Tak Hanya Teknologi, Kami Tawarkan Transparansi


Ayo manfaatkan dong tawaran ini
SENIN, 23 NOVEMBER 2015

 Tak Hanya Teknologi, Kami Tawarkan Transparansi

Perusahaan pembuat alat pertahanan militer asal Swedia, Svenska Aeroplan Aktiebolag (SAAB), menyatakan sejumlah hal positif terkait dengan alat utama sistem persenjataan yang ditawarkan ke pemerintah Indonesia bakal menjadi pertimbangan. Beberapa hal di antaranya adalah tentang kemajuan teknologi yang ditawarkan serta bagaimana transparansi yang diusung perusahaan tersebut.

Untuk menjelaskan lebih detail, Kepala Perwakilan SAAB di Indonesia Peter Carlqvist menerima Indra Wijaya dan Tri Artining Putri dari Tempo untuk kesempatan wawancara pada akhir Oktober lalu. Pertemuan sekitar 15 menit itu berlangsung di kediaman Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Johanna Brismar Skoog, di Jalan Sriwijaya Raya No. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Berikut ini petikannya.

Pemerintah kami baru saja memutuskan meningkatkan anggaran pertahanan. Bagaimana Anda melihat peluang ini? Karena pemerintah kita memutuskan membeli pesawat tempur F16 atau Sukhoi.

Peter Carlqvist: Kami memiliki sebuah tawaran yang unik dan kami yakin pemerintah akan menghargai konten dalam sistem pertahanan udara. Bukan hanya jet tempur Gripen dan pesawat Airborne Peringatan Dini, kami memiliki transparansi penuh yang merupakan persyaratan yang kuat oleh pemerintah Swedia dan SAAB.

Sistem ini akan memiliki kerja sama industri yang begitu banyak sehingga kita dapat membuat Indonesia mandiri untuk memproduksi bagian-bagian dan pemeliharaan yang mendukungnya. Saya pikir itu tawaran unik dan tak dipikirkan oleh pesaing lainnya.

Johanna Brismar Skoog: Dan saya ingin garis kerja sama yang jelas antara industri, alih teknologi, dan kolaborasi dengan universitas. Itu adalah konsep yang sangat baik. Dari catatan kami, kami dapat menjamin bahwa SAAB selalu membuktikan janjinya.

Bisa diceritakan pengalaman Anda melakukan kerja sama semacam ini di Brasil, Thailand, atau Afrika Selatan?

Peter Carlqvist: Ada pengalaman yang fantastis, banyak tantangan karena sebagian besar waktu industri pertahanan tidak begitu canggih. Tapi akhirnya bisa maju ketika kita mentransfer teknologi, kita harus bergandengan tangan dengan industri lokal, membangun kemampuan, fasilitas pengujian baru, dan laboratorium baru.

Kita perlu membawa insinyur baru dalam kolaborasi dengan universitas sehingga kita mendapatkan orang yang berkualitas untuk datang untuk belajar ini. Jadi ini adalah paket besar.

Seperti di Brasil, kami membawa 150 insinyur untuk Swedia untuk mempelajari produksi Gripen. Sebanyak 150 orang dengan keluarga yang pindah ke Swedia untuk belajar bagaimana mengembangkan dan memproduksi Gripen.

Kami memanfaatkan rantai pasokan kami dengan membeli yang terbaik dari yang terbaik. Perlu kompetitif, sehingga selama keluar transfer teknologi kami akan menjaga kualitas, kami memiliki pengalaman yang baik dalam melakukan ini dari negara-negara lain.

Bagaimana skema pembayaran pengadaannya?

Peter Carlqvist: Tentang pembayaran akan menjadi salah satu hal yang penting untuk dibahas dengan pemerintah. Tapi sekali lagi, kami memiliki proses yang sepenuhnya transparan ketika datang ke pembayaran, kredit ekspor, dan yang akan didukung oleh pemerintah Swedia.

Johanna Brismar Skoog: Ya, pemerintah Swedia sepenuhnya di balik itu. Misalnya fasilitas kredit ekspor, sesuatu yang dari sisi pemerintah, seperti hal-hal yang bisa dibahas juga suku bunga serta masa tenggang dan sebagainya. Hal-hal itu akan menjadi hasil dari negosiasi. Tentu saja sekali lagi itu semua akan menjadi proses yang transparan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: