Kasus Komjen Budi Gunawan diserahkan ke Kejaksaan Agung.


mana Nawacita, Jok ?

Ruki: Soal Kasus Komjen Budi Gunawan, KPK Kalah

Senin, 2 Maret 2015 | 15:26 WIB
Oleh : Aries Setiawan, Taufik Rahadian
Ruki: Soal Kasus Komjen Budi Gunawan, KPK Kalah
Plt Ketua KPK Taufiequrachman Ruki didampingi empat Wakil Ketua KPK yakni, Johan Budi, Adnan Pandu, Indriyanto Seno Adjie dan Zulkarnaen. (VIVA.co.id/Ahmad Rizaluddin)

VIVA.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi melimpahkan perkara Komisaris Jenderal Budi Gunawan ke Kejaksaan Agung. Pelaksana Tugas Ketua KPK, Taufiequrachman Ruki, mengakui pelimpahan perkara ini merupakan kekalahan KPK.

“Buat saya pribadi hari ini bukan akhir. Dunia belum kiamat. Langit belum runtuh. Liga pemberantasan korupsi harus berjalan. Untuk satu kasus ini, kami, KPK terima kalah,” kata Ruki dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin 2 Maret 2015.

Ruki menambahkan, opsi pelimpahan tersebut diambil setelah melakukan pembicaraan yang intens antara KPK, Polri dan Kejaksaan. “Memutuskan kalau hari ini persoalan ini harus diselesaikan sesuai kesepakatan dan tidak boleh keluar dari jalur hukum,” ujar dia.

Dia menuturkan, KPK tidak bisa terus terfokus pada kasus Komjen Budi Gunawan. Sebab, lembaga yang kini dipimpinnya masih mempunyai sejumlah kasus yang harus segera diselesaikan.

Menurut Ruki, jika terus fokus pada perkara Budi Gunawan, kasus-kasus lain yang tengah ditangani KPK terancam terbengkalai.

Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK, Johan Budi, mengatakan bahwa KPK sedang menangani sekitar 36 perkara yang harus segera diselesaikan. Namun dia enggan menyebut pelimpahan kasus Budi Gunawan tersebut dapat diartikan bahwa KPK kalah.

“Saya berbeda dengan Pak Ruki. Ini bukan soal kalah menang. Dalam pemberantasan korupsi tidak ada kalah menang. Yang ada pemberantasan korupsi harus jalan terus, tidak boleh berhenti sedetikpun,” kata Johan.

Baca juga:

KPK limpahkan kasus BG: Situasi KPK makin tak aman dan nyaman

Reporter : Siti Nur Azzura | Senin, 2 Maret 2015 13:37


KPK limpahkan kasus BG: Situasi KPK makin tak aman dan nyaman

Pimpinan KPK baru. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko


Merdeka.com – Komisi Pemberantasan Korupsi resmi melimpahkan kasus Komjen Budi Gunawan ke Mabes Polri. Keputusan ini diambil karena KPK tidak nyaman berurusan dengan kepolisian.

“Situasi KPK makin tidak aman dan nyaman karena adanya panggilan-panggilan. Karena itu langkah ini harus cepat diambil,” kata Plt Pimpinan KPK Johan Budi di Gedung KPK, Senin (3/2).

Johan meminta apa yang dilakukan KPK soal perkara yang dilimpahkan ke Kejagung sudah dipelajari sesuai dengan hukum. Dia menegaskan sejak awal KPK juga menaati hukum.

“Jadi hilangkan anggapan bahwa apa yang dilakukan KPK ini keluar dari norma-norma hukum,” tuturnya.

Menurutnya, sempat muncul opsi-opsi yang diajukan, salah satunya kasasi. Tapi karena opsi ini tidak ditanggapi oleh Mahkamah Agung sehingga tidak diambil.

“KPK juga mengirim surat ke MA setelah praperadilan itu. Jadi jangan bilang KPK menyerah soal perkara itu,” tandasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: