Imbauan Menggunakan Kapal Produksi Dalam Negeri Disambut Positif Industri


Komponen lokalnya hanya 20 % nih ! Gimana meningkatkan industri komponennya ??

JAKARTA, KOMPAS — Kalangan industri galangan kapal di Indonesia memberikan apresiasi positif terhadap komitmen pemerintah untuk mendorong pemakaian kapal produksi dalam negeri. Langkah tersebut diyakini akan memajukan industri galangan dalam negeri.

Presiden Joko Widodo  mengunjungi galangan kapal PT Anggrek Hitam, Minggu (21/6), di Batam, Kepulauan Riau. Galangan itu tengah menggarap dua tanker Pertamina yang berbobot masing-masing 17.000 ton. Presiden mendorong kebutuhan kapal dalam negeri dipenuhi galangan-galangan kapal di domestik.
KOMPAS/KRIS RAZIANTO MADAPresiden Joko Widodo mengunjungi galangan kapal PT Anggrek Hitam, Minggu (21/6), di Batam, Kepulauan Riau. Galangan itu tengah menggarap dua tanker Pertamina yang berbobot masing-masing 17.000 ton. Presiden mendorong kebutuhan kapal dalam negeri dipenuhi galangan-galangan kapal di domestik.

“Kami menyambut positif karena Presiden melihat kemampuan galangan dalam negeri,” kata Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Eddy Kurniawan Logam ketika dihubungi hari Senin (22/6).

Eddy menuturkan, industri galangan kapal dalam negeri saat ini mampu memproduksi berbagai jenis kapal. Hal yang ditunggu adalah pemerintah segera membenahi berbagai regulasi dan tantangan yang dihadapi industri galangan kapal.

Selain itu, menurut Eddy, Iperindo berharap agar pembangunan kapal di dalam negeri dapat berjalan merata. “Hal ini diperlukan agar komitmen penggunaan kapal dalam negeri itu bisa dinikmati oleh galangan yang tersebar di sejumlah daerah, seperti di Batam, Jawa, Sumatera, dan Kalimantan,” kata Eddy.

Sebagai gambaran, Iperindo sejak lama mendorong adanya dukungan bagi industri galangan kapal memenuhi kebutuhan dalam negeri. Dukungan dimaksud antara lain berupa pembebasan bea masuk komponen dan Pajak Pertambahan Nilai.

Iperindo meyakini, semakin banyak dan berkelanjutan pesanan kapal, hal itu akan menjadikan tingkat efisiensi, di sisi harga maupun kecepatan produksi, industri galangan kapal dalam negeri akan tercapai. Penggunaan kapal produksi dalam negeri pun diyakini juga akan menyelamatkan banyak devisa karena dapat menekan impor kapal yang nilainya triliunan rupiah.

Sementara itu, siaran pers Kementerian Perindustrian, Minggu (21/6) malam, menyebutkan, industri galangan kapal nasional terus diperkuat seiring dengan program poros maritim yang dicanangkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Kemampuan galangan nasional membangun kapal bakal ditopang industri komponen kapal dalam negeri. Kemenperin mendorong industri di luar perkapalan melakukan diversifikasi dan ikut memproduksi komponen kapal.

content

“Strateginya, kita rangkul dan dorong pelaku industri mobil, logam, dan produsen mesin untuk juga memproduksi komponen kapal. Mereka sudah memiliki keahlian dan peralatan,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin dalam siaran pers Pusat Komunikasi Publik Kemenperin, Minggu malam.

  • 2
  • 0
  • 0

KOMENTAR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: