Anak Imam Samudera Tewas dalam Pertempuran ISIS


Boro boro masuk surga..Bapak dan anak ini  bersua di Neraka !

SABTU, 17 OKTOBER 2015

SURIAH – Sebuah situs yang mendukung Negara Islam Irak dan Al-Sham (ISIS) melaporkan bahwa putra pelaku bom bunuh diri Bali, Imam Samudera, tewas dalam sebuah pertempuran di Kota Deir ez-Zur, Suriah, pada Rabu lalu.

Kematian Umar Jundullhaq, 19 tahun, ini disampaikan Sydney Jones, peneliti terorisme di Asia Tenggara, kepada Tempo kemarin. “Dia menjadi satu dari 50 warga Indonesia yang tewas bertempur di Suriah sejak Maret lalu,” ujar Jones, yang juga Direktur Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC).

Jones belum mengetahui nasib istri Umar yang juga dibawa ke Suriah. Berdasarkan catatan Jones, terdapat 250-300 warga Indonesia yang pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. “Namun saya belum mengetahui berapa jumlah mereka yang bertempur untuk ISIS. Jumlah ini terdiri atas pria, perempuan, dan anak-anak karena mereka bepergian dalam satu keluarga.”

Sementara itu, kepolisian Malaysia mengumumkan telah menangkap dan menahan seorang pria atas tuduhan meretas sistem komputer data keamanan Amerika Serikat pada Kamis malam. Data itu berisi rincian 1.351 personel pegawai federal dan militer AS dan kemudian disetorkan kepada kelompok ISIS di Suriah.

Ardit Ferizi, 20 tahun, tinggal di Kuala Lumpur sebagai mahasiswa ilmu komputer dan forensik di sebuah kampus swasta sejak Agustus 2014. Pihak keamanan meyakini Ferizi merupakan pemimpin kelompok peretas Kosovar Hackers Security (KHS).

Pemilik identitas Th3Dir3ctorY yang ditangkap pada 15 September lalu itu akan segera diekstradisi ke Amerika dan menghadapi ancaman hukuman hingga 35 tahun penjara. “Penyelidikan awal menemukan tersangka berkomunikasi dengan salah satu tangan kanan kelompok teroris ISIS di Suriah, untuk meretas beberapa server berisi informasi dan rincian tim dan personel keamanan AS,” kata Kepala Kepolisian Malaysia, Khalid Abu Bakar.

Tokoh ISIS yang dimaksudkan adalah Junaid Hussein, pria asal Inggris yang tewas dalam serangan udara di Kota Raqqa, Suriah, pada September lalu. Antara Juni dan Agustus 2015, Ferizi diduga memberikan daftar ini kepada Hussein dan kemudian beredar di posting Twitter dengan judul “NEW: U.S. Military AND Government HACKED by the Islamic State Hacking Division!”. REUTERS | YAHOO NEWS | SITA PLANASARI AQUADINI

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: