Mulai 2015, Industri Maritim Dioptimalkan


Ada Potensi Nilai Keekonomian Rp 15.840 Triliun

CIREBON, KOMPAS — Pemerintah mengoptimalkan industri maritim di wilayah barat dan wilayah timur Indonesia mulai tahun ini. Potensi nilai keekonomian sektor maritim sebesar 1,2 triliun dollar AS per tahun saat ini belum dimanfaatkan dengan baik.

Lanskap kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (1/6). Pelabuhan Tanjung Priok merupakan pelabuhan utama di Indonesia yang memegang peranan penting terhadap pertumbuhan ekonomi di Tanah Air. Berbagai upaya pembangunan infrastruktur jalan dan perluasan pelabuhan masih terus dilakukan.
KOMPAS/PRIYOMBODOLanskap kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (1/6). Pelabuhan Tanjung Priok merupakan pelabuhan utama di Indonesia yang memegang peranan penting terhadap pertumbuhan ekonomi di Tanah Air. Berbagai upaya pembangunan infrastruktur jalan dan perluasan pelabuhan masih terus dilakukan.

Hal itu mengemuka dalam jumpa pers Hari Nusantara 2015, Senin (1/6), di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan, Cirebon, Jawa Barat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengatakan, pemanfaatan sumber daya maritim di Indonesia belum maksimal. Padahal, potensi nilai keekonomian sumber daya maritim Indonesia sekitar 1,2 triliun dollar AS per tahun atau delapan kali lipat APBN 2014. Dengan nilai tukar Rp 13.200 per dollar AS, potensinya Rp 15.840 triliun. Potensi itu meliputi perikanan, minyak dan gas bumi, mineral, dan energi baru terbarukan.

“Lewat pengembangan industri maritim, salah satu yang dapat dikembangkan adalah energi baru terbarukan yang bersumber dari arus laut, tenaga bayu, dan tenaga surya,” kata Sudirman.

Sudirman menambahkan, pemanfaatan energi baru terbarukan di sektor kemaritiman merupakan bagian dari upaya pemerintah mencapai bauran energi 23 persen untuk porsi energi baru terbarukan pada 2025.

Ketua Panitia Penyelenggara Hari Nusantara 2015 FX Sutijastoto mengatakan, tahun ini pemerintah menetapkan tiga wilayah percontohan untuk pengembangan industri maritim di Indonesia. Wilayah barat terdiri dari Kabupaten Aceh Jaya, Kuala Tanjung Barat (Sumatera Utara), dan Pulau Enggano (Bengkulu). Adapun wilayah tengah meliputi Kabupaten Lombok Tengah (Nusa Tenggara Barat) dan Kupang (Nusa Tenggara Timur), sedangkan wilayah timur meliputi Kabupaten Minahasa Selatan (Sulawesi Utara) dan Kabupaten Pulau Morotai (Maluku Utara).

“Pengembangan industri nanti meliputi pembangunan infrastruktur pelabuhan perikanan, fasilitas pendingin ikan, dan industri pengolahan hasil tangkapan di laut,” kata Sutijastoto.

Pengembangan industri maritim, ujar Sutijastoto, membutuhkan pasokan tenaga listrik. Pemanfaatan energi baru terbarukan untuk listrik dari tenaga bayu dan tenaga surya dioptimalkan. Pengembangan industri di setiap wilayah membutuhkan investasi Rp 500 miliar.

Kepulauan

Secara terpisah, Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam peluncuran Ekspedisi Nusantara Jaya 2015 di Markas Komando Lintas Laut Militer, Tanjung Priok, Jakarta, Senin, mengatakan, negara kepulauan seperti Indonesia membutuhkan lebih banyak pelabuhan dan kapal yang terintegrasi untuk menghubungkan satu pulau dengan yang lain. Selain untuk menekan ongkos logistik, konektivitas akan mempererat persatuan.

“Sebagai negara kepulauan, kita punya banyak kelebihan sekaligus masalah yang berbeda dibandingkan dengan negara daratan, salah satunya soal transportasi dan logistik yang harus ditangani secara berbeda,” kata Jusuf Kalla.

Menurut Kalla, Indonesia harus memiliki sistem transportasi dan logistik sehingga kepulauan bisa “disatukan”. “Maka kita butuh banyak pelabuhan dan kapal yang dihubungkan dengan satu sistem. Dengan itulah tercipta keadilan,” katanya.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo menjelaskan, Ekspedisi Nusantara Jaya 2015 yang berlangsung 1-30 Juni sekaligus untuk menguji konsep tol laut. Ekspedisi yang melibatkan 89 kapal dan 3.000 orang itu akan menyinggahi 540 pelabuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: