Bonus Baru buat Komponen Lokal


Koran Tempo
SENIN, 07 DESEMBER 2015
 Bonus Baru buat Komponen Lokal

Ada terobosan baru dalam peluncuran All New Toyota Kijang Innova pada akhir bulan lalu. Varian teranyar dari minibus legendaris Toyota Kijang ini sudah memakai kandungan lokal yang cukup tinggi, yakni 85 persen. Naik 5-10 persen dari varian terdahulu.

Hal ini tak terlepas dari investasi Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Rp 5 triliun yang ditanamkan sejak dua tahun lalu. Setelah mengembangkan riset produksi komponen, tiga pabrik TMMIN sudah bisa membuat crankshaft, camshaft, komponen mesin dan sistem penggerak roda.

Menurut Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Masahiro Nonami, ada 123 perusahaan pemasok komponen lokal yang terlibat dalam produksi All New Kijang Innova. TMMIN pun menggandeng 16 distributor baru untuk meningkatkan kadar komponen lokal. “Komponen yang masih diimpor adalah transmisi,” katanya. Transmisi Toyota masih didatangkan dari Filipina karena bahan bakunya tidak ada di Indonesia.

Tak cuma Innova, komponen lokal hingga 84 persen juga diadopsi oleh Honda BR-V, crossover tujuh penumpang terbaru yang dilansir PT Honda Prospect Motor. Demi “lokalisasi komponen”, Honda Motor Corp melalui PT Honda Precision Parts Manufacturing menambah produksi transmisi otomatis CVT (continuous variable transmission) di pabrik mereka di Karawang, dari 375 ribu unit menjadi 750 ribu unit per tahun.

CVT asal Karawang pun diekspor ke 16 negara. Mobil-mobil “global” yang memakai komponen ini antara lain Honda Jazz, Honda Mobilio, dan Honda HR-V.

Naiknya kadar komponen lokal pada produk otomotif tak lepas dari upaya pabrikan untuk menghemat biaya produksi. “Jika bahan bakunya bisa diperoleh dari dalam negeri, produsen tidak perlu ekspor yang biayanya tinggi,” kata Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronik Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan.

Meski begitu, Putu mengatakan, penambahan kandungan lokal pada produk otomotif tidak mudah. Pemerintah, kata dia, juga menyadari soal banyaknya hambatan untuk mengerek kandungan lokal. Putu memberi contoh, tidak semua jenis besi baja tersedia di Indonesia.

Untuk meringankan beban produsen, sekaligus mengerek kandungan lokal kendaraan secara bertahap, Putu menawarkan dua insentif. Pertama ialah insentif fiskal berupa tax allowance, penghapusan pajak pertambahan nilai barang mewah, dan penghapusan bea masuk mesin-mesin produksi.

Ada juga bonus baru berupa aturan prioritas pemanfaatan produk dalam negeri untuk pemerintah. Nantinya, kata Putu, Kementerian Perindustrian akan membuat patokan mobil atau sepeda motor yang sebaiknya dipilih oleh instansi pemerintahan. “Patokan itu dilihat dari tingkat kandungan komponen lokal,” ucapnya.

Rencana bonus tambahan pun disambut positif. Presiden Direktur PT Hino Motor Manufacturing Indonesia, Kazushi Ehara, mengatakan dukungan pemerintah diperlukan pelaku industri untuk meningkatkan komponen lokal. Hal yang sama diungkapkan Masahiro. “Kami memerlukan insentif untuk pembangunan pabrik komponen di Indonesia.” Bahkan Masahiro mengatakan, selain TMMIN, banyak investor yang tertarik membuka pabrik bahan baku komponen, tapi menanti “gula-gula insentif” dari pemerintah. PRAGA UTAMA


Siap Menjadi Basis Produksi

Indonesia mungkin tinggal selangkah lagi untuk menjadi basis produksi kendaraan kelas dunia. Selain pabrik perakitan, banyak komponen yang dihasilkan di Indonesia dengan teknologi lokal yang sudah diakui. Tenaga kerja Indonesia pun sudah tak canggung lagi dalam merakit atau bahkan memproduksi kendaraan dalam kondisi utuh ataupun terurai. PRAGA UTAMA | FERY F

Industri Perakitan dan Pembuatan Mobil

  • Jumlah pelaku: 20 perusahaan
  • Tenaga kerja: 45 ribu orang

    Industri Komponen Lokal Tier 1

  • Jumlah pelaku: 550 perusahaan
  • Tenaga kerja: 220 ribu orang

    Industri Komponen Lokal Tier 2 dan 3

  • Jumlah pelaku: lebih dari 1.000 perusahaan
  • Tenaga kerja: 180 ribu orang
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: