Kirim Anggaran ke Bulan untuk Swasembada Pangan


Urusan pertanian sangat tertinggal dan dibiarkan tertinggal. 10 tahun SBY pertanian “diurus sama PKS/ Sapi” sampai terbongkar.. Sekarang  oleh Joko. urusan pertanian ditangani oleh ” entah” orang dari mana.. Mungkin dari Bulan…
 Koran Tempo  SABTU, 07 NOVEMBER 2015

BOYOLALI – Target Presiden Joko Widodo agar swasembada pangan bisa tercapai dalam tiga tahun membuat Menteri Pertanian Amran Sulaiman sering begadang hingga larut malam. “Dua pekan jadi menteri, saya langsung menghadap ke presiden pukul 11 malam,” kata Amran saat menghadiri Rembug Paripurna Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, kemarin.

Kepada presiden pada malam itu, Amran meminta agar pengadaan pupuk, benih, dan alat-mesin pertanian (alsintan) diubah skemanya dari tender menjadi penunjukan langsung. “Saya bilang ke Presiden, pertanian khususnya padi, jagung, dan kedelai itu tanaman semusim. Tidak bisa disamakan dengan membangun kantor. Karena tikus tidak pernah mau menunggu tender pemerintah selesai,” kata Amran di hadapan sekitar 2.000 petani dari seluruh Indonesia.

Hanya butuh waktu dua hari untuk Presiden menandatangani peraturan yang mengubah skema tender menjadi penunjukan langsung. Namun, perubahan peraturan itu tidak serta-merta berjalan mulus. “Banyak direktur yang tidak berani dengan penunjukan langsung. Tahu kan slogan di Kementerian Pertanian: biarkan pertanian hancur yang penting sesuai prosedur,” kata Amran, yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan.

Saat masih menggunakan skema tender, Amran berujar, pemerintah hanya dapat mendistribusikan 4.000 alat-mesin pertanian selama 2014. Tahun ini, sampai akhir Oktober, pemerintah telah mendistribusikan sebanyak 60 ribu alat mesin pertanian dari target total 80 ribu unit. “Kenaikannya sampai 2.000 persen,” ujar Amran.

Selain memaparkan keberhasilan, Amran menyebutkan sejumlah penghambat dalam upaya merealisasi swasembada pangan dalam tiga tahun. “Kami hanya punya 27 ribu penyuluh PNS. Itu pun usianya rata-rata 50 tahun ke atas. Semangatnya masih luar biasa, tapi kalau jalan di pematang selalu di urutan terakhir,” kata Amran.

Guna menambal kebutuhan 43 ribu penyuluh baru dalam waktu singkat, Amran meminta ke Presiden agar sekitar 50.000 Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD diterjunkan ke sawah untuk membantu petani. “Ada yang mengkritik. Tidak boleh itu TNI. Aku bilang, jangankan TNI, kalau ada UFO dari bulan untuk swasembada pangan, aku kirim anggaran ke bulan,” kata dia.

Ketua KTNA Winarno Tohir mengatakan pemerintah telah serius dalam memperbaiki 52 persen jaringan irigasi yang dibiarkan rusak selama sekitar 20 tahun. “Meski rencananya dikerjakan secara bertahap selama tiga tahun, ternyata tahun ini saja sudah hampir selesai semuanya,” kata Winarno. DINDALEO LISTY

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: