Pemanfaatan Gas Bumi Dikembangkan


Kenapa ya pemanfaatan gas bumi yang melimpah ruah ini sangat lamban..

KAMIS, 11 DESEMBER 2014

kompas logo

ENERGI

0 KOMENTAR FACEBOOKTWITTER

JAKARTA, KOMPAS — PT Perusahaan Gas Negara dan PT Jakarta Propertindo menandatangani nota kesepahaman pemanfaatan gas bumi di wilayah DKI Jakarta. Kerja sama kedua badan usaha itu diharapkan bisa mengatasi persoalan terkait infrastruktur energi di Ibu Kota.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Perusahaan Gas Negara (PGN) Hendi Prio Santoso dan Direktur Utama Jakarta Propertindo (JakPro) Budi Karya Sumadi. Direksi dan manajemen kedua perusahaan menyaksikan penandatanganan itu di Kantor PGN di Jakarta, Rabu (10/12).

Juru bicara PGN, Irwan Andri Atmanto, menyebutkan, kedua perusahaan akan bersama-sama membangun dan mengembangkan infrastruktur gas bumi untuk sektor transportasi, industri, dan pembangkit listrik. Harapannya semakin banyak warga Jakarta yang bisa menikmati gas bumi.

Kerja sama memungkinkan pemanfaatan lahan-lahan milik JakPro, badan usaha milik DKI Jakarta untuk membangun infrastruktur gas bumi.

Sebelumnya, Budi Karya mengatakan, JakPro mendapat tugas dari Pemerintah DKI Jakarta untuk mempercepat konversi ke gas bumi di Jakarta, terutama untuk transportasi dan industri. Dengan populasi yang besar dan pertumbuhan di sektor usaha jelas dibutuhkan pasokan energi lebih besar. Gas bumi dinilai lebih murah, ramah lingkungan, dan aman.

Kerja sama penyediaan gas telah ditempuh, antara lain dengan menyediakan mobil pengisian gas (mobile refueling unit /MRU) di Waduk Pluit, Cengkareng, Cawang, dan Monas. Selain itu, gas bumi juga mulai dialirkan ke sejumlah rumah susun milik DKI Jakarta tahun ini, seperti Rumah Susun Marunda di Cilincing, Jakarta Utara. Selanjutnya, PGN akan membangun stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) di Ancol.

Sejumlah pengguna berharap gas bumi dialirkan ke rumah dan stasiun yang lebih dekat. Darul Salam (52), sopir bajaj pengguna bahan bakar gas (BBG) di Pademangan, Jakarta Utara, berharap ada stasiun pengisian di daerah Kemayoran atau Ancol yang relatif terjangkau.

”Selama ini harus mengantre panjang di Monas atau jauh-jauh datang ke Pedongkelan atau Waduk Pluit. Waktu habis untuk mengisi bahan bakar,” ujarnya.

Menyasar rusun
Tati (40), penghuni Rusun Marunda, menambahkan, warga berharap jaringan gas bumi menjangkau unit-unit rumah mereka. Dengan ongkos bulanan yang lebih murah dibandingkan dengan elpiji, Tati dan sejumlah tetangganya menyatakan tertarik untuk memakai gas bumi.

Pada akhir September 2014, PGN mengalirkan gas ke 282 unit Rusun Marunda. Gas bumi direncanakan menjangkau rusun lain di DKI Jakarta, seperti Rusun Tipar Cakung, Flamboyan, Tebet Berlian, Tebet Harum, Tzu Chi, Manis Jaya, Menteng Sari, Cinta Kasih, dan Rusun TNI AL. (MKN)

KOMENTAR

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: