JAKARTA, KOMPAS — Setelah menyampaikan poin-poin rekomendasi terkait pembatalan pelantikan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai kepala Polri, Tim Independen kini menunggu keputusan Presiden Joko Widodo. Sementara Komisi Kepolisian Nasional kemungkinan akan bertemu dengan tim itu untuk membahas calon baru kepala Polri.

”Kami sedang mengantisipasi keputusan Presiden Joko Widodo untuk membatalkan atau tetap melantik Budi Gunawan sebagai Kapolri,” ungkap salah seorang anggota Tim Independen, Bambang Widodo Umar, Kamis (29/1), di Jakarta.

Bambang menyatakan, tim itu tetap meminta Presiden membatalkan pencalonan Budi yang dianggap berpotensi menimbulkan gejolak lebih besar bagi publik. Karena itu, Tim Independen menyarankan kepada Presiden agar mengusulkan calon baru kepala Polri agar Polri secepatnya memiliki pemimpin yang definitif.

MenungguTerkait pengusulan nama kepala Polri baru, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Adrianus Meliala menuturkan, pihaknya menunggu Tim Independen melakukan pertemuan membahas calon baru, andai Presiden membatalkan pencalonan Budi.

Menurut Adrianus, sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara RI, Kompolnas merupakan lembaga yang berkewenangan mengusulkan calon kepala Polri disertai saran dan pertimbangan kepada Presiden.

”Kami menunggu Tim Independen untuk membicarakan hal itu. Sebab akan terjadi kesalahan apabila dalam tugasnya Tim Independen juga mengusulkan nama-nama (calon kepala Polri),” katanya.

Oleh karena itu, untuk menentukan nama-nama baru kepala Polri, Kompolnas berharap Tim Independen melakukan koordinasi bersama. Hasil pertemuan itu yang selanjutnya akan dijadikan bahan bagi Kompolnas untuk memberi rekomendasi kepada Presiden.

Bambang menegaskan, pihaknya tidak akan ikut campur dalam kewenangan Kompolnas tersebut. ”Kami hanya akan memberi saran kepada Presiden,” ujarnya.