Polri Selidiki Kaitan Bom Depok dengan NIIS


JAKARTA, KOMPAS — Kepolisian Negara Republik Indonesia, melalui Pusat Laboratorium Forensik, mengidentifikasi bahan peledak yang ditemukan di ITC Depok, Jawa Barat, Senin lalu, berbahan klorin. Bahan tersebut menjadi salah satu materi peledak yang marak digunakan gerakan separatisme di Timur Tengah, terutama Negara Islam di Irak dan Suriah.

Klorin merupakan jenis bahan peledak berbahan kimia. Dampak paparan gas klorin dapat membuat kulit terbakar dan berakibat fatal jika dihirup beberapa kali.

Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti menyatakan, pihaknya tengah menyelidiki keterkaitan antara pembuat bahan peledak di Depok dan kelompok NIIS. Penyelidikan juga untuk mengidentifikasi teror bom tersebut termasuk dalam modus baru atau pengembangan dari modus lama.

“Kami terus menyelidiki hubungan aksi teror tersebut dengan ancaman NIIS. Selain itu, kami juga mewaspadai adanya ancaman lanjutan yang dipicu oleh teror tersebut,” kata Badrodin, di Jakarta, Jumat (27/2).

Ia menjelaskan, kehadiran bahan peledak klorin pernah teridentifikasi dalam pengungkapan kasus teror bom beberapa tahun terakhir. Namun, saat itu pengembangan klorin belum sempurna sebagai bahan peledak utama. Karena itu, Polri tengah mempelajari untuk mengantisipasi dan menjinakkan bahan peledak tersebut.

“Kami mencanangkan pencegahan dalam pemberantasan aksi radikalisme. Sebab, dapat dipastikan, bahan itu (klorin) menyebabkan dampak yang berbahaya,” ujarnya. (SAN)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: