Aramco Investasi di Kilang


Peraturan Presiden Diselesaikan dalam Dua Pekan

JEDDAH, KOMPAS — Perusahaan perminyakan asal Arab Saudi, yaitu Saudi Arabian Oil Co atau Saudi Aramco, memastikan akan menanamkan investasi di Indonesia. Investasi tersebut dilakukan dalam proyek pembangunan kilang pengolahan minyak dan tempat penyimpanan minyak.

Nilai investasi perusahaan itu direncanakan sebesar 10 miliar dolar Amerika Serikat.

Kepastian tersebut disampaikan pemimpin Aramco Mohamed bin Salman Abdul Azis al-Saud kepada Presiden Joko Widodo saat bertemu di Istana Raja Faisal, Jeddah, Sabtu malam waktu setempat atau Minggu (13/9) dini hari waktu Indonesia.

Wartawan Kompas, Andy Riza Hidayat, melaporkan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyampaikan, Aramco akan memulai investasi setelah pemerintah menerbitkan peraturan presiden (perpres) yang mengatur hal itu. Perpres itu kini sedang disusun dan kemungkinan selesai dalam dua pekan mendatang. “Perpres dibuat untuk mengatur investasi asing dalam industri kilang dan penyimpanan agar tidak ada kepentingan nasional yang dirugikan,” kata Pramono saat perjalanan dari Arab Saudi ke Uni Emirat Arab.

Perpres itu tidak secara khusus dibuat untuk Aramco, tetapi untuk perusahaan swasta asing yang masuk ke Indonesia. Menurut dia, tidak tertutup kemungkinan Aramco menjadi swasta asing pertama yang masuk dalam industri pembangunan kilang dan tempat penyimpanan minyak di Indonesia.

content

Beberapa tahun sebelumnya, Aramco pernah menanamkan investasi di Indonesia. Namun, investasi itu tidak berkelanjutan karena persoalan usaha.

Niat Aramco kembali menanamkan investasi di Indonesia disampaikan setelah Presiden Joko Widodo bertemu Raja Salman bin Abdul Azis di Jeddah. Pertemuan Sabtu siang itu kemudian dilanjutkan dengan pertemuan pada malam hari di istana yang berbeda. Raja memerintahkan anak kandungnya yang juga unsur pimpinan Aramco untuk membicarakan hal yang lebih detail dengan Presiden.

Presiden menyetujui masuknya Aramco ke Indonesia untuk membangun kilang dan tempat penyimpanan minyal. Pemerintah belum dapat memastikan lokasi investasi Aramco di Indonesia. Pemerintah sedang mencari lokasi yang tepat bagi perusahaan tersebut. Hal ini sejalan dengan penyelesaian perpres yang sedang dirumuskan.

Rencana investasi Aramco sejalan dengan keinginan Presiden memperbanyak pembangunan kilang minyak. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang mendampingi Presiden mengatakan, pemerintah berkomitmen memperkuat sektor energi. Harapannya, tidak ada masalah dalam pasokan kepada pengguna produk energi. Saat bertemu dengan Mohamed bin Salman Abdul Azis, Presiden meminta kepastian pasokan minyak dari Arab Saudi direalisasikan.

One Comment to “Aramco Investasi di Kilang”

  1. Mantep juga itu gan duit dari mana tuh…? he.he….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: