40 meter nantinya akan dibangun di galangan kapal di Batam.(*)

(Antara)

August 28, 2014

China, Kanada, dan Slovakia Lolos Seleksi Pengadaan Simulator Sukhoi

kenapa tidak PT LEN dan PT DI saja yang membuat ?? 

 

 
27 Agustus 2014

Dari 11 negara peserta tender, 3 negara lolos seleksi (photo : marina lystseva)

Indonesia Matangkan Pembangunan Simulator Sukhoi

Beijing (Antara) – Indonesia kini sedang mematangkan rencana pembangunan simulator Sukhoi, kata Wakil Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Beijing, Selasa.

“Saat ini telah diinvetarisasi negara-negara mana saja yang akan terlibat dalam pembangunan simulator Sukhoi bagi pilot-pilot Sukhoi TNI Angkatan Udara. Setelah itu akan dipastikan kesesuaian dari simulator yang diajukan beberapa negara itu, dengan spesifikasi yang akan digunakan penerbang Sukhoi TNI Angkatan Udara,” ungkapnya.

Berdasar catatan Antara, terkait rencana pembangunan simulator Sukhoi itu ada beberapa negara yang mengajukan termasuk Rusia dan Tiongkok, sebagai produsen dan juga pengguna pesawat jet tempur Sukhoi.

Dari11 negara yang mengajukan tersaring tiga negara yang sesuai spesifikasi teknik dan kebutuhan operasional TNI Angkatan Udara yakni Tiongkok, Kanada dan Slowakia.

Untuk memastikan spesifikasi teknik dan kebutuhan operasional yang dimiliki masing-masing perusahaan di tiga negara itu, tim dari Indonesia tengah melakukan peninjauan ke setiap perusahaan dari tiga negara itu.

“Dua negara sudah ditinjau yakni Kanada dan Slowakia, sedangkan Tiongkok dalam waktu dekat,” kata sumber Antara di Mabes TNI Angkatan Udara.

Para penerbang pesawat jet tempur Sukhoi TNI Angkatan Udara melakukan pelatihan simulator Sukhoi di Tiongkok sejak 2007, dengan materi latihan simulator Sukhoi yang telah ditingkatkan dari materi dasar ke latihan simulasi tempur.

Hingga kini sudah ada delapan penerbang Sukhoi TNI Angkatan Udara yang mengasah keterampilan dan keahliannya di Negeri Panda.(*)

(Antara)

August 28, 2014

SBY tolak permintan Jokowi naikan BBM

 

Untuk urusan BBM adalah catatan kelam SBY dan Hatta Rajasa.  Kebijakan enerji Mafia hanya menguntungkan Moh Riza Chalid

 

KAMIS, 28 AGUSTUS 2014

 
cs.

 

KAMIS, 28 AGUSTUS 2014

 
 
 
 

++++

KEBIJAKAN BBM

Pasokan Normal Dua sampai Tiga Hari Lagi

 
JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah menjamin kecukupan bahan bakar minyak bersubsidi hingga akhir tahun kepada PT Pertamina (Persero). Diperkirakan perlu waktu 2-3 hari agar pasokan kembali normal.

”Selasa sore saya diberi arahan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung untuk menormalkan distribusi. Arahan tersebut sebagai jaminan kepada kami apabila pemakaian BBM bersubsidi melebihi kuota APBN-P, tidak akan menjadi tanggung jawab Pertamina,” kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (27/8).

Seiring dengan normalisasi distribusi, Pertamina menambah pasokan 30 persen dari sebelumnya, terutama untuk stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) yang beberapa hari terakhir kekurangan pasokan.

Sejak 18 Agustus 2014, Pertamina mengurangi distribusi BBM bersubsidi agar kuota tahun ini tidak terlampaui. Berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014, kuota BBM bersubsidi sekitar 46 juta kiloliter (kl), yang terdiri dari 29,9 juta kl premium dan 15,16 juta kl solar.

Berdasarkan data Pertamina per akhir Juli 2014, pemakaian premium bersubsidi rata-rata per hari sebesar 81.132 kl, di atas alokasi APBN-P yang sebanyak 80.240 kl. Untuk solar, pemakaian rata-rata per hari sebanyak 43.207 kl, melebihi alokasi dalam APBN-P yang sebanyak 41.452 kl per hari.

Hanung menegaskan, premium bersubsidi diperkirakan habis pada 20 Desember 2014, sedangkan solar akan habis pada 5 Desember 2014. ”Secara umum, kami kekurangan 1,35 juta kl BBM bersubsidi,” ujar Hanung.

Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir menambahkan, Pertamina hanya menjalankan arahan pemerintah. Pertamina menyerahkan kebijakan yang akan ditempuh pemerintah untuk mengatasi kekurangan pasokan BBM bersubsidi.

Ketua Umum Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi menyambut baik normalisasi pasokan BBM bersubsidi. ”Kami paham kuotanya berkurang, tetapi penjatahan seperti kemarin bukan langkah yang baik,” ujarnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, kemarin, mendatangi SPBU di Jalan Abdul Muis, Jakarta.

”Yang penting antrean hilang dulu, normal. Setelah rakyatnya tenang dan tidak panik, nanti menghematnya pelan-pelan. Yang penting antreannya terurai dulu,” ujar Jero.

Penambahan pasokan BBM bersubsidi dilakukan di daerah-daerah yang terjadi antrean, seperti di Cirebon, Indramayu, Kuningan, Bandung (Jawa Barat), Bali, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Daerah lain yang tak terjadi antrean karena panic buying, lanjut Jero, tidak akan ada tambahan.

Menanggapi pertanyaan tentang risiko kuota BBM bersubsidi melebihi 46 juta kl, Jero mengatakan, jalan keluarnya sudah dipikirkan pemerintah.

Jero meminta warga tidak panik sebab pasokan BBM bersubsidi cukup. Begitu pula stok BBM nonsubsidi.

Warisan APBN

Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta A Tony Prasetiantono menyatakan, kenaikan harga BBM bersubsidi merupakan solusi paling konkret atas ruang fiskal RAPBN 2015 yang ketat. Langkah tersebut sebaiknya diambil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelum lengser. Dengan demikian, Yudhoyono dikenang mewariskan APBN yang relatif lebih sehat.

Saat ini, menurut Tony, subsidi energi Rp 350 triliun. Padahal belanja infrastruktur kurang dari Rp 200 triliun. Kondisi ini tidak memberi impresi yang baik bagi investor, justru menimbulkan persepsi negatif bahwa fiskal Indonesia lemah dan kedodoran.

Mengutip situs resmi Sekretariat Kabinet, Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung kepada wartawan, di Dili, Timor Leste, Selasa (26/8), menyatakan, pemerintahan Presiden Yudhoyono tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi. Chairul juga memastikan pasokan BBM bersubsidi akan normal kembali dalam waktu kurang dari tiga hari.

Jaminan tersebut, menurut Chairul, telah diputuskan dalam rapat yang dipimpin Wakil Presiden Boediono di Jakarta, Selasa siang. Chairul juga telah berkoordinasi dengan Menteri ESDM dan Pertamina.

Di Nusa Dua, Bali, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah menyatakan, pengurangan subsidi bahan bakar minyak merupakan keputusan yang sangat strategis, berdampak sangat luas, dan bersifat jangka panjang. Karena itu, Presiden Yudhoyono merasa kurang bijaksana jika keputusan tersebut diambil pemerintahannya yang sebentar lagi berakhir.

Masih antre

Hingga Rabu siang, antrean pembeli BBM bersubsidi masih terjadi. Di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, pengemudi angkutan umum mengeluhkan hilangnya sebagian waktu mereka untuk mencari penumpang akibat harus mengantre di SPBU.

Sejumlah sopir truk angkutan barang yang melewati jalan pantai utara di Kabupaten Kudus dan Pati, Jawa Tengah, mengeluhkan berkurangnya pasokan solar bersubsidi di jalur penyangga ekonomi nasional itu. Di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, warga mulai membeli BBM nonsubsidi untuk memenuhi kebutuhan dan cadangan di rumah.

(ODY/LAS/REK/A10/A04/DKA/HEN/DRA/RWN/PRA/ZAK/RAZ/ETA/WIE/EGI/FRN/CHE/UTI/FLO)

August 28, 2014

Dahlan: Total Aset Seluruh BUMN Capai Rp 4.500 Triliun

 

Feby Dwi Sutianto – detikfinance
Kamis, 28/08/2014 15:36 WIB
 
 
 
https://i1.wp.com/images.detik.com/content/2014/08/28/4/bumn.jpg
Jakarta -Indonesia saat ini memiliki 138 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Jika seluruh aset yang dimiliki BUMN digabungkan nilainya mencapai Rp 4.500 triliun. Aset BUMN ini 2 kali lipat lebih banyak jika dibandingkan dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang sekitar Rp 2.000 triliun.

“Aset BUMN sekarang mencapai Rp 4.500 triliun. Itu memang besar sekali,” kata Dahlan pada acara Semen Indonesi di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (28/8/2014).

Dahlan mengatakan, Tapi meski aset-aset BUMN terus bertambah dan nilainya sangat besar, namun peran perusahaan pelat merah untuk membangun bangsa peranannya makin mengecil.

“Tapi perannya BUMN di ekonomi nasional nggak sebesar dulu, bukan karena BUMN mengecil tapi ekonomi nasiona tumbuh besar,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada zaman demokrasi saat ini, peran sektor swasta yang seharusnya digenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Nggak baik negara dominan. Negara demokrasi, rakyatnya yang harus kuat. Bukan kecilkan BUMN tapi perbesar swasta. Saya nggak ingin negara dominan, tapi di lain pihak saya harus memperbesar BUMN,” tutupnya.

August 28, 2014

Penjual Pulau Ditelusuri

P

Situs Jual Beli Pulau Milik Warga Negara Asing

 
PADANG, KOMPAS — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan menelusuri keterlibatan pihak tertentu dalam penjualan Pulau Kumbang di Kabupaten Pesisir Selatan secara daring di http://www.privateislandsonline.com. Selama ini penjualan pulau kecil tidak pernah terjadi dan memang tidak diperbolehkan, apalagi kepada warga asing.

Seperti diberitakan, Pulau Kumbang ditawarkan secara daring di situs http://www.privateislandsonline.com dengan harga 1.880.000 dollar AS atau sekitar Rp 22 miliar. Penelusuran Kompas, Rabu (27/8), menunjukkan, situs itu mulai memuat artikel tentang pulau seluas 6,8 hektar tersebut sejak Kamis, 22 Mei. Belum adanya penawaran kemungkinan membuat situs itu tetap menampilkan artikel tentang Pulau Kumbang.

”Yang terjadi bukan penjualan pulau, melainkan penjualan lahan sekitar 1 hektar kepada seorang pengusaha lokal asal Bali. Berdasarkan informasi, lahan itu pun tidak disertifikatkan, hanya memiliki akta. Selain itu, sampai sekarang, pulau itu belum diapa-apakan, tetapi tiba-tiba sudah ditawarkan dijual di internet,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat Yosmeri.

Namun, pihaknya akan menelusuri apakah ada hubungannya dengan pengusaha lokal yang dikabarkan telah membeli sebagian lahan di Pulau Kumbang. ”Ini penting karena di Sumatera Barat memang tidak bisa menjual pulau, apalagi kepada warga asing,” lanjut Yosmeri.

Pegiat pariwisata Sumatera Barat, Yulnofrin Napilus, menyayangkan kejadian itu. Dia mengatakan, pengembangan pulau kecil semestinya bisa dimaksimalkan dengan membentuk sebuah badan usaha milik daerah.

Pemasang iklan penjualan Pulau Kiluan (Lampung) dan Pulau Kumbang (Sumatera Barat) juga terus diselidiki. Situs jual-beli pulau dengan alamat http://www.privateislandsonline.com ternyata milik warga negara Amerika Serikat. Gubernur Lampung Ridho Ficardo mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung siap kapan saja jika dibutuhkan bantuan oleh Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk menyelesaikan masalah penjualan Pulau Kiluan.

Ketua Persatuan Pemuda Tempatan Pesisir Batam Awang Rajab menyatakan, pulau-pulau kecil di pesisir Batam, Kepulauan Riau, dijual kepada sejumlah pihak. Penjualan itu dipastikan ilegal dan investor tidak akan bisa menggunakan lahan tersebut.

(ZAK/RAZ/GER)

KOMENTAR
August 28, 2014

BUMN Bidik Proyek Konstruksi di Yordania, Surganya Orang Kaya

 

Feby Dwi Sutianto – detikfinance
Kamis, 28/08/2014 12:52 WIB
 
 
 
https://i2.wp.com/images.detik.com/content/2014/08/28/4/125408_dahlanyordania.jpg
Jakarta -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyebut perusahaan pelat merah RI memperoleh tawaran untuk menggarap proyek konstruksi dan pemukiman di Yordania.

Tawaran ini diperoleh usai pertemuan tertutup dengan perwakilan negara Yordania di kantornya. Yordania dinilai sebagai salah satu negara teraman di kawasan Timur Tengah.

Selain itu, Yordania merupakan salah satu surga dan lokasi pelarian bagi orang-orang kaya asal negara Timur Tengah yang sedang dilanda konflik.

“Yordania itu negeri yang paling aman di kawasan. Itu banyak orang kayak di Suriah dan Irak serta negeri di sekitarnya yang kurang stabil itu pada pergi ke Yordania. Mereka investasi dan tinggal di Yordania. Itu adalah kesempatan besar bagi kontraktor-kontraktor Indonesia untuk menyediakan perumahan bagi mereka,” kata Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (28/8/2014).

BUMN RI yang akan dilibatkan antara lain PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT PP Tbk (PTPP). BUMN karya akan berkolaborasi dengan perusahaan lokal setempat untuk mengembangankan proyek infrastruktur di Yordania dan area Timur Tengah.

“Untuk mengerjakan pekerjaan-pekerja di kawasan Timur Tengah, misal di Arab Saudi atau negara lain. Kalau bisa beliau menawarkan mengajak sama-sama karena kalau Indonesia sendiri atau Yordania sendiri mungkin kurang kuat,” sebutnya.

Selain perusahaan konstruksi. BUMN RI di bidang pupuk yakni PT Pupuk Indonesia Holding Company juga menjajaki pendirian pabrik di sana. Pasalnya Yordania merupakan negara penghasil bahan baku pupuk yang dibutuhkan oleh perusahaan pupuk RI.

“Kemudian Pupuk Indonesia selalu impor fospat dari sana sehingga itu bisa dipakai basis dari sana,” jelasnya.

Sementara itu, Perwakilan Pemerintah Yordania yang diwakili oleh HE. Eng Yahya Kisbi menerangkan pertemuan ini sangat baik memperkuat hubungan kedua negara yang penduduknya mayoritas muslim.

“Harapannya pertemuan ini bisa menjadi loncatan bagi BUMN RI untuk bekerjasama di negara kita,” sebutnya.

 

(feb/ang)