Kilang TPPI Kurangi Impor BBM 14,4%


Urusan Pertamina  sama Honggo begimana kelanjutannya ??

Oleh : Ranto Rajagukguk | Rabu, 24 Desember 2014 | 16:00 WIB

Kilang TPPI Kurangi Impor BBM 14,4%

INILAHCOM, Jakarta – Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri memperkirakan optimalisasi kilang TPPI di Tuban mampu mengurangi impor produk Bahan Bakar Minyak (BBM). Produk yang dihasilkan itu, BBM RON 92.

“Itu kurangi impor mencapai 14,4 persen. Itu jumlah yang cukup luar biasa,” jelas Faisal di Jakarta, Rabu (24/12/2014).

Adapun upaya memenuhi bahan baku bagi kilang dapat dilakukan dengan mengambil kondensat atau hasil minyak mentah dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) nasional.

“Itu kemudian darimana didapat feedstocknya? Bisa didapat dari kondensat yang dihasilkan oleh KKKS. BTOB,tapi perlu dibantu channeling,” tutur Faisal.

Ia lantas optimistis melalui kilang TPPI, pengalihan penggunaan BBM bersubsidi dari RON 88 ke RON 92 akan berjalan cukup mulus nantinya. Apalagi produksi maksimum dari kapasitas kilang itu mencapai 45 ribu barel per hari.

“Jadi pergantian atau pengalihan RON 88 ke 92 lebih smooth dari yang dibayangkan,” papar dia.

“Kami memperkirakan bila rekomendasi Tim dijalankan pemerintah, maka BBM bersubsidi RON 92 bisa optimal pada triwulan pertama 2015,” imbuh dia. [aji]

– See more at: http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2165278/kilang-tppi-kurangi-impor-bbm-144#sthash.lKBGcjO0.dpuf

+++++++++++++++

Kilang TPPI Sanggup Produksi 45 Ribu BPH RON 92

Oleh : Ranto Rajagukguk | Rabu, 24 Desember 2014 | 15:30 WIB
Kilang TPPI Sanggup Produksi 45 Ribu BPH RON 92

(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta – Tim Reformasi Tata Kelola Migas menemukan solusi memperbaiki tata kelola impor Bahan Bakar Minyak (BBM) sesuai rekomendasi guna mendorong peniadaan RON 88. Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri menuturkan melalui kilang TPPI di Tuban, pemerintah bisa meningkatkan produksi BBM dengan kadar oktan 92.

“Tuban ada kabar baik karena kilang TPPI tidak hanya sekadar yang didiskusikan Pertamina,” ujar Faisal di Jakarta, Rabu (24/12/2014).

Faisal menambahkan bahwa selain bisa memproduksi RON 92 dari hasil minyak mentah, nafta yang diproduksi Pertamina dapat diolah juga di kilang TPP. Produksi yang dihasilkan pun, ungkap dia, tercatat fantastis.

“Nafta Pertamina ada ekses yang bisa dihasilkan RON 92 yang bisa dihasilkan di fasilitas TPPI Tuban. Jumlah produksi yang dihasilkan di kilang itu bisa mencapai 45 ribu bph RON 92,” jelas dia.

Ia mengungkapkan kilang itu bisa beroperasi dengan cepat saat pasokan minyak mentah dan nafta terpenuhi. Kata dia, bahkan dalam dua minggu kilang itu bisa beroperasi penuh saat semua hal berkaitan pasokan bahan baku diselesaikan.

Nggak perlu nunggu waktu dua bulan atau tiga bulan yang disampaikan Pertamina. Dua minggu kalau mau sebenarnya bisa,” terang dia. [aji]

– See more at: http://ekonomi.inilah.com/read/detail/2165275/kilang-tppi-sanggup-produksi-45-ribu-bph-ron-92#sthash.ztejq8LM.dpuf

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: