Logistik Diefisienkan


Porsi Transportasi Sekitar 85 Persen Biaya

BEKASI, KOMPAS — Pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi untuk mendukung efisiensi logistik. Saat ini, biaya logistik di Indonesia sekitar 24 persen dari produk domestik bruto atau PDB sehingga tidak kompetitif. Pembangunan pelabuhan dan jalan dapat menekan biaya logistik hingga kurang dari 10 persen PDB.

“Salah satu masalah biaya logistik kita tinggi adalah infrastruktur. Biaya logistik kita masih yang tertinggi di antara negara- negara ASEAN. Upaya kita salah satunya membangun infrastruktur dan iklim investasi,” kata Menteri Perdagangan Rachmat Gobel saat meresmikan fasilitas logistik PT Kamadjaja Logistics, Kamis (9/4), di Bekasi, Jawa Barat.

Biaya logistik di Malaysia sekitar 13 persen dari PDB, di Tiongkok 19 persen dari PDB, dan di Thailand sekitar 15 persen dari PDB.

“Kita akan berusaha menurunkan biaya logistik menjadi lebih rendah,” kata Rachmat.

Kemarin, PT Kamadjaja Logistics meresmikan fasilitas logistik terpadu yang lebih efisien dan menekan biaya logistik, di antaranya dengan mempercepat waktu bongkar muat barang.

Chief Executive Officer PT Kamadjaja Logistics Ivan Kamadjaja mengatakan, sebagai pelaku usaha di bidang logistik, arah kebijakan pemerintah dengan program pembangunan infrastruktur merupakan langkah yang tepat.

Pembangunan infrastruktur di sektor maritim, kata Ivan, merupakan keharusan, karena Indonesia merupakan negara kepulauan dengan lautan sebagai penghubungnya. “Mestinya infrastruktur laut yang pertama dibangun, baru rel kereta api di sektor daratnya,” kata Ivan.

Menurut dia, pemerintah perlu mendorong tumbuhnya sentra industri di luar Jawa. Pasalnya, kapal barang yang kembali tanpa muatan tetap akan mengakibatkan biaya logistik yang mahal.

Berdasarkan perhitungan Ivan, transportasi memakan biaya hingga 85 persen dalam logistik. Adapun 15 persen sisanya merupakan biaya gudang dan lain-lain. Biaya transportasi mencakup jarak produsen hingga tujuan akhir, biaya distribusi, dan biaya bahan bakar. Dengan fasilitas logistik terpadu, biaya logistik bisa ditekan 10-15 persen.

Secara terpisah, Chairman Supply Chain Indonesia Setijadi mengatakan, pusat logistik terpadu bisa meningkatkan efisiensi biaya logistik. Lebih jauh, merupakan strategi menurunkan biaya transportasi.

Keberadaan pusat logistik di kawasan utara Jawa Barat sangat penting karena tingginya volume arus barang dari dan ke kawasan itu. “Kami mengimbau pemerintah agar memperbanyak pembangunan pusat logistik di beberapa wilayah sesuai potensinya masing-masing. Perencanaannya harus terpadu dengan melibatkan kementerian-kementerian terkait serta terintegrasi dengan sarana infrastruktur seperti jalan dan pelabuhan,” kata Setijadi.

Angkutan kontainer

PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali mengoperasikan layanan angkutan kontainer dengan rel KA yang dikelola PT KA Logistik, anak usaha PT KAI. Layanan itu menghubungkan lapangan penumpukan peti kemas di Surabaya dengan di Jakarta.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan di kawasan PT Terminal Petikemas Surabaya menjelaskan, pengoperasian layanan transportasi kontainer dengan kereta api itu bukan untuk menyaingi transportasi darat dengan moda truk, melainkan untuk menambah pilihan layanan.

“Semakin banyak pilihan layanan, akan terjadi persaingan sehat, waktu tunggu kontainer akan lebih singkat. Akhirnya efisiensi akan dicapai, dan harga produk bisa ditekan. Layanan kereta api jangan dipahami hendak menyaingi transportasi darat,” katanya.

Di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, layanan angkutan barang terganggu akibat sejumlah operator kapal mogok beroperasi.

“Akibatnya, banyak kendaraan seperti truk pengangkut barang yang mengantre, yang panjang antreannya mencapai 4 kilometer,” ujar Gubernur Jatim Soekarwo di Sidoarjo.

Aksi mogok itu dipicu larangan penggunaan landing craft tank (LCT) mulai 9 Mei mendatang.

(NAD/ARN/ODY/NIK)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: