PLN Raih Subsidi Biodiesel Rp 2,5 Triliun


Koran Tempo RABU, 23 SEPTEMBER 2015

JAKARTA – Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Bayu Krisnamurthi, menyatakan akan memberikan subsidi terhadap biodiesel yang digunakan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) sebesar Rp 2,5 triliun. Sumber subsidi biodiesel itu adalah dana sawit. “Sebelumnya, selisih harga yang didukung BPDP sawit itu untuk keperluan public service obligation (PSO). Namun mulai 1 Oktober, dukungan subsidi ini akan diberikan kepada PLN juga,” kata dia, di Jakarta, kemarin.

Menurut Bayu, dana subsidi itu untuk membayar selisih harga FAME (fatty acid metyl alcohol) biodiesel dengan MOPS solar. Saat ini, selisih harga sekitar Rp 2.500 per liter. Dengan begitu, dana subsidi biodiesel naik Rp 500 miliar dari sebelumnya Rp 2 triliun menjadi Rp 2,5 triliun. Subsidi untuk mandatori biodiesel 25 persen tersebut bisa memangkas biaya pengeluaran PLN. “Kalau harga minyak bumi tetap rendah sementara harga sawit naik, selisih menjadi besar. Kami harus siap kalau lebih dari sekarang,” kata dia.

Direktur Utama PLN, Sofyan Basyir, menyambut positif rencana subsidi biodiesel tersebut. Tahun ini, PLN menargetkan penyerapan biodiesel mencapai sekitar 266 ribu kiloliter. Hingga Agustus, perusahaan setrum negara ini sudah menyerap biodiesel sebanyak 150 ribu kiloliter. “Jadi kira-kira ada 100 ribu kiloliter lagi yang akan kami serap hingga akhir tahun,” ujar Sofyan.

Adapun untuk tahun depan, kata Sofyan, PLN sepakat menggunakan biodiesel 30 persen unktuk kewajiban B30. Tahun depan PLN memperkirakan penyerapan biodiesel sekitar 1 juta kiloliter. “Kami akan membeli langsung dari PT Pertamina.”

Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto, mengatakan Pertamina bakal menyerap sebanyak 330 ribu kiloliter biodiesel pada Oktober nanti dan dalam tiga bulan ke depan penyerapan ditargetkan sebanyak 966 ribu kiloliter. Sepanjang tahun ini Pertamina menargetkan penyerapan biodiesel sebanyak 1,2 juta kiloliter.

Menurut Dwi, dalam tiga bulan ke depan, Pertamina akan mengurangi impor sebesar US$ 360 juta. Adapun tahun depan, dengan target penyerapan 5,14 juta kiloliter, angka impor akan ditekan sebesar US$ 1,9 miliar. Mandatori penggunaan biodiesel diberlakukan pemerintah untuk mendongkrak permintaan biodiesel dan mengangkat harga minyak sawit mentah yang sedang terpuruk. SINGGIH SOARES

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: