Luhut Disebut Bisa Pengaruhi Perpanjangan Freeport


LAPORAN UTAMA
KAMIS, 03 DESEMBER 2015

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said kemarin memberikan keterangan dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat ihwal dugaan pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto untuk perpanjangan kontrak PT Freeport di Indonesia. Salah satu yang diklarifikasi dalam sidang yang berlangsung delapan jam itu adalah soal peran Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan dalam perpanjangan kontrak Freeport.

Anggota Mahkamah dari Fraksi Partai NasDem, Akbar Faizal, mengatakan dalam rekaman antara Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, Setya Novanto, dan saudagar minyak Muhammad Riza Chalid, nama Menteri Luhut disebut sebanyak 66 kali. “Alur yang berkembang dalam rekaman itu seakan-akan Pak Setya atau Riza memberikan penjaminan kepada pihak Freeport dan sudah mendapatkan restu dari pejabat bernama Luhut Binsar,” ujarnya. “Kami ingin tahu dalam rangka apa? Hubungannya apa?”

Akbar pun menanyakan peran Luhut, perbedaan suara dengan Sudirman ihwal restu Istana terkait dengan pelaporan Setya ke Mahkamah, dan komunikasi dia dengan Luhut.

Sudirman mengatakan tak pernah melaporkan kasus Setya itu kepada Luhut. “Saya tidak pernah berkomunikasi masalah ini ke Luhut karena beda bidang dan bukan pimpinan saya,” kata Sudirman. Menteri Sudirman menyatakan hanya melapor kepada Presiden dan Wakil Presiden.

Dalam salah satu percakapan dari rekaman panjang berdurasi 1 jam 20 menit 17 detik yang diperdengarkan kepada Mahkamah itu, Setya dan Riza meyakinkan Maroef bahwa mereka bisa membantu perpanjangan kontrak karya yang akan habis pada 2021 melalui Luhut. “Artinya, kalau ada opportunity…. Kan ada di Pak Luhut.” Riza juga mengungkapkan hubungan dekat antara Luhut dan Presiden Jokowi. “Kalau (Luhut) kasih sign, beliau (Jokowi) keluar kasih sign.”

Setya dan Riza juga menyebutkan telah berbicara dengan Luhut soal bagi-bagi saham Freeport. Pembicaraan saham tersebut diduga merupakan kelanjutan dari pertemuan antara Luhut dan bos Freeport, Jim Bob (James Robert Moffet), tiga tahun silam. “Gua bakal ngomong ke Pak Luhut janganlah ambil 20 persen, ambillah 11 persen, kasihlah Pak JK 9 persen. Harus adil. Kalau enggak, ribut.”

Wakil Ketua MKD Junimart Girsang menyatakan sidang akan memanggil Luhut. Menurut dia, rencana pemanggilan Luhut akan dibahas dalam sidang hari ini yang agenda utamanya mendengarkan keterangan Maroef dan Riza.

Dalam kesempatan terpisah, Luhut mengaku senang jika dipanggil Mahkamah Kehormatan Dewan. “Biar cepat tuntas,” katanya. HUSSEIN ABRI YUSUF| MITRA TARIGAN | BAGUS PRASETIYO| ANGELINA ANJAR SAWITRI | ISTIQOMATUL HAYATI

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: