Di Cianjur, Beli Gas Elpiji 3 Kilogram Harus Inden


RABU, 10 SEPTEMBER 2014 | 16:47 WIB

Di Cianjur, Beli Gas Elpiji 3 Kilogram Harus Inden
Warga antre untuk membeli gas elpiji 12 kg di Bandung, Jawa Barat, (10/5). Mereka harus rela antre selama dua jam dan hanya boleh membeli paling banyak dua tabung. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Cianjur – Warga dan pedagang makanan di Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengeluhkan langkanya elpiji kemasan 3 kilogram sejak dua pekan terakhir. Kelangkaan ini disebabkan oleh terbatasnya pasokan gas bersubsidi tersebut dari tingkat agen ke pengecer. “Kalaupun ada harganya mencapai Rp 19 ribu hingga Rp 20 ribu per tabung. Itu pun harus inden dulu ke warung,” kata Neng Yayu, 38 tahun, warga Desa Cibiuk, Rabu, 10 September 2014.

Menurut dia, kondisi ini sangat menyulitkan para pengguna elpiji bersubsidi. Dia menduga kelangkaan ini disengaja lantaran pemerintah membatasi subsidi elpiji. “Jika memang kondisinya akan seperti ini, kenapa warga diharuskan memakai elpiji?” ucapnya.

Ujang Supri, 40 tahun, pemilik warung nasi, mengungkapkan, untuk mendapatkan elpiji kemasan 3 kilogram, dia kadang harus memesan dulu ke pengecer atau warung. Jika tidak begitu, dia tidak akan kebagian karena harus berebut dengan pembeli lain yang sudah memesan. “Kami harus menyimpan tabung di pengecer agar bisa mendapatkan jatah elpiji karena pasokannya terbatas dan jadwal pengirimannya juga tidak jelas,” kata Ujang.

Dalam sehari ia menghabiskan dua tabung elpiji ukuran 3 kilogram. Jika harga gas terus melonjak, dipastikan usaha warung nasinya terkena dampak. “Jika harganya naik terus, bagaimana saya mau berjualan?” katanya.

Kelangkaan gas melon tersebut itu dipicu rencana pemerintah menaikkan harga epliji 12 kilogram. Akibat munculnya rencana ini, banyak warga yang beralih menggunakan elpiji 3 kilogram, sehingga persediaan gas itu menjadi berkurang.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cianjur, Judi Adi Nugroho, mengatakan kebutuhan atau penyerapan elpiji 12 kilogram di Kabupaten Cianjur rata-rata 16 ribu tabung per bulan. Adapun agen elpiji 12 kilogram di sini hanya ada dua, yakni PT Mekar Leo dan PT Tenaga Dian. “Di Kabupaten Cianjur, penyerapannya sebanyak 16 ribu per bulan,” katanya.

Sales Representative PT Pertamina Jawa Barat, Aria, mengatakan kebutuhan elpiji 12 kilogram di Cianjur diperkirakan 25 ribu tabung per bulan. Di kabupaten ini, dia melanjutkan, sudah ada penggantian elpiji bright gas dan ease gas.

“Penggantian itu tabungnya lebih menarik lebih dan bagus warna tabungnya, juga lebih bagus. Tujuannya untuk menarik konsumen supaya menggunakan elpiji yang subsidinya lebih kecil. Bright gas (12 kilogram) di kisaran harga Rp 115 ribu per tabung dan ease gas (9 kilogram) Rp 95 ribu per tabung,” ucapnya.

DEDEN ABDUL AZIZ

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: